×
×

Search in Mata Mata Musik

Menurut Penelitian, Death Metal Bisa Bikin “Bahagia dan Damai”

Posted on: 03/16/19 at 2:45 pm

Penggemar musik death metal lebih cenderung merasakan kebahagiaan dan kepuasan menurut sebuah penelitian di Australia.

Oleh: Briony Edwards, Metal Hammer. (Louder Sound)

Menurut penelitian, death metal bisa membuat seseorang merasa bahagia dan damai. (Foto: Gina Wetzler/Getty Images)

Dalam beberapa tahun terakhir, ada banyak penelitian yang mengamati musik heavy dan statusnya di dunia ini.

Berbagai penelitian menemukan lirik yang agresif ternyata baik untuk kejiwaan; penggemar musik metal adalah orang yang setia; mereka lebih peduli dengan bagaimana hal-hal bekerja ketimbang bagaimana manusia merasa; mereka tumbuh menjadi orang dewasa yang lebih baik; musik heavy membantu mereka menangani rasa takut akan kematian; dan vokalis band metal memiliki teknik vokal yang sama dengan anak bayi.

Baca Juga: Travis Barker Ungkap Album Mendatang Blink-182

Kini, sebuah studi yang dilakukan oleh universitas di Australia, MacQuarie, resmi menentukan bahwa penggemar death metal lebih mungkin merasakan kesenangan batin, dan menyatakan dalam laporan yang baru-baru ini dirilis bahwa: “Penggemar musik death metal merasakan kekuatan, kebahagiaan dan kedamaian saat mendengarkan musik ini.” Baca laporan lengkapnya di sini!

Laboratorium musik universitas menggunakan lagu Bloodbath, “Eaten” dalam pengujian psikologis terhadap 80 peserta— 32 di antaranya mengaku sebagai penggemar death metal — yang bertujuan untuk mengetahui apakah “paparan jangka panjang terhadap media yang kasar dapat menurunkan sensitivitas terhadap gambaran kekerasan.” 

Studi menemukan, sementara peserta yang tidak terbiasa dengan genre ini merasa tidak nyaman saat mendengarkan musik ini dan kemungkinan mengalami “ketegangan, kemarahan dan ketakutan,” penggemar death metal merasakan “kedamaian, kebahagiaan, kekuatan dan keajaiban.” Studi juga menyimpulkan, penggemar musik ekstrem masih peka terhadap gambaran brutal atau yang mengandung kekerasan. 

Baca Juga: Missy Elliott Dianugerahi Gelar Doktor Kehormatan dari Berklee

Studi ini merupakan bagian dari penyelidikan jangka panjang oleh profesor asal Australia, Bill Thompson, tentang efek emosional dari musik. “Penggemar death metal adalah orang-orang baik,” kata Thompson pada BBC. “Mereka tidak akan keluar dan melukai seseorang.”

Thompson melanjutkan: “Banyak orang menikmati musik sedih, dan itu sedikit paradoks – mengapa kita ingin membuat diri kita sedih? Hal yang sama bisa dikatakan dengan tema agresif atau kasar. Bagi kami, itu paradoks psikologis. Sebagai ilmuwan, kami ingin tahu, dan pada saat yang sama kami menyadari bahwa kekerasan di media adalah masalah yang signifikan secara sosial.”

Thompson menuliskan di The Conversation: “Alih-alih membuat penggemar merasa agresif, musik ini membantu mereka melepaskan atau mengalihkan perhatian mereka dari perasaan negatif, meningkatkan level energi, dan menghasilkan kondisi emosi mendalam yang kuat.

Baca Juga: Dinosaur Jr. Akan Gelar Kamp Rock

“Orang yang bukan penggemar merasa terganggu dengan lirik kasar yang sering bersifat misoginis, yang biasanya tidak memiliki konteks naratif dan poin moral yang membenarkan representasi kekerasan di teater atau film.

“Meski begitu, para penggemar biasanya tidak menyatakan kepedulian tentang liriknya. Saat menjelaskan motivasi mereka mendengarkan musik ini, seorang penggemar berspekulasi bahwa ‘Ini ada hubungannya dengan teriakan utama dalam diri kami: ini pelepasan – yang menerima dan menguatkan’.”

Keterangan Foto Utama: Wacken Open Air 2018. (Foto: Gina Wetzler/Getty Images)

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Ed Sheeran bad habbits

    Ed Sheeran Enggak Nolak Bikin Album Death Metal, Suka Cradle Of Filth

    Ed Sheeran di dalam video klip 'Bad Habits' (Foto: via YouTube). Ed Sheeran, sang bintang pop beken kebangsaan Inggris yang mengcover lagu metal terdengar s

    on Jul 15, 2021
    Obscura 2021

    Obscura Bakar Semangat Fans Via 'Solaris' Untuk Album "A Valediction"

    Obscura (Foto: Vincent Grundke). Obscura meluncurkan konsep trilogi di album barunya yang memukau, A Valediction. Album studio keenam sekaligus yang pertama

    on Jul 3, 2021
    Obvurt

    Obvurt, Band Death Metal Kanada Konser Edukasi Pada Anak-Anak SD

    Obvurt saat konser di depan anak-anak SD (Foto: via YouTube). Obvurt, band death metal kelahiran Quebec, Kanada, membuat gebrakan yang tidak umum. Pasalnya,

    on Jul 2, 2021
    Carcass

    Carcass Umumkan Album Baru "Torn Arteries" dan Rilis Single Utamanya

    Carcass 2021 (Foto: Hannah Verbeuren/dok. Nuclear Blast). Carcass telah mengumumkan album studio ketujuh mereka yang telah lama ditunggu-tunggu, Torn Arteri

    on Jun 18, 2021