×
×

Search in Mata Mata Musik

DMX, Rapper Legendaris New York Meninggal Dunia Di Usia 50 Tahun

Posted on: 04/10/21 at 9:00 am

DMX, Rapper Legendaris New York Meninggal Dunia Di Usia 50 Tahun
DMX (Foto: via Wikipedia).

Berita duka menyelimuti kancah musik internasional terutama hip hop. Rapper legendaris New York DMX telah meninggal dunia setelah overdosis obat yang menyebabkan serangan jantung yang fatal. Almarhum mengembuskan napas terakhirnya di usia 50 tahun.

Baca juga: Lagu Kolab Baru Pharrell Williams dan Jay-Z Angkat Citra Pengusaha Kulit Hitam

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh keluarga rapper tersebut, DMX meninggal dunia pada hari Jum’at, 9 April. “Kami sangat sedih mengumumkan hari ini bahwa orang yang kami cintai, DMX, dengan nama lahir Earl Simmons, meninggal dunia pada usia 50 tahun di Rumah Sakit White Plains dengan keluarganya di sisinya setelah ditempatkan di ruangan penunjang hidupnya selama beberapa hari terakhir,” kata perwakilan keluarga sang rapper.

“Earl adalah seorang pejuang yang berjuang sampai akhir hayatnya. Dia mencintai keluarganya dengan sepenuh hatinya dan kami menghargai waktu yang kami habiskan bersamanya. Musik Earl menginspirasi banyak penggemar di seluruh dunia dan warisan ikoniknya akan terus ada selamanya. Kami menghargai semua cinta dan dukungan selama masa yang sangat sulit ini. Harap hormati privasi kami karena kami berduka atas kehilangan saudara laki-laki, ayah, paman, dan pria yang dikenal dunia sebagai DMX. Kami akan membagikan informasi tentang upacara pemakamannya setelah detailnya diselesaikan”.

Pada Sabtu pagi, 3 April, TMZ mengabarkan bahwa Earl Simmons dilarikan ke rumah sakit pada malam sebelumnya. It setelah doi menderita overdosis obat. Doi sudah mengalami “gagal paru-paru dan otak” yang signifikan pada saat doi memakai alat penunjang hidup. Dan doi tetap dalam keadaan vegetatif selama dirawat di rumah sakit.

Masa Lalu Yang Kelam

Earl Simmons lahir di Mount Vernon, New York pada tahun 1970 dan kemudian dibesarkan di Yonkers. Sejak kecil, doi menderita asma akut yang melemahkan fisiknya. Doi juga sering dianiaya secara kejam oleh ibu dan pacar ibunya, menyebabkan giginya tanggal dan kerusakan wajahnya yang parah. Saat beranjak remaja, doi menghindari perilaku kekerasan ibunya dengan berkeliaran di jalan-jalan New York pada malam hari. Dan berteman dengan orang-orang yang kerjaannya numpang hidup.

Earl mulai nge-rap di awal 1980-an dan membangun nama lokal untuk dirinya sendiri sepanjang dekade. Yang mengarah ke kontrak rekaman dengan Columbia Records pada tahun 1992. Dari situ doi terhubung dengan sesama rapper pemula dan legenda masa depan. Seperti Jay-Z, Ja Rule, The Lox, dan LL Cool J. Pada pertengahan tahun 1990-an, doi bahkan sempat membentuk grup dengan Jay-Z dan Ja Rule bernama Murder Inc. Sayangnya grup ini dengan cepat dibubarkan karena adanya konflik internal antara DMX dan Jay-Z.

Masa Kejayaan DMX

Di akhir tahun 1990-an, DMX memasuki puncak kesuksesan komersialnya. Menempatkan dirinya di jalur yang tepat untuk menjadi salah satu artis hip-hop terbesar sepanjang masa. Setelah merilis single major labelnya, ‘Get at Me Dog’ pada awal tahun 1998 melalui Def Jam, doi merilis album debutnya It’s Dark and Hell Is Hot akhir tahun itu yang bersertifikat Gold. Album ini menelurkan salah satu lagu paling ikoniknya, ‘Ruff Ryders Anthem’. Album ini memulai debutnya di No. 1 di Billboard 200 dan sejak itu terjual lebih dari lima juta kopi.

Akhir tahun itu juga, DMX merilis album keduanya, Flesh of My Flesh, Blood of My Blood, yang juga memulai debutnya di No. 1 Billboard. Dan sejak itu telah disertifikasi empat kali Platinum. Doi mempertahankan momentum itu dengan merilis album ketiganya …And Then There Was X pada tahun 1999, yang menampilkan lagu hit ‘Party Up’ dan single terkenal ‘What’s My Name?’ dan ‘What These Bitches Want’. Album ketiga tersebut bersertifikat enam kali Platinum dan tetap menjadi rilisan DMX paling beken sampai hari ini.

DMX mengeluarkan lima album dalam 15 tahun berikutnya, termasuk dua yang beranjak ke No. 1 (The Great Depression tahun 2001 dan The Grand Champ tahun 2003, yang termasuk lagu populer ‘Where The Hood At?’). Meski demikian, sayangnya, DMX sering bermasalah dengan hukum secara konstan dan perjuangan personalnya dengan kecanduan obat-obatan yang sangat mengganggu karier musiknya.

Masalah Hukum DMX

Selama bertahun-tahun, doi terbuka tentang masalahnya dengan penyalahgunaan narkoba (doi mulai menggunakan kokain pada usia 14 tahun), depresi, dan gangguan bi-polar. Dan selama 20 tahun terakhir doi ditangkap lebih dari belasan kali karena berbagai tuduhan. Termasuk kepemilikan narkoba, perampokan, dan kekejaman terhadap hewan. Doi menjalani beberapa hukuman penjara sepanjang hidupnya, dimulai pada tahun 1980-an dan terakhir pada 2018, dan juga menghabiskan waktu di panti rehabilitasi.

Sayangnya, DMX enggak pernah bisa menghidupkan kembali percikan artistiknya di tahun 2010-an. Tetapi jika pernah ada pertanyaan tentang seberapa besar kekuatan doi di masa kejayaannya, penampilan ikoniknya Woodstock 1999 akan melenyapkan keraguan itu. Rekaman itu menunjukkan doi tampil di hadapan lautan penggemar yang enggak ada habisnya sambil memancarkan energi dengan baju terusan berwarna merah cerah. Performa itu bisa dibilang salah satu pertunjukan hip-hop paling luar biasa yang pernah direkam dalam video.

Akhir Masa DMX

Di luar musik, DMX adalah seorang ayah dari 15 anak dengan banyak wanita yang berbeda. Doi pertama kali menikah dengan Tashera Simmons selama sebelas tahun sebelum mereka akhirnya berpisah pada tahun 2010. Doi juga seorang Kristen yang taat, telah menemukan Tuhan dalam salah satu masa hukuman penjaranya dan terus membaca Alkitab setiap hari sepanjang hidupnya.

Baca juga: 10 Lagu Hip Hop Baru Yang Menguasai Chart Tahun 2020 Sejauh Ini

Selamat jalan DMX.

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Edamame

    'Edamame' bbno$ & Rich Brian, Melting Pot Hip Hop Yang Asoy

    Kolaborasi musikal antara bbno$ (dibaca: baby no money) dengan Rich Brian, di lagu ‘Edamame’ ternyata berhasil membuat heboh serta menghasilkan respons

    on Oct 9, 2021
    G-Eazy

    G-Eazy Rilis Album Baru "These Things Happen Too", Sekuel Album Debut

    Foto: Axelle/Bauer-Griffin/FilmMagic. G-Eazy akhirnya merilis album baru pada hari Jum'at, 24 September 2021. Sebuah album sekuel yang berjudul These Thing

    on Sep 26, 2021
    bbno$

    bbno$ Rilis Single 'I Remember' Seraya Umumkan Album "eat ya veggies"

    Foto: Mats Schram. bbno$ (dibaca: baby no money), rapper Kanada yang grafik kariernya kian menanjak merilis single terbarunya, 'I Remember'. Doi juga sembar

    on Sep 24, 2021
    bbno$ & Rich Brian

    'Edamame' Viral, bbno$ & Rich Brian Rilis Video Lirik Bahasa Indonesia

    Rich Brian, rapper kebanggaan Indonesia yang memiliki karier internasional kembali jadi sorotan. Berkat kolaborasi musikal antara rapper Kanada bernama bbn

    on Sep 18, 2021