×
×

Search in Mata Mata Musik

Dramer Quiet Riot, Frankie Banali Tutup Usia Setelah Berjuang Lawan Kanker

Posted on: 08/22/20 at 8:00 am

Dramer Quiet Riot, Frankie Banali Tutup Usia Setelah Berjuang Lawan Kanker
Frankie Banali (Quiet Riot). (Foto: via Facebook).

Frankie Banali, dramer lawas Quiet Riot, telah meninggal setelah berjuang lama melawan kanker pankreas stadium empat. Almarhum berusia 68 tahun.

Berita tersebut dikonfirmasi oleh istri Frankie Banali, Regina, yang menulis, “Dia melakukan pertempuran 16 bulan yang penuh semangat dan penuh inspirasi hingga akhir dan terus bermain live selama dia bisa.” Pernyataannya berlanjut, “Kemoterapi standar telah berhenti bekerja dan serangkaian stroke membuat kelanjutan uji klinisnya nggak mungkin dilakukan. Dia akhirnya kalah dalam pertarungan pada pukul 19:18 tanggal 20 Agustus di Los Angeles dikelilingi oleh istri dan putrinya”.

Lahir dan dibesarkan di New York City, Frankie Banali adalah anggota terakhir dari formasi klasik era 1980-an Quiet Riot, bergabung dengan band heavy metal ini ketika mereka dibentuk kembali pada tahun 1982. Frankie tampil di total 12 album Quiet Riot, termasuk Metal Health tahun 1983, rekaman metal pertama yang menduduki puncak tangga lagu Billboard 200, sebagian besar berkat lagu cover dari Slade, ‘Cum On Feel the Noize’ yang nge-hit. Do juga berperan penting dalam menjaga kelangsungan band, membantu menyatukan kembali Quiet Riot nggak hanya sekali tetapi dua kali, pada tahun 2004 dan lagi pada tahun 2010 (setelah kematian vokalis Kevin DuBrow pada tahun 2007). Selain membuat musik dengan Quiet Riot, Frankie menjabat sebagai manajer band ini mulai tahun 1994.

Selama beberapa dekade, Frankie Banali juga menjabat sebagai dramer W.A.S.P., band heavy metal seangkatan Quiet Riot. Frankie menerima kredit di beberapa album seperti The Headless Children dari 1989 dan The Crimson Idol dari 1992. Doi juga bermain di versi 1982 dari lagu hit Billy Idol, ‘Mony Mony’.

Frankie Banali didiagnosis menderita kanker pankreas stadium empat pada awal 2019, tetapi memilih untuk nggak mau mempublikasikan berita tersebut hingga akhir tahun itu. Saat itu, dokter mengatakan doi punya waktu sekitar enam bulan untuk hidup. Frankie berbicara tentang perawatan medisnya yang melelahkan terakhir pada Juni 2020 lalu.

“Gue masih berjuang dalam pertarungan yang bagus. Guea masih menjalani kemoterapi,” katanya dalam sesi wawancaranya di acara Trunk Nation with Eddie Trunk. Frankie menambahkan, “Gue beralih ke kemoterapi yang berbeda beberapa bulan yang lalu. Dan efek samping yang satu ini cukup brutal, dan efek tersebut bertahan hingga putaran kemo berikutnya. Jadi gue seperti nggak mendapatkan istirahat selama sekitar tiga minggu, dan kemudian gue mungkin mendapatkan sekitar 10 hari libur, dan kemudian siklusnya dimulai lagi. Tapi itu bagian dari apa yang gue jalani”.

Fankie Banali meninggalkan istrinya Regina, putrinya Ashley, dan “banyak teman baik, fans yang berdedikasi, dan hewan penyelamat yang semuanya adalah keluarga,” menurut pernyataan keluarganya. “Dia adalah pendukung lawas penyelamatan hewan, juru bicara Jaringan Aksi Kanker Pankreas, dan sponsor Children International. Donasi atas namanya dianjurkan untuk Fixnation.org, Pancan.org, Children.org. Harapannya untuk semua orang adalah agar kalian menjadi pendukung kesehatan kalian sendiri untuk deteksi dini sehingga kalian dapat hidup lama dan menyelamatkan banyak hewan”.

Album terakhir Quiet Riot, Hollywood Cowboys, dirilis pada November 2019, dan menampilkan jebolan kontestan American Idol, James Durbin sebagai vokalis utama band legendaris ini.

Belasungkawa kami sampaikan kepada keluarga, teman, dan rekan band Frankie Banali selama masa sulit ini.

Tribute untuk Frankie Banali telah mengalir dari berbagai musisi rock dan metal seperti Paul Stanley, Slash, Mike Portnoy, Lita Ford, Dee Snider, Sebastian Bach, Mikkey Dee, dan masih banyak lagi.

Untuk menghormati Frankie Banali dan Kevin DuBrow, mari kita ber-sing along bersama video musik Quiet Riot ‘Cum On Feel the Noize’ di bawah ini.

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Extreme Moshpit Awards

Daftar Pemenang Penghargaan Spesial Musik Cadas: Extreme Moshpit Award...

Extreme Moshpit adalah media musik cadas Indonesia yang bergerak sejak 2007. Selain mewujudkan gerakan baru tradisi fanzine dan media di ranah musik ekstri

on Dec 3, 2020
Nick Menza

Film Dokumenter Resmi Nick Menza, Alm. Mantan Dramer Megadeth Siap Dil...

Nick Menza. (Foto: Facebook/Megadeth). Screaming Butterfly Entertainment yang berbasis di West Virginia, Amerika Serikat (AS) telah mengumumkan sebuah film

on Dec 1, 2020
AC/DC

Album AC/DC "Power Up" Debut No. 1 Chart Billboard 200 Di AS, Australi...

AC/DC. (Foto: Columbia Records). Meski terbilang rocker gaek, sengatan elektrik AC/DC tetap bervoltase tinggi terhadap blantika musik rock dunia. Legenda ha

on Nov 24, 2020
12 Kolaborasi Lagu Cover Rock & Metal Terbaik

12 Kolaborasi Lagu Cover Rock & Metal Secara Social Distancing Terbaik

Tahun 2020 memang penuh tragedi dan menyebalkan tentunya, terutama sejak dimulainya pandemi Covid-19 alias Kopad-Kopid Kagak Jelas ini, di mana seluruh sek

on Nov 23, 2020