×
×

Search in Mata Mata Musik

Dave Grohl Ingat Dulu Disuruh Oleh Manajernya “Lebih Baik Dari Metallica”

Posted on: 05/31/20 at 8:00 am

Taylor Hawkins dan Dave Grohl (Foo Fighters) bersama Metallica.
Taylor Hawkins dan Dave Grohl (Foo Fighters) bersama Metallica. (Foto: Pinterest).

Periode masa isolasi ini telah terbukti menjadi kesempatan untuk mengingat cerita-cerita lama bagi pentolan Foo Fighters dan mantan dramer Nirvana, Dave Grohl. Dalam percakapan baru-baru ini dengan Entertainment Weekly, Dave Grohl merenungkan banyak sorotan penting yang telah membumbui karier gemilangnya yang penuh rasa, mulai dari melakukan konser Live Earth Benefit pada tahun 2006 hingga ngejam bareng dua legenda Led Zeppelin, Jimmy Page dan John Paul Jones.

Baca Juga: Dave Grohl (Foo Fighters) Akui Punya Masalah Serius Dengan Kepribadiannya

Dalam sesi wawancara itu Dave Grohl menjelaskan bagaimana dia berhasil jamming bareng dengan para legenda Led Zeppelin. “Semuanya berawal dari konser amal Live Earth yang kami mainkan, aku rasa itu pada tahun 2006 atau 2007,” tuturnya. “Itu ada di beberapa kota di seluruh dunia, tetapi kami diundang untuk bermain di konser bagian London, Inggris yang berada di Stadion Wembley, dan daftar performers-nya benar-benar gila”.

Dave Grohl yang selalu rendah hati ini merasa senang karena Foo Fighters menjadi salah satu artis terpenting pada acara tersebut. “Waktu itu ada Madonna, The Beastie Boys, Genesis, Metallica dan The Pussycat Dolls; ada begitu banyak artis. Dan kami hanya berasumsi bahwa kami akan berada di prioritas terbawah karena aku membayangkan seperti pada kebanyakan festival bahwa line-up-nya didasarkan pada popularitas. Tetapi ketika kami tiba dan melihat jadwalnya, itu menjelaskan bahwa (ternyata) kami akan tampil setelah semua orang dan pas sebelum Madonna”.

Dave Grohl mengungkapkan bahwa ekspektasi dari menjadi prioritas tertinggi membuatnya merasa cemas, tetapi manajernya, John Silva muncul dengan beberapa kata bijak yang menyemangatkan (dan ambisius). “Aku sangat takut,” ungkapnya. “Aku ingat sebelum tampil, manajer aku John Silva menarikku ke samping dan bilang, ‘Aku hanya perlu kamu melakukan satu hal untukku. Aku hanya ingin kamu tampil lebih baik dari Metallica’. Aku menjawab, ‘Itu tidak akan terjadi’”.

Meskipun Foo Fighters awalnya sudah memiliki rencana untuk performa itu, mereka memutuskan bahwa mereka akan menunjukkan semua kemampuan mereka dan meniru performa Live Aid-nya Queen yang ikonik, dengan membawakan lagu-lagu hit paling terkenal mereka.

“Tetapi kami memutuskan karena kami hanya memiliki 20 menit di atas panggung untuk melakukan apa yang Queen lakukan di Live Aid, yang pada dasarnya memainkan lima lagu kami yang paling dikenal yang dapat dinyanyikan semua orang. Dan ketika kami berjalan di atas panggung, mataharinya baru saja terbenam sehingga lampu-lampunya baru mulai menyala dan kami pada dasarnya melakukan versi singkat dari set lagu hit terbesar kami – jadi waktu itu ada lagu ‘My Hero’, dan ada ‘Everlong’, dan habis itu adalah, oh sial, aku tidak tahu, umm ‘Learn to Fly’? Pokoknya semua single terbesar”.

“Dan di tengah set, aku bercanda dan mengumumkan kepada penonton bahwa kami akan kembali bermain konser di Wembley selama beberapa malam lagi. Aku hanya bercanda! Karena pada saat itu, kami bahkan belum pernah menjadi headliner konser (sekelas) stadium”.

Ternyata lawakan Dave Grohl di atas panggung bukanlah komentar yang bisa dianggap remeh dan menjadi lebih ke semacam manifestasi. Setahun kemudian Foo Fighters ditetapkan untuk menjadi headliner konser Wembley.

“Jadi sekitar setahun kemudian ketika manajer aku bertanya apakah kami mau; tentu saja kami harus tampil sebaik-baiknya,” cetusnya. “Jadi kami (berniat) merancang panggung kami dikelilingi penonton – maksudku kami benar-benar menggambar bentuk panggungnya di atas serbet ini, sangat seperti Spinal Tap ya tapi itu sungguhan, itu hanya gambar kasar yang akhirnya menjadi “cetak biru” dari konser itu”.

Foo Fighters ditanya apakah mereka ingin merayakan konser itu dengan beberapa tamu istimewa. Di sinilah Led Zeppelin masuk. “Sebagai fan berat Led Zeppelin – ya kamu tahulah, aku punya banyak tato Led Zeppelin – jadi aku pikir, ‘Ok, kami harus menghubungi John Paul Jones”.

Awal tahun itu, Foo Fighters menyanyikan lagu anthemic mereka ‘The Pretender’ dengan bassis Led Zeppelin, John Paul Jones di seremoni Grammy Awards 2008. Jadi Dave Grohl terpaksa mengaku dan menyebut Led Zeppelin sebagai “band yang mengubah semuanya untukku”.

“Aku sedang telponan dengan Jimmy Page dan pada dasarnya dia mengatakan, ‘Nah, apa yang ingin kamu lakukan?’ Dan aku takut untuk menjawab. Aku merasa seperti berada dalam mimpi tapi nyata. Tetapi aku harus mengatakan sesuatu, jadi aku bettanya, ‘Bagaimana kalau ‘Rock and Roll?’ Dan dia balik bertanya, ‘Ya, apa lagi?’ Aku bertanya lagi, ‘Bagaimana kalau ‘Ramble On?’ Dia menjawab, ‘Ok hebat, sampai jumpa saat latihan’. Maksudku itu benar-benar semudah itu, aku tidak bisa mempercayai itu”.

Dave Grohl kemudian melanjutkan, “Untuk hanya berjarak 2 meter dari Jimmy Page ketika dia memainkan lagu klasik ini dan menggeber berbagai lead gitar klasik ini sangat sulit untuk dijelaskan. Hampir seolah-olah seperti aku telah jatuh ke dalam film Led Zeppelin atau semacamnya, itu bahkan tidak terasa nyata”.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Ennio Morricone

Metallica, Avenged Sevenfold dan Lainnya Beri Tribute Kepada Ennio Mor...

Ennio Morricone (Foto: via Instagram), James Hetfiled (Foto: Melinda Oswandel). Di setiap konser Metallica sejak tahun 1983, sebelum segala macam riff, solo

on Jul 8, 2020
Album Foo Fighters

Urutan Peringkat 9 Album Foo Fighters Berdasarkan Musikalitasnya

Foo Fighters. Ketika Dave Grohl pertama kali masuk ke Shoreline Robert Lang Studios pada Oktober 1994, dia masih berduka setelah kematian teman satu bandnya

on Jul 8, 2020
Unlocking The Truth

Trio Metal Bocah Unlocking The Truth Bubar, Vokalisnya Lanjut Solo Kar...

Unlocking The Truth. Unlocking the Truth, trio metal bocah belia sensasional yang pertama kali membuat gebrakan setelah bermain musik di pinggir jalanan kot

on Jul 7, 2020
Ennio Morricone

Komposer Legendaris 'The Ecstasy Of Gold', Ennio Morricone, Tutup Usia

Ennio Morricone. (Foto: Roberto Serra - Iguana Press/Redferns via Getty Images). Komposer pemenang piala Oscar asal Italia, Ennio Morricone telah meninggal

on Jul 7, 2020