×
×

Search in Mata Mata Musik

Dramer King Crimson dan R.E.M. Bill Rieflin Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun

Posted on: 03/25/20 at 9:00 am

Bill Rieflin.
Bill Rieflin (Foto: Ebet Roberts, Getty Images).

Bill Rieflin, dramer yang selama kariernya telah memperkuat formasi beberapa band legendaris, yakni R.E.M., Ministry, Nine Inch Nails dan King Crimson, telah meninggal dunia pada usia 59 tahun.

Kepergian Bill Rieflin dikonfirmasi oleh sang pendiri King Crimson, Robert Fripp. Dalam sebuah postingan di akun media sosialnya, sang gitaris menjelaskan bahwa istri Bill Rieflin, Tracy, menelfonnya dengan berita tersebut. “Tracy memberi tahu Toyah (istri Fripp) dan saya bahwa hari itu sedang gelap, dan ketika Bill ‘terbang’ (meninggal), awan-awannya tampak terbuka, dan langitnya berubah menjadi warna biru selama sekitar lima belas menit. Terbanglah dengan indah, Saudaraku Bill! Hidup saya jauh lebih bermakna karena telah mengenal Anda”.

Karier Bill Rieflin dimulai di kampung halamannya di Seattle, di mana ia bermain dram dengan berbagai musisi lokal, termasuk grup punk rock The Blackouts. EP terakhir dari band itu diproduksi oleh Al Jourgensen dari Ministry, seseorang yang dikenal dekat dengan Bill Rieflin.

Setelah pembubaran The Blackouts, Al Jourgensen merekrut Bill Rieflin untuk bergabung dengan Ministry sebagai dramer. Bill Rieflin bermain dram pada album tahun 1988 milik Ministry, The Land of Rape and Honey, sebuah rilisan yang historikal dalam sejarah genre musik industrial. Bill Rieflin lanjuti perannya sebagai dramer Ministry hingga pertengahan tahun 90-an, dengan berkontribusi untuk lima proyek album penuh.

Dalam sebuah wawancara pada tahun 2011 dengan Modern Drummer, Bill Rieflin mengenang kepergiannya dari Ministry. “Ketika saya mulai bermain dengan Ministry di tahun ’86, semua musiknya sangat berbasis komputer, synthesizer, dan noise. Album-album itu cukup menarik pada saat itu, dan kami sangat senang untuk melakukannya,” ujar Bill Rieflin. “Dan kemudian Al menjadi lebih tertarik pada musik gitar rock seperti pada album Psalm 69 (1992). Saya hanya tidak tertarik dengan suara gitar rock metal; itu membuat saya bosan. Saya telah dikenal untuk mengatakan, dengan sangat bangga, bahwa tindakan terakhir saya di Ministry adalah saat saya menolak bermain dalam versi cover mereka untuk lagu ‘Lay Lady Lay’ oleh Bob Dylan, yang muncul di album Filth Pig (1996). Ketika saya meninggalkan Ministry, saya belum punya rencana saya sendiri. Kekhawatiran pertama saya adalah bagaimana cara saya keluar dari band itu. Kekhawatiran kedua saya adalah, ‘Nah, sekarang harus bagaimana?’”.

Kekhawatiran kedua Bill Rieflin tersebut ternyata merupakan serangkaian materi hebat dengan berbagai macam musisi, termasuk grup industrial asal Jerman, KMFDM, band eksperimental asal New York, Swans, dan grup folk bernama Angels of Light. Bill Rieflin juga berkontribusi pada album dobel tahun 1999 Nine Inch Nails, The Fragile.

Juga pada tahun 1999, Bill Rieflin merilis album solo debutnya, Birth of a Giant. Selama waktu inilah seorang humas memperkenalkannya kepada sang gitaris band R.E.M., Peter Buck.

“Ketika R.E.M. sedang bersiap-siap untuk mulai mengerjakan apa yang kelak menjadi album Around the Sun, saya ditanya apakah saya ingin melakukan proses rekaman selama beberapa minggu,” kenang Bill Rieflin. “Beberapa minggu itu berubah menjadi beberapa minggu lagi. Akhirnya saya diminta untuk melakukan tur Eropa, kemudian tur Amerika Serikat (AS). Lalu saya kira mereka sudah terbiasa dengan saya di sekitar mereka. Mungkin pada saat itu mereka sudah terlalu sibuk untuk mencari anggota lain”.

Meskipun dia sangat bersemangat untuk bermain dengan band tersebut, Bill Rieflin mengakui bahwa dia hanya mengetahui sedikit dengan karya musik R.E.M.. “Saya tidak tahu album-album mereka. Yang saya tahu hanya sama dengan apa yang diketahui oleh orang Amerika rata-rata yang mendengarkan radio dan sering menonton MTV. ‘Losing My Religion’ adalah pertama kalinya saya mendengarkan lagu mereka; dan itu kemungkinan besar karena video musiknya”.

Bill Rieflin kemudian berkontribusi pada tiga album terakhir R.E.M. – Around the Sun (2004), Accelerate (2008) dan Collapse Into Now (2011).

Setelah perpisahan R.E.M. pada tahun 2011, Bill Rieflin ditanya apa yang dia rindukan tentang bekerja dengan band tersebut. “Pertama dan mungkin yang paling penting, R.E.M. berisikan jenis anggota yang sangat langka dalam pengalaman saya: mereka semua adalah orang yang baik – sangat cerdas, lucu dan, secara signifikan, merupakan orang-orang paling dermawan dan berhati besar yang pernah saya temui,” ujar Bill Rieflin kepada NPR, dengan mencatat bahwa ia merindukan “banyak hal” tentang berkolaborasi dengan band itu.

Fripp, sahabat Bill Rieflin yang sebelumnya sering berkolaborasi, mengumumkan bahwa dramer itu telah bergabung dengan King Crimson pada tahun 2013. Bill Rieflin pernah melakukan tur dengan band itu dan muncul di lima album live mereka berikutnya, dirilis antara tahun 2015-2018. Dan baru-baru ini, Bill Rieflin telah absen dari King Crimson sejak dia mengambil cuti tak terbatas pada tahun 2019.

Penyebab resmi kematian Bill Rieflin belum dirilis, tetapi seorang dramer bernama Matt Chamberlain sempat men-tweet bahwa Bill Rieflin meninggal karena penyakit kanker. Bassis Nirvana, Krist Novoselic, adalah salah satu rocker yang telah memberi tribut kepada Bill Rieflin melalui Twitter.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayog
i

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Halsey

    Halsey Rilis Album Baru Pop + Alt-Rock Libatkan Dave Grohl Selain NIN

    Foto: Lucas Garrido. Halsey baru saja merilis album keempatnya, If I Can't Have Love, I Want Power melalui Capitol Records. Tepatnya pada hari Jum'at, 27 Ag

    on Aug 28, 2021
    Nine Inch Nails

    Nine Inch Nails Didapuk Sebagai Produser Album Mendatang Halsey

    Halsey / Nine Inch Nails (Foto: via Shutterstock). Nine Inch Nails (NIN) diakui sebagai legenda industrial rock dunia dengan mahakarya berbasis elektronik.

    on Jun 30, 2021
    Nine Inch Nails

    St. Vincent Cover Lagu Nine Inch Nails 'Piggy' Bareng Dave Grohl Ngisi...

    St. Vincent (David Brendan Hall), Nine Inch Nails (Lior Philips), Dave Grohl (Wiki). Tinggal hitungan hari, nama Nine Inch Nails (NIN) akan secara resmi dia

    on Nov 6, 2020
    Daniel Ek Spotify CEO

    CEO Spotify Daniel Ek Dikecam Karena Dinilai Tidak Manusiawi Terhadap ...

    CEO Spotify Daniel Ek. (Foto: via Bloomberg). Dalam banyak hal, Spotify dan layanan streaming musik serupa lainnya telah menjadi anugerah bagi pecinta musik

    on Aug 2, 2020