×
×

Search in Mata Mata Musik

Debut SuperM Tuai Beragam Reaksi dari Penggemar K-Pop

Posted on: 08/17/19 at 2:00 pm

SuperM, Super grup yang dijuluki ‘Avengers of K-Pop’ ini direncanakan akan melakukan debutnya di AS pada Oktober 2019.

Pekan lalu, Capitol Music Group dan SM Entertainment secara resmi mengumumkan peluncuran supergroup K-pop bernama SuperM. Dijuluki sebagai ‘Avengers of K-pop’, boyband baru ini diperkuat oleh beberapa idol paling populer dari SM Entertainment, Taemin (SHINee), Baekhyun dan Kai (EXO), Mark dan Taeyong (NCT), serta Lucas dan Ten (WayV).

Mengingat distribusi bakat ketujuh personil sangat condong ke keterampilan menari, masuk akal kalau pendiri SM, Lee Soo-man, membayangkan SuperM akan berspesialisasi dalam musik berbasis penampilan, dengan lagu-lagu yang menonjolkan koreografi.

“Kami telah mengumpulkan tujuh artis super berbakat untuk membawakan musik yang berbeda,” kata Soo-man. “SuperM akan menunjukkan nilai-nilai inti K-pop dengan penampilan musik, fesyen, dan video. Semua dalam skala yang sangat berbeda, masing-masing dengan bakat luar biasa dalam menari, vokal, dan rap.”

Dalam beberapa tahun terakhir, K-pop mengandalkan penghindaran risiko, membuat jomplang proses yang menarik penggemar dengan ajang kompetisi dan promosi pra-debut. Fandom yang antusias dapat menggantikan rasa sakit yang dialami grup pendatang. Belum lagi, mobilisasi penggemar berperan penting dalam menempatkan K-pop di radar internasional selama beberapa tahun terakhir.

Tapi SM Entertainment—yang sebagian besar alergi dengan reality TV—membawa itu ke level yang baru. SuperM menggabungkan talenta superstar yang sudah mapan, yang memiliki lebih dari 35 tahun pengalaman pasca-debut di antara mereka. Jadi urusan fanbase seharusnya bukan lagi menjadi kekhawatiran besar mereka. Pertanyaan utamanya adalah: Apakah ketiga fandom ini akan bekerja sama untuk mendukung SuperM?

Sejauh ini, reaksinya beragam.

Meskipun rumor seputar supergroup ini beredar lebih cepat dari jadwal, respons negatif dengan cepat berkumandang menyusul pengumuman resmi pada 7 Agustus lalu. Tagar #SuperGroupDisbandParty menjadi trending di Twitter, sementara mayoritas komentar pada tweet pertama SuperM datang dari EXO-L yang kesal. Di atas kertas, tim super ini terdengar seperti mimpi yang menjadi kenyataan bagi seorang penggemar K-pop—dan memang benar… bagi sebagian orang! Tetapi fandom terpisah dari grup yang sudah dibentuk sebelumnya—SHINee, EXO, NCT, dan WayV—punya alasan sendiri untuk kesal.

Sebagai kontingen paling keras, kekhawatiran EXO-L diperkuat oleh kenyataan bahwa personil EXO mulai memasuki periode wajib militer mereka. Dua personil sudah masuk wamil, dan EXO tidak akan diperkuat lineup lengkapnya selama beberapa tahun. Jadi, penggemar khawatir dengan personil yang tersisa—terutama penari dan penyanyi Kai—mengembangkan karier solo sebelum mereka hiatus. Belum lagi, Baekhyun, yang sukses dengan debut solonya pada bulan Juli, akan harus menjalani wamil pada 2021.

Pada dasarnya, setiap fandom punya kekhawatiran yang sama: Untuk apa menghabiskan sumber daya untuk SuperM ketika mereka bisa berinvestasi di grup yang sudah ada? Seperti yang dijelaskan redditor u/AnthaMi, “waktunya agak canggung: EXO-L dan Shawol sudah lama meminta promosi yang lebih baik selama bertahun-tahun, dan terutama EXO-L, agak kecewa. … Itu seharusnya menjadi momen di mana mereka mempersiapkan karier solo mereka, tapi malah mereka sibuk memulai kembali debut di grup lain.”

Kecemasan terbesar dari respons negatif ini adalah, tidak mudah menggabungkan kekuatan beberapa fandom. Sementara fandom K-pop internasional secara historis lebih menerima konsep multifandom (menjadi penggemar lebih dari satu grup), penggemar grup tunggal tampaknya tumbuh lebih kuat di tengah meningkatnya persaingan untuk promosi dan menarik perhatian di AS. Faktor ini sudah menjadi tantangan bagi NCT karena pergantian anggota menjadi subunit yang banyak tanpa line-up yang terpusat, yang menyebabkan gesekan antara penggemar NCT.

Tidak cukup bagi satu fandom untuk memiliki massa. Mobilisasi penggemar membutuhkan level organisasi tertentu dan upaya yang terkoordinasi. Fandom terbesar bersatu di sekitar tujuan promosi untuk membantu idol mereka mencapai kesuksesan yang lebih besar. Saat ini, Shawol, EXO-L, dan NCTzen memiliki identitas fandom yang sangat berbeda. Meski demikian, SM punya harapan tinggi untuk potensi super-fandom SuperM. “Kami berusaha menyatukan fandom,” Chris Lee, A&R SM, mengatakan dalam wawancara dengan Billboard. “Fans, tolong jangan khawatir. Kami akan membuat kalian semua senang.”

Selain itu, penggemar bingung dengan pilihan debut di AS. NCT 127 sudah cukup tenar di luar Korea, dan mereka menduduki No. 11 di Billboard 200, menjadikan mereka grup K-pop dengan peringkat tertinggi kedua di chart sepanjang masa. Subunit yang berbasis di Seoul ini sebelumnya bergabung dengan Capitol Music Group dan Caroline untuk distribusi global, dan sampai saat ini, mereka tampaknya siap untuk menggebrak pasar AS berkat artis-artis internasional mereka.

Masalah lainnya yaitu kondisi SuperM yang diperkenalkan ke audiens Amerika dengan struktur grup yang terlalu rumit. Rata-rata orang Amerika sudah cukup kewalahan menonton grup dengan lebih dari lima member. Tapi menambahkan beberapa grup dengan anggota yang sama ke dalamnya? Itu akan sulit bagi masyarakat umum. SM akan harus bertahan dengan fandom yang sudah ada—yang saat ini sepertinya tidak semuanya suka dengan gagasan SuperM.

Dan jika SuperM tidak menarik penggemar K-pop, menarik audiens AS mungkin akan lebih menjadi tantangan karena alasan yang lebih dari sekadar struktur supergroup mereka. Ada gagasan bahwa orang Amerika umumnya mengaitkan diri dengan artis yang tampak self-made alias sukses dengan usaha sendiri.

Pasar AS terobsesi dengan sesuatu yang ‘orisinal’, dan itu menjadi kata kunci dalam dorongan silang untuk BTS, BLACKPINK, dan Monsta X, di tengah pers Barat yang masih menganggap K-pop sebagai industri artifisial.

Namun, kenyataannya adalah ranah pop sangat dibesar-besarkan di seluruh dunia. Label seperti SM Entertainment kebetulan lebih terang-terangan soal lingkungan yang dikendalikan di mana artis-artis mereka berkarya.

Dalam wawancara terpisah dengan Billboard, Lee dari SM berbicara tentang filosofi “teknologi budaya” yang dianut perusahaan. Dia juga secara terbuka mendiskusikan tujuan SM untuk ekspansi IP: “Artis-artis ini, kalau kita menganggap mereka sebagai kekayaan intelektual,” katanya, “mereka bukan produk tetapi sebagai analogi mereka dapat dilihat seperti itu.”

Etos itu tidak menghalangi pendukung SuperM yang, pada akhirnya, lebih suka fokus pada waktu dan energi yang telah diinvestasikan oleh idol mereka untuk sampai sejauh ini.

“Buktikan mereka salah,” tulis satu pengguna di Twitter. “Saya akan mendukung kalian. SuperM, ayo debut dengan bangga. Kalian sudah bekerja keras.” Mereka yang tidak setuju mungkin lebih vokal daripada yang lain, tetapi dengan trending-nya SuperM di dunia selama beberapa jam menunjukkan potensi yang nyata. Level keterlibatan itu berarti ada minat yang luas pada grup ini—sekarang, ini hanya masalah membalikkan opini publik.

Keterangan Foto Utama: SuperM akan debut di AS pada bulan Oktober. (Foto: SM Entertainment)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

EXO

EXO Bakal Segera Kembali Masuk Studio?

Kabar gembira ini dilontarkan langsung oleh Baekhyun lewat Instagram Live Pada 13 September kemarin, Baekhyun menyapa para penggemarnya melalui Instagr

on Sep 16, 2019
10 Grup K-Pop yang Produksi Musik Mereka Sendiri!-1

10 Grup K-Pop yang Produksi Musik Mereka Sendiri!

Dalam industri hiburan khususnya K-pop, tidak sedikit label/agensi yang ‘sangat terlibat’ dalam kehidupan artis mereka, bukan hanya dalam urusan pribadi te

on Sep 13, 2019
Plus Global Audition

Big Hit & Source Music Resmi Buka Plus Global Audition!

Audisi ini akan digelar di 16 kota dan terbuka bagi remaja perempuan yang lahir antara tahun 2001 dan 2007 (12 tahun sampai 18 tahun) pada saat pendaftaran.

on Sep 11, 2019
TWICE

TWICE Siap Comeback Akhir September Nanti!

Tanggal pasti comeback mereka masih belum ditentukan. Baca Juga: TWICE Umumkan Konser Tambahan di Jepang TWICE dipastikan akan kembali dengan album baru p

on Aug 27, 2019