×
×

Search in Mata Mata Musik

Debat Kusir Apakah Komposer Klasik Beethoven Berkulit Hitam Ramai Di Twitter

Posted on: 10/25/20 at 11:00 am

Debat Kusir Apakah Komposer Klasik Beethoven Berkulit Hitam Ramai Di Twitter
Ludwig van Beethoven. (Foto: Getty Images).

Ada teori yang beredar di Internet bahwa salah satu komposer terbesar musik klasik Ludwig van Beethoven sebenarnya memiliki ras kulit hitam, dan ternyata perdebatan tersebut telah berlangsung selama hampir satu abad loh!

Baca juga: Metallica, Avenged Sevenfold dan Lainnya Beri Tribute Kepada Ennio Morricone

Dalam beberapa hari terakhir, teori yang sama telah beredar di Twitter dengan subyek: apakah Beethoven berkulit hitam?

Ini adalah perdebatan yang sudah ada sejak tahun 1930-an, ketika seorang jurnalis Afrika-Amerika mulai mengedarkannya dalam edisi majalah The Week.

Teori ini muncul kembali pada tahun 2015 ketika The Concordian, surat kabar yang dikelola mahasiswa di Minnesota, menyarankan “pencucian putih” dari warisan sang komposer, mengutip deskripsi dari komposer tersebut yang memiliki “mulut lebar, berbibir tebal, hidung pendek, tebal, dan dahi yang melengkung dengan bangga”.

Dengan banyaknya orang yang mengetahui teori ini untuk pertama kalinya, reaksi di Twitter sangat luar biasa.

Untuk saat ini, apa saja mengenai Beethoven diperdebatkan. Tapi mari kita mulai dengan apa yang kita ketahui tentang komposer musik klasik yang hebat ini…

Ludwig van Beethoven lahir di Bonn, Jerman pada tahun 1770, dari keluarga Flemish (sekarang Belanda). Doi pindah ke Wina pada 1792 dan menghabiskan sebagian besar hidupnya di sana. Doi secara luas dianggap sebagai komposer paling inovatif dalam musik klasik dan dikreditkan dengan menjembatani periode Klasik dan Romantis.

Di tengah hiruk pikuk Twitter, ada argumen populer bahwa ibu Beethoven, Maria Magdalena, adalah keturunan Moor. Ketika bertanya kepada ahli Beethoven terkemuka sekaligus presenter radio digital Classic FM, John Suchet, apakah informasi itu valid. “Mungkin saja Beethoven memiliki darah Moor,” katanya. “Keturunannya berasal dari Belanda – jadi van Beethoven, bukan von Beethoven”.

Namun, John mengatakan, “Jika Beethoven memiliki darah Moor, kemungkinan besar itu berasal dari pihak ayahnya, karena Belanda adalah tempat asal garis keturunan. Ibunya, Maria Magdalena, berasal dari kota kecil Ehrenbreitstein, lebih jauh di Rhine dari Bonn. Saya nggak melihat bukti bahwa dia keturunan Moor, atau bahwa wilayah itu pernah di bawah kendali langsung orang Moor”.

Adapun perdebatan tentang fitur wajah Beethoven, John Suchet mengatakan:

“Pastinya, kulit gelap Beethoven sering dikomentari. Di sekolah di Bonn dia dijuluki ‘Orang Spanyol’. Segera setelah tiba di Wina pada usia awal dua puluhan, Pangeran Anton Esterhazy disebut-sebut memanggilnya ‘seorang Moor’.

Ludwig van Beethoven. (Foto: Getty Images).

Cukup mencengangkan, teori yang banyak diperdebatkan ini telah membawa banyak orang di Internet pada kesimpulan yang sama: daripada memperdebatkan warisan Beethoven, bukankah kita harus mengingat komposer kulit hitam jenius yang pasti kita tahu ada?

Sejak kontroversi teori ini dimulai minggu lalu, gambar dan nama komposer kulit hitam brilian yang nggak terhitung jumlahnya, seperti Chevalier de Saint-Georges, dan Samuel Coleridge-Taylor kini telah menjadi perhatian dunia.

Yang menarik adalah George Bridgetower, seorang virtuoso biola berkulit hitam di era Beethoven yang kepadanya komposer itu mendedikasikan ‘Kreutzer’ Sonata-nya, sebelum mencabut dedikasinya karena perselisihan di antara keduanya.

Asyik juga menyaksikan musik Beethoven, dari Für Elise hingga ‘Moonlight’ Sonata, di-remix dengan dukungan musik hip-hop dan rap.

Pertanyaan terakhir untuk John Suchet, sepanjang nada ini: apakah ada sesuatu dalam musik Beethoven yang menunjukkan bahwa doi memiliki warisan Moor atau Afrika Utara?

“Memang benar bahwa dalam musiknya, penggunaan ritme dan dinamika Beethoven adalah hal baru bagi musik barat, penekanannya sering kali ditunda, misalnya pada ketukan dua dan empat dari suatu bar, dibandingkan dengan yang lebih normal satu dan tiga,” kata John Suchet.

Baca juga: Komposer Legendaris ‘The Ecstasy Of Gold’, Ennio Morricone, Tutup Usia

“Penjajaran yang tiba-tiba dari keras ke lembut, atau lembut ke keras, nggak seperti apa pun yang pernah dilakukan sebelumnya. Ciri-ciri ini telah digunakan untuk membuktikan bahwa Beethoven berkulit hitam, bahwa dia dipengaruhi oleh musik Afrika. Pada tingkat tertentu itu mungkin benar, tetapi klaim tersebut dinilai begitu berani mengambil argumen terlalu jauh. Mozart menulis Rondo alla Turca, tapi itu bukan berarti dia memiliki darah Turki”.

Sumber: Maddy Shaw Roberts
Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Isyana Sarasvati

Isyana Sarasvati Debut Label Indienya Via Single Prog-Rock 'UNLOCK THE...

Isyana Sarasvati. (Foto: Redrose Entertainment). Penyanyi top Indonesia, Isyana Sarasvati, lagi-lagi berhasil merilis lagu baru dengan komposisi musik

on Oct 29, 2020