×
×

Search in Mata Mata Musik

Dramer System Of A Down, John Dolmayan Bahas Teori Konspirasi Covid-19

Posted on: 04/6/20 at 8:00 am

John Dolmayan, dramer System Of A Down.
John Dolmayan, dramer System Of A Down. (Foto: John Dolmayan/press).

Dramer band alternative metal ikonik System Of A Down, John Dolmayan, telah ungkit beberapa teori konspirasi tentang asal-usul Covid-19 atau virus Corona, termasuk teori bahwa virus Corona awalnya dibuat di sebuah laboratorium.

Belakangan ini memang ada banyak teori konspirasi yang berkeliaran tentang bagaimana virus Corona dilepaskan, seperti teori bahwa pandemi ini adalah hoax dari Partai Demokrat untuk secara politis merusak reputasi Presiden Donald Trump atau bahwa itu adalah senjata biologis rahasia yang dilepaskan di Amerika Serikat (AS) oleh China.

Baca Juga: Vokalis System Of A Down Bikin Film Dokumenter

John Dolmayan menawarkan pemikirannya tentang sumber virus Corona dalam wawancara barunya dengan Metal Injection Livecast.

Saat berbicara tentang dampak virus Corona kepada ekonomi dan populasi AS secara keseluruhan, John Dalmayan mengatakan: “Jujur, saya pikir ada banyak hal positif yang dapat dihasilkan dari ini. Tetapi pada akhirnya, yang saya benar-benar khawatirkan adalah bahwa orang-orang akan terdampak sangat keras secara finansial. Saya tidak ingin melihat tingkat pengangguran yang tinggi. Saya memiliki bisnis yang saya jalankan. Kami memiliki 15 karyawan, dan saya melakukan yang terbaik yang saya bisa untuk membuat semua orang tetap bekerja. Itulah satu-satunya hal yang benar-benar Anda perhatikan pada saat-saat seperti ini”.

“Saya kira saya tidak cukup takut seperti orang lain tentang virus itu sendiri,” lanjutnya. “Saya merasa seperti manusia diciptakan untuk memerangi virus. Kami memiliki sistem di tubuh kami untuk memerangi virus”.

“Jika memang ada satu hal positif, dengan sangat cepat itu telah menyingkirkan banyak orang yang sedang memprotes. Jadi, saya tidak tahu. Saya selalu mempertanyakan segalanya, dan saya punya teori sendiri tentang hal-hal tertentu, dan orang kadang berpikir bahwa saya bodoh. Tapi sayi juga punya imajinasi yang besar”.

Ketika diminta untuk mengklarifikasi siapa para pemrotes yang dia maksud, John Dolmayan mengatakan: “Ya, ada banyak pengunjuk rasa di Hong Kong, di Perancis, ada juga pengunjuk rasa di Italia, Lebanon, dan Chili – ada banyak protes yang terjadi di seluruh dunia, orang menuntut perubahan dari pemerintah mereka, dan itu hanya aneh saja bahwa tiba-tiba ada virus Corona dan semua protes itu menghilang”.

“Saya menulis sebagai hobi, dan saya benar-benar mulai menulis buku komik saya sendiri yang akan keluar dalam beberapa bulan atau lebih, jadi setiap kali hal ini selesai, saya memiliki imajinasi yang aktif dan saya melihat kedalaman dalam berbagai hal dan alasan dalam hal-hal seperti itu,” tutur John. “Mungkin saya gila atau mungkin filosofi saya memiliki kebenaran di dalamnya, tetapi saya hanya berpikir bahwa ada banyak kebetulan menarik yang terjadi untuk memotivasi berbagai macam hal. Perang Dunia I dimulai demi sebuah upaya pembunuhan. Apakah orang itu dibunuh oleh orang yang menginginkan perang? Ada banyak hal yang terjadi dalam sejarah yang menarik dan sulit untuk dijelaskan”.

“Virus ini muncul dari mana? Bukan karena kelelawar dan hal-hal seperti itu,” ujar sang dramer band yang terkenal politis ini. “Orang-orang di Cina telah memakan kelelawar selama ribuan tahun”.

Saat menjelaskan teori bahwa pemerintah Cina telah memulai kampanye untuk membelokkan kewajiban dan menutup-nutupi pertanggungjawaban mereka atas wabah ini, John Dolmayan berkata: “Tidak ada yang akan dilakukan Cina dalam beberapa minggu pertama untuk menghentikan orang dari membeli dan mengkonsumsi produk asal Cina. Ini adalah teori saya – mereka lebih suka seluruh ekonomi dunia menjadi buruk daripada hanya ekonomi Cina saja, karena apa yang terjadi jika kita tidak bisa mendapatkan berbagai produk dari Cina karena ada penutupan di sana? Lalu kita akan mendapatkannya dari tempat lain, yaitu pesaing mereka, dan begitu Anda mengembangkan rantai persediaan dari tempat lain, maka orang-orang akan terbiasa bekerja dengan orang lain, mereka menjadi tidak terpaksa kembali dan bekerja dengan Cina sesudahnya”.

“Ada banyak hal politik, global, dan finansial yang harus Anda pahami,” tambahnya. “Mereka tidak peduli dengan beberapa juta orang yang sekarat. Dan saya tidak hanya berbicara tentang Cina; Saya berbicara tentang pemerintah pada umumnya. Karena mereka harus melihat ini semua seperti semacam koloni semut. Itu lebih penting bagi koloni semutnya untuk bertahan hidup daripada anggota-anggotanya sendiri, termasuk ratunya. Ini bisa dimengerti, meskipun tidak terlalu menyenangkan untuk memikirkan hal-hal seperti itu dalam konteks ini”.

Sebuah laporan baru-baru ini yang diterbitkan oleh Nature Medicine mengatakan bahwa pandemi virus Corona yang mengelilingi dunia disebabkan oleh virus alami, bukan yang dibuat di laboratorium. Sebuah penyelidikan oleh para peneliti dari Amerika Serikat, Inggris dan Australia juga menemukan virus itu mungkin telah membuat lompatan dari hewan ke manusia jauh sebelum pendeteksian pertamanya di tengah kota Wuhan di Cina.

Secara lengkap dengarkan wawancara mendalam dari sang dramer System Of A Down itu pada tautan di bawah ini.

https://omny.fm/shows/metal-injection-podcasts/metal-injection-livecast-561-automatic-logs-with-s

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Serj Tankian

    Jelang Rilis EP "Elasticity", Serj Tankian Rilis MV Lagu Utamanya Yang...

    Serj Tankian. (Foto: George Tonikian). Serj Tankian telah mengumumkan mini album alias EP solo barunya yang berjudul Elasticity. Sebelum dirilis pada 19 Mar

    on Feb 7, 2021
    System Of A Down

    System Of A Down 'Chop Suey!' Jadi MV YouTube Metal Pertama Raih 1 Mil...

    System Of A Down saat syuting video musik 'Chop Suey!'. MV (Music Video) untuk lagu klasik System Of A Down 'Chop Suey!' telah mencapai lebih dari 1 miliar

    on Nov 28, 2020
    System Of A Down

    Dua Lagu Baru System Of A Down Raup Rp 8,5 Miliar Untuk Bantu Artsakh ...

    System Of A Down (ki-ka): Daron, Shavo, John, Serj. System Of A Down (SOAD) bikin geger blantika musik rock dan metal dengan dua lagu baru pertama mereka da

    on Nov 13, 2020
    System Of A Down

    Berjuang Demi Armenia System Of A Down Akhirnya Rilis Lagu Baru Setela...

    System Of A Down. (Foto: via SOAD/Facebook). Akhirnya, inilah berita yang paling ditunggu-tunggu oleh para penggemar System Of A Down (SOAD) di seluruh duni

    on Nov 6, 2020