×
×

Search in Mata Mata Musik

Dramer Terbaik Sepanjang Masa, John Bonham Atau Neil Peart? Lars Ulrich Menjawab

Posted on: 09/19/20 at 6:30 am

Dramer Terbaik Sepanjang Masa, John Bonham Atau Neil Peart? Lars Urlich Menjawab
Lars Ulrich (Metallica). (Foto: Greg Chow/Shutterstock).

Dramer Metallica, Lars Ulrich belum lama ini menjadi bintang tamu di program “The Howard Stern Show” yang disiarkan oleh radio online SiriusXM. Saat di program yang dipandu oleh Howard Stern ini, Lars Ulrich diminta untuk mempertimbangkan kemudian memilih salah satu, siapakah di antara kedua almarhum dramer legendaris berikut ini, John Bonham (Led Zeppelin) atau Neil Peart (Rush) yang paling pantas disebut sebagai dramer terhebat sepanjang masa. Benar-benar pilihan yang sulit.

“Ini sangat sulit,” kata Lars Ulrich. “Dengar deh, gue sudah sering ditanyai pertanyaan itu, terus menerus, selama 40 tahun”.

“Gue akan memasukkan dua nama tambahan dalam daftar itu. Ian Paice dari Deep Purple adalah dramer yang sangat berbakat secara teknis, dan Phil Rudd adalah orang yang memberi AC/DC pantulan dan ayunan yang luar biasa”.

Setelah Howard Stern mengungkit “jiwa” permainan dram John Bonham, Lars mengatakan: “Lo menyebut ‘When The Levee Breaks’. Maksud gue, itu adalah (karya) klasik Bonham. Dramnya besar, menggelegar, (memiliki) ambiens. Dia nggak terlalu fokus di bagian snare dramnya. Namun dia memiliki groove-nya. Dia jelas sangat berpengaruh”.

Baca juga: Don Dokken: Lars Urlich Benar Soal Napster, Lihatlah Industri Musik Setelah Itu!

Mengenai pendapatnya tentang Neil Peart, Lars menuturkan: “Pertama kali gue bertemu Neil, itu tahun 1984. Manajer kami, Cliff (Burnstein) mengontrak Rush, dan gue memiliki pertanyaan tentang perlengkapan dram dan ini dan itu. Dia menjawab, ‘Neil suka berbicara dengan dramer yang lebih muda. Telepon Neil. Dia ingin mendengar kabar dari lo”. Dan itu seperti, ‘Hah ?!’ Gue berumur 20 tahun dengan nggak ada pot untuk dikencingi (alias mendadak kebelet kencing karena nervous -Ed.). Dan gue meneleponnya, dan kami berbicara selama 30-45 menit di telepon dan sedang mempelajari (hal-hal tentang) dram. Dan semuanya seperti dongeng. Lo nggak bisa bermain dram dan nggak menyukai Neil dan lo nggak bisa nggak menghargai dan menghormatinya”.

Ditekan oleh Howard Stern untuk segera memilih dramer favoritnya, Lars mengatakan: “Antara Neil dan antara John, nggak ada rasa nggak hormat, tapi gue harus pilih John Bonham”.

Kembali pada tahun 2017, Lars Ulrich mengatakan kepada stasiun radio Baltimore 98 Rock bahwa doi akan memilih Phil Rudd untuk mengambil alih posisi dramnya di Metallica jika doi nggak lagi bisa bermain dram di bandnya. “Dia mungkin menjadi sumber inspirasi utama dan terbesar gue ketika kami beralih dari hal-hal super-progresif, hal-hal gila setelah ‘Justice’ (album …And Justice For All -Ed.), ketika kami masuk ke ‘black album’ dan lagu-lagu ‘Load’, saat itu sedikit lebih banyak tentang pantulan dan riff dan rasa dan groove dan semua itu,” ungkap Lars. “Phil Rudd, dia adalah puncak dari piramida itu. Mendengar Phil Rudd bermain di belakang James (Hetfield), itu akan sangat keren”.

“The Howard Stern Show”, yang mengudara di kanal SiriusXM Howard 100, disiarkan langsung dari hari Senin hingga Rabu mulai pukul 7:00 pagi waktu AS. Dan lo bisa menyaksikan rekaman video siarannya bersama Lars Ulrich di bawah ini, bray.

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

AC/DC

AC/DC Kembali Berikan Sengatan Rock N’ Roll Konstan Dengan 'Shot In ...

AC/DC, courtesy of Columbia Records. Ikon rock legendaris kebangsaan Australia, AC/DC baru saja menyiarkan berita yang telah lama ditunggu-tunggu oleh para

on Oct 27, 2020
Miley Cyrus

Miley Cyrus Sedang Di Tengah Proses Rekaman Album Lagu Cover Metallica

Miley Cyrus dan Lars Ulrich (Metallica) di tengah konser tribute to Chris Cornell. (Foto: Instagram/Lars Ulrich). Bukan rahasia lagi bahwa Miley Cyrus adala

on Oct 21, 2020
AC/DC

AC/DC Resmi Comeback Dengan Formasi Klasik dan Persiapan Album Baru!

Setelah sekian lama harap-harap cemas, akhirnya harapan semua fans telah terwujud. Hell yeah, AC/DC resmi comeback dengan kejutan. Raksasa hard rock legend

on Oct 1, 2020
Cliff Burton

Legenda Cliff Burton Akan Terus Hidup Di Hati Fans Metallica Selamanya

Foto yang menjadi cover depan buku otobiografi "To Live Is to Die: The Life and Death of Metallica's Cliff Burton" oleh penulis Joel McIver dan dipublikasikan

on Sep 28, 2020