×
×

Search in Mata Mata Musik

Demi Lovato Ungkap Masa Lalunya, Pernah Diperkosa Saat Overdosis

Posted on: 03/17/21 at 2:00 pm

Demi Lovato (Foto: via YouTube).

Di usianya yang baru genap 28 tahun, Demi Lovato telah mengalami trauma kekerasan seksual dan kecanduan narkoba selama hidupnya.

Dalam film dokumenter barunya, Demi Lovato: Dancing with the Devil, dibahas masalah mengerikan yang dialaminya secara detail tentang keadaan seputar overdosis yang hampir fatal pada tahun 2018, tetapi enggak cuma itu. Menurut USA Today, dalam film tersebut sang popstar mengungkapkan bahwa doi telah diperkosa saat berusia 15 tahun pada pagi hari di saat overdosis.

Baca juga: Demi Lovato Anggap Industri TV Normalisasikan Penyakit Gangguan Makannya

Lovato juga mengakui doi enggak sepenuhnya “sober”, menjelaskan lebih lanjut mengapa doi memilih untuk merokok ganja dan minum alkohol dengan jumlah sedang dalam wawancaranya dengan New York Times.

“Saya kehilangan keperawanan saya dengan pemerkosaan,” kata Lovato secara terus terang mengungkapkan dalam film dokumenter tersebut. “Kami berpacaran tetapi saya bilang, ‘Hei, ini enggak akan lebih jauh lagi, saya masih perawan dan saya enggak ingin kehilangannya dengan cara ini’. Dan itu enggak masalah bagi mereka, mereka tetap melakukannya”.

Lovato menjelaskan bahwa beberapa faktor, termasuk citra Disney-nya yang sehat dan publik yang menyalahkan Rihanna karena dianiaya oleh Chris Brown, membuatnya merasa seperti doi harus tetap diam. “Persamaan ceritanya dengan saya adalah saya memberi tahu seseorang bahwa seseorang melakukan (perbuatan) ini kepada saya, dan mereka enggak pernah mendapat masalah karenanya,” tambahnya. “Mereka enggak pernah dikeluarkan dari film tempat mereka bermain”.

Sayangnya, trauma kekerasan seksual Lovato enggak berhenti di situ. Enggak lama setelah overdosisnya di tahun 2018, doi menyadari bahwa doi dimanfaatkan pada malam naas itu. “Ketika mereka menemukan saya, saya telanjang, saya “biru”. Saya benar-benar dibiarkan mati setelah dia memanfaatkan saya,” kenangnya. “Enggak sampai sebulan setelah saya overdosis, saya menyadari, ‘Hei, kamu enggak dalam kondisi pikiran apa pun untuk membuat keputusan berdasarkan kesepakatan’. Trauma semacam itu enggak akan hilang dalam semalam”.

Overdosis terjadi setelah Lovato kambuh kecanduan narkoba setelah enam tahun “bersih”, di mana doi merasa semakin ditekan oleh manajernya untuk tetap pada jalurnya. Hal ini menyebabkan doi kembali kecanduan heroin dan kokain yang mencegah overdosisnya pada obat-obatan seperti oxycodone, yang sekarang doi yakini dicampur dengan fentanil.

Saat berada di rumah sakit karena overdosis, Lovato menderita tiga kali stroke dan serangan jantung, yang menyebabkan kerusakan otak dan gangguan penglihatan yang berkepanjangan. Menurut The New York Times, butuh dua bulan untuk pulih setelah bangun dengan keadaan matanya buta. Doi enggak bisa lagi mengemudi kendaraan karena efeknya yang bertahan lama.

Menyadari pendekatan sebelumnya belum berhasil, Lovato saat ini mengambil pendekatan yang enggak konvensional untuk pemulihannya. “Saya menyadari jika saya enggak mengizinkan diri saya untuk memiliki ruang gerak, saya akan melakukan hal yang sulit,” jelasnya, setelah mengungkapkan bahwa dia belum sepenuhnya “bersih” sejak musim panas 2019.

“Membiarkan diri saya makan pizza Meksiko dari Taco Bell, saya menemukan kebebasan dalam gangguan makan saya,” katanya kepada The New York Times. “Tapi itu semua-atau-tidak sama sekali dan dogmatis dengan ketenangan hati sehingga saya seperti, saya enggak tahu bagaimana hidup dengan keseimbangan total dalam hidup saya”.

Meskipun pendekatan ini mengkhawatirkan orang-orang seperti manajernya, Scooter Braun, dan mentornya, Elton John, Lovato menyatakan dalam film dokumenter bahwa doi bekerja keras untuk memastikan doi enggak overdosis lagi.

“Saya yakin kamu enggak akan membuka TMZ dan melihat judul berita (tentang) overdosis lainnya,” katanya. “Saya harus berusah setiap hari untuk memastikan bahwa saya berada di tempat yang baik sehingga saya enggak pergi ke hal-hal itu. Waktu dan kepercayaan adalah satu-satunya hal yang akan berhasil untuk orang-orang, dan seiring waktu kamu akan melihat bahwa saya baik-baik saja”.

Baca juga: Demi Lovato Gandeng Travis Barker Bikin Versi Lagu ‘I Love Me’ Jadi Emo Rock

Semoga keyakinan Lovato pada dirinya sendiri dihargai publik. Dua episode pertama Dancing with the Devil tayang perdana di YouTube pada tanggal 23 Maret, dengan dua bagian berikutnya ditayangkan pada dua hari Selasa berikutnya.

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    MMM Playlist April 2021 #1 20 Lagu Hits Internasional

    MMM Playlist April 2021 #1: 20 Lagu Hits Internasional Pencakar Chart

    MMM Playlist April 2021 #1. MMM Playlist edisi bulan April 2021 minggu pertama untuk 20 lagu internasional teratas. Daftar lagu dari artis manca negara yang

    on Apr 9, 2021
    Demi Lovato

    Demi Lovato Mengaku Seorang Panseksual: "Aku Gampang Berubah"

    Demi Lovato. (Foto: via Instagram). Demi Lovato telah mengungkapkan secara publik sebagai seorang panseksual. Panseksual adalah ketertarikan seksual terhada

    on Apr 1, 2021
    Demi Lovato

    Demi Lovato Anggap Industri TV Normalisasikan Penyakit Gangguan Makann...

    Demi Lovato. (Foto: Sara Jaye Weiss/REX/Shutterstock). Dalam sebuah wawancara baru yang terbuka, popstar Demi Lovato bercerita tentang bagaimana rasanya tum

    on Jul 10, 2020
    Eurovision.

    Will Ferrell dan My Marriane Duet Di Lagu Teaser Eurovision Yang Kocak

    Netflix akan merilis film komedi orisinil terbarunya, Eurovision Song Contest: The Story of Fire Saga, pada bulan Juni ini, dan sebagai bentuk teaser untuk

    on May 17, 2020