×
×

Search in Mata Mata Musik

Dave Mustaine Siap Rilis Buku Kisah Di Balik ‘Rust In Peace’, Mahakarya Megadeth

Posted on: 07/19/20 at 8:30 am

Dave Mustaine Siap Rilis Buku Kisah Di Balik 'Rust In Peace', Mahakarya Megadeth
Foto formasi Megadeth dalam cover album Rust in Peace, 1990. (Foto: Gene Kirkland).

Hachette Books telah menetapkan tanggal rilis 8 September 2020 untuk Rust In Peace: The Inside Story Of The Megadeth Masterpiece (sebelumnya berjudul Building The Perfect Beast), sebuah buku baru karya Dave Mustaine, sang vokalis utama, gitaris, dan penulis lagu utama dari Megadeth, gitaris orisinil Metallica, dan penulis salah satu buku terlaris The New York Times, Mustaine: A Heavy Metal Memoir.

Sinopsis buku Rust In Peace: The Inside Story Of The Megadeth Masterpiece secara detail menceritakan proses pembuatan album ikonik Megadeth, Rust In Peace, yang dirilis pada tahun 1990, selama berada di era yang luar biasa dari fluks dan kreativitas di dunia musik rock. Diceritakan langsung oleh Dave Mustaine, buku ini mencakup proses perekrutan para anggota band, dalam mencoba menangani kesuksesan mereka yang berkelanjutan, dan akhirnya mengenai tekanan dari ketenaran dan kekayaan mereka yang menyebabkan band ini akhirnya bubar. Singkatnya, itu adalah sebuah kisah nyata mengenai terobosan anti-pop yang bergerak menuju dunia mainstream (atau dunia mainstream-nya yang malah bergerak menuju band ini), pada saat perubahan kultur, kekuatan, ego, narkoba, dan sifat-sifat buruk lainnya yang berjalan seiring dengan dunia rock and roll, circa akhir tahun 1980-an hingga awal tahun 1990-an.

Baca juga: Dave Mustaine (Megadeth) dan 10 Album Yang Menjadi Titik Balik Hidupnya

“Yang Dave Mustaine tidak tahu adalah bahwa kepedihan dari album itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan rasa sakit dan siksaan yang mendatang yang akan mengelilingi mereka. Alkohol, narkoba, seks, uang, kekuasaan, properti, prestise, kebohongan yang disodori kepada band oleh industri musik, dan kebohongan yang mereka katakan terhadap satu sama lain, baru saja dimulai, dan seperti ‘rust (karat)’ dalam kehidupan nyata, faktor-faktor ini pada akhirnya akan menggerogoti ikatan band sampai hanya musiknya yang selamat”.

Rust In Peace: The Inside Story Of The Megadeth Masterpiece adalah cerita tentang ketekunan dalam mengikis karat yang terbentuk dari waktu ke waktu dalam segala hal: diri kita sendiri, hubungan kita, kultur pop, seni, dan musik”.

Gitaris Guns N’ Roses, Slash berperan sebagai penulis kata-kata pengantar dalam buku itu, dengan sebagian menulis: “Rust In Peace meletakkan band ini di puncak popularitas. Itu membuat Megadeth sebuah nama yang ikonik… Gue tentu mengerti kenapa setiap ulang tahun Rust In Peace dirayakan sebagai momen yang penting bagi Megadeth dan untuk heavy metal”.

Dave Mustaine menyetujui sentimen-sentimen itu, dengan mengatakan kepada majalah Metal Hammer mengenai Rust In Peace: “Itu benar-benar menempatkan kami di puncak popularitas. Itu adalah salah satu album yang sangat penting, dan orang-orang mulai mengenali kemampuan bermain kami, karena ketika kami membawakan lagu ‘Peace Sells’ dan lagu-lagu seperti itu, orang-orang tahu bahwa kami bisa bermain musik tetapi mereka nggak tahu kami bisa bermain sebagus itu. Ini adalah salah satu album yang membantu mendorong scene prog metal juga. Banyak orang yang mengatakan itu selama bertahun-tahun, dan dulu gue biasa berpikir, ‘Apa yang lo bicarakan sih?’ tetapi ketika gue mendengarkannya sekarang, gue benar-benar ngerti. Dengarkan aransemen musik khas yang aneh di lagu ‘Five Magics’. Gue rasa kami telah memulai banyak hal semacam itu. Ini bikin gue terharu, karena gue bisa mendengar pengaruh gue dalam thrash metal dan speed metal dan gue rasa kami mempengaruhi beberapa hal lain, juga, di sepanjang jalannya”.

Rust In Peace: The Inside Story Of The Megadeth Masterpiece
Cover depan buku Rust In Peace: The Inside Story Of The Megadeth Masterpiece.

Baca juga: Album Baru Megadeth Berisi 18 Lagu dan Masuk ‘Big 5 Album’ Versi Dave Mustaine

Buku otobiografi Dave Mustaine, Mustaine: A Heavy Metal Memoir, yang dirilis pada Agustus 2010, mendarat di posisi No. 15 pada daftar buku terlaris Hardcover Nonfiction oleh New York Times. Buku ini dirilis di Amerika Serikat (AS) melalui cabang It Books milik HarperCollins (berfokus pada kultur pop, olahraga, gaya, dan konten yang berasal dari Internet). Edisi Inggris untuk buku Mustaine: A Life In Metal, dirilis di toko buku di Inggris pada bulan September 2010.

Mustaine: A Heavy Metal Memoir ditulis bersama oleh jurnalis New York Times, Joe Layden yang juga menulis The Last Great Fight tentang apa yang oleh banyak orang dianggap sebagai tragedi terbesar dalam sejarah olahraga tinju: kemenangan KO James “Buster” Douglas di ronde kesepuluh atas Mike Tyson pada tahun 1990.

Yuk mari kita geber album Rust In Peace dengan volume maksimum sampai tetangga lo ngamuk-ngamuk! Haha.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Nattmaran

    Nattmaran, Band NWOBHM Lintas Indonesia-Swedia-Jepang Rilis Album

    Formasi Nattmaran, gabungan personil antar 3 negara Berterimakasihlah kepada kemudahan yang dipersembahkan oleh teknologi kepada seluruh umat manusia. Setid

    on Sep 16, 2021
    Mike Patton

    Mike Patton Batalkan Tur Faith No More Karena Isu Kesehatan Mental

    Foto: dok. Mike Patton. Mike Patton baru-baru ini mengumumkan pembatalan sebagian tanggal turnya yang akan datang dengan Faith No More dan Mr. Bungle. Sang

    on Sep 15, 2021
    Irfan Sembiring

    Buku 'Memento Mori' Irfan Sembiring "Behind The 8th Ball" Telah Terbit

    Buku Behind the 8th Ball oleh Irfan Sembiring (Foto: Elevation Books). Irfan Sembiring merupakan sosok legendaris yang selama hidupnya mewariskan segudang m

    on Sep 15, 2021
    Khemmis

    Khemmis Kembali Via MV 'Living Pyre' Dari "Deceiver", Album Mendatang

    Khemmis 2021 (Foto: dok. Nuclear Blast). Khemmis, pengibar doom metal kelahiran Denver, Colorado, Amerika Serikat ini mempersiapkan comeback mereka yang tel

    on Sep 12, 2021