×
×

Search in Mata Mata Musik

Dihadiri 400 Ribu Orang, Lollapalooza 2019 Memakan 1 Korban Jiwa!

Posted on: 08/7/19 at 1:15 pm

Seorang pengunjung berusia 24 tahun meninggal setelah dinyatakan mengalami kondisi medis darurat.

Lollapalooza—festival yang digelar pada 1-4 Agustus kemarin di Chicago—menjadi pesta akhir pekan penuh peristiwa dengan berbagai penampilan besar, ratusan ribuan remaja rusuh yang mengadakan aksi crowdsurfing dalam tempat sampah, dan, sayangnya, sebuah tragedi.

Salah satu pengunjung festival dinyatakan meninggal pada hari Minggu (4/8) setelah dilarikan ke rumah sakit terdekat saat menghadiri festival di hari Sabtunya.

Pengunjung yang tewas tersebut diketahui bernama Benjamin Seto, seorang pria berumur 24 tahun. Kantor Manajemen Darurat dan Komunikasi Chicago merilis sebuah pernyataan terkait kematian tersebut.

“Dengan berat hati kami melaporkan seorang individu yang dibawa dalam keadaan kritis selama acara semalam karena kondisi medis darurat telah meninggal dunia di rumah sakit. Semoga keluarga dan teman-teman yang ditinggalkan diberi kekuatan menghadapi masa sulit ini.”

Dilansir dari Chicago Tribune, seorang perwakilan Lollapalooza menyatakan belasungkawa mereka kepada keluarga korban, “Dengan berat hati kami mengonfirmasi kematian seorang individu yang menghadiri Lollapalooza pada hari Sabtu. Semoga keluarga dan orang-orang tercinta individu tersebut diberi kekuatan.”

Festival tahun ini kabarnya dihadiri sebanyak 400.000 orang dan disertai dengan puluhan penangkapan, yang kemungkinan terjadi setelah rekaman viral yang menampilkan puluhan pengunjung melompat pagar untuk bisa masuk ke festival.

Tetapi menurut WGN9, jumlah pengunjung festival tahun ini yang dilarikan ke rumah sakit lebih sedikit daripada tahun lalu: Tahun ini, 116 orang dibawa ke rumah sakit, sementara tahun lalu ada 160 orang.

Lollapalooza jatuh pada akhir pekan yang tragis di Amerika. Dua penembakan massal di Ohio dan Texas menimbulkan banyak korban jiwa dan puluhan orang luka-luka, dan membuat sebagian besar warga AS berkabung.

Dalam setnya di Lollapalooza, Kacey Musgraves meluangkan waktu untuk menyuarakan opininya tentang kekerasan senjata di Amerika. “Mungkin seseorang akan mendengar kita kalau kita semua bersama-sama mengatakan, ‘Seseorang harus melakukan sesuatu,’” teriaknya kepada para pengunjung.

Video: Lollapalooza/Youtube.

Keterangan Foto Utama: Lollapalooza 2019 berlangsung pada 1-4 Agustus 2019 di Grant Park, Chicago. (Foto: Getty Images)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Hellfest 2019.

WHO Umumkan Saran Baru Untuk Acara Berskala Besar, “New Normal”nya...

Hellfest, festival rock dan metal paling besar di Perancis. World Health Organisation alias WHO telah mengeluarkan saran terbaru mereka tentang panduan dala

on Jun 4, 2020
Slay At Home

Tonton Sekarang! Slay At Home: Festival Seni & Musik Heavy Metal Virtu...

Dengan pembatalan dan penundaan jadwal konser dan festival musik di seluruh dunia akibat pandemi virus maderfaker-19, dan belum jelas juga kapan masa krisi

on Jun 4, 2020
Likee Xiaomi.

Likee dan Xiaomi Kolab Hadirkan Online Live Music #MyHouseParty

- Likee dan Xiaomi mengadakan live music #MyHouseParty live music dengan menghadirkan DJ Internasional- Para pengguna Likee berkesempatan memenangkan Xiaomi Mi

on May 29, 2020
Slipknot

Slipknot Luncurkan Knotfest Versi Online Dengan Streaming Konser dan W...

Aksi panggung Slipknot yang selalu gila dan menggelegar. (Foto: Amy Harris/Invision/AP/Shutterstock). Slipknot akan menyelenggarakan edisi online dari festi

on May 29, 2020