×
×

Search in Mata Mata Musik

Deafheaven Hapus Unsur Black Metal Di Album Barunya, “Infinite Granite”!

Posted on: 06/9/21 at 1:00 pm

Deafheaven Hapus Unsur Black Metal Di Album Baru "Infinite Granite"!
Deafheaven (Foto: dok. George Clarke).

Deafheaven belum lama ini mengumumkan album studio kelima mereka yang dikasih judul Infinite Granite. Diluncurkan pada 20 Agustus 2021 melalui indie label Sargent House. Sebagai pendahuluan dari album mendatang tersebut, kuintet “blackgaze” ini juga membagikan single utamanya, ‘Great Mass of Color’. Lo bisa simak di ujung artikel ini.

Baca juga: Rayakan Satu Dekade, Unit Post-Metal Deafheaven Rilis Album Live “10 Years Gone”

Lagu ‘Great Mass of Color’ menandakan perubahan musik yang dramatis dari sound “blackgaze” alias hibrida antara black metal dan shoegaze Deafheaven yang unik. Gaya musik yang diusung Deafheaven sejak dibentuk pada tahun 2010. Sementara elemen shoegaze tetap ada, metalnya justru hilang, karena lagu ini tidak lagi menampilkan dram blast beat dan vokal yang parau. Waduh, siap-siap fans kuciwaw neh!

Menurut siaran pers, lolongan black metal dari tenggorokan sang vokalis George Clarke menjadi minimal di Infinite Granite. Sebagai gantinya, George menggunakan “falsetto, bisikan, harmoni multi-bagian, dan jelajahan gaya vokal lainnya” untuk memanfaatkan jangkauan penuhnya. Sementara itu, pasangan gitaris Kerry McCoy dan Shiv Mehra memasukkan lebih banyak tekstur synth di samping progresi kord ekspresif mereka.

Deafheaven Infinite Granite

Secara keseluruhan, Infinite Granite akan menjadi album penuh Deafheaven yang terdengar paling berbeda hingga saat ini. Album baru ini diproduksi oleh Justin Meldal-Johnsen, yang paling dikenal sebagai bassis lamanya Beck. Sebelumnya Justin pernah memproduseri artis-artis seperti St. Vincent, Nine Inch Nails, M83, Metric, dan Paramore. Dan mixing-nya oleh Darrell Thorp (Foo Fighters, Radiohead, Beck).

Deafheaven Infinite Granite

Infinite Granite Tracklist:
01. Shellstar
02. In Blur
03. Great Mass of Color
04. Neptune Raining Diamonds
05. Lament for Wasps
06. Villain
07. The Gnashing
08. Other Language
09. Mombasa

Deafheaven baru saja merayakan satu dekade eksistensinya pada tahun 2020, dengan merilis album live rekaman studio 10 Years Gone. Setelah gagal menjalankan tur anniversary satu dekade mereka pada tahun lalu akibat lockdown pandemi Covid-19. Mungkin tonggak sejarah itu menyerukan perubahan arah.

Album studio terakhir band ini adalah Ordinary Corrupt Human Love, yang meraih sambutan meriah dari kalangan fans maupun media.

Baca juga: 14 Album Klasik & Esensial Yang Merayakan Ulang Tahun Di Bulan Juni

Lo sudah bisa pre-order album fisik dan merchandise Infinite Granite yang tersedia dalam berbagai format melalui Sargent House. Selamat menyimak lagu baru Deafheaven ‘Great Mass of Color’ di bawah ini!

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Thulcandra

    Thulcandra Rayakan Esensi Black/Death Metal Via Album "A Dying Wish"

    Foto: dok. Napalm Records. Thulcandra kembali membawa berita gembira. Setelah pengumuman album baru mereka, A Dying Wish, bersama dengan single pertamanya '

    on Oct 6, 2021
    Matt Hefy

    Matt Heafy Gandeng Nergal Dan Ihsahn Di Proyek Album Black Metal

    Matt Heafy tampil live bersama Trivium (Foto: Getty Images). Setelah merilis 9 album studio dan sedang berkutat juga dalam penggarapan album ke-10 yang berj

    on Sep 2, 2021
    Watain

    Watain Dikontrak Nuclear Blast Records Siapkan Album Baru 2022

    Watain 2021 (Foto: Facebook/Watain). Watain, pasukan black metal sensasional ini kembali muncul ke permukaan menebar hawa panas. Label rekaman rock/metal ra

    on Aug 5, 2021
    Cradle of Filth 2017

    Cradle Of Filth Ungkap Detail Album Baru & Rilis MV Single Berbahaya!

    Cradle of Filth tahun 2017 (Foto: Artūrs Bērziņš). Cradle of Filth (COF) telah mengungkapkan detail album ke-13 mereka, Existence Is Futile, yang akan d

    on Jul 31, 2021