×
×

Search in Mata Mata Musik

Drum Set Klasik Peninggalan Alm. Neil Peart (Rush) Dilelang Bernilai Rp 1 Miliar

Posted on: 11/24/20 at 11:00 am

Drum Set Klasik Peninggalan Alm. Neil Peart (Rush) Dilelang Bernilai Rp 1 Miliar
Neil Peart dan dram Chrome Slingerland andalannya. (Foto: via Bonhams).

Dramer band progressive rock legendaris Rush, Neil Peart, meninggal pada awal tahun ini setelah perjuangannya melawan kanker otak. Sekarang, bagian dari sejarah musikal Neil Peart yang tercinta siap diperebutkan, yaitu salah satu drum set paling awal yang Neil miliki, Chrome Slingerland, sedang dilelang.

Baca juga: Tanpa Neil Peart, Alex Lifeson (Rush) Kehilangan Motivasi Bermain Musik

Neil Peart awalnya membeli dram dobel bass Chrome Slingerland di Toronto, Kanada pada Agustus 1974, hanya beberapa minggu setelah resmi bergabung dengan Rush. Perlengkapan yang sama digunakan oleh Neil Peart selama konser live pertamanya dengan Rush pada musim panas tahun itu di Pittsburgh.

Lebih dari sekadar instrumen di atas panggung, dram Chrome Slingerland juga sering digunakan di studio. Neil Peart memainkan dram itu pada tiga album pertamanya dengan Rush, yakni Fly by Night dan Caress of Steel tahun 1975 dan 2112 di tahun 1976. Neil juga menggunakan dram itu di album live 1976, All the World a Stage, direkam selama konser residensi 3 malam Rush di Massey Hall di Toronto.

Dram Chrome Singerland ini pensiun nggak lama setelah Rush merilis album live tersebut dan akhirnya dimasukkan sebagai bagian dari hadiah giveaway dari majalah Modern Drummer. Itu sejak berpindah beberapa tangan sebelum mendarat di rumah lelang Bonhams.

Seperti yang dicatat oleh Ultimate Classic Rock, dram Chrome Slingerland adalah bagian dari penjualan memorabilia musik Bonhams dan diperkirakan akan menghasilkan antara US$ 80.000 (sekitar Rp 1,1 miliar) dan US$ 120.000 (sekitar Rp 1,7 miliar). Lelang dimulai pada hari Senin, 23 November, dan akan berlangsung hingga 9 Desember. Jika itu hadiah Natal, maka itu hadiah yang cukup mahal, tapi itu milik Neil Peart, dan siapa yang bisa memberi label harga pada ikon rock? Ya para pengagum Neil Peart dan Rush pastinya yang bisa mengapresiasi nilai historis benda tersebut.

Sejak kepergian Neil Peart yang terlalu cepat, banyak musisi dan selebriti yang memberi penghormatan kepada sang maestro dram. Danny Carey, dramer Tool menghormatinya dalam pidato Grammy Awards, sementara penggemar fanatiknya, dramer AC/DC, Paul Rudd mengutarakan kata-katanya yang menyentuh. Bahkan Toronto Blue Jays melakukan sesuatu yang spesial untuk pahlawan yang masih satu kampung halaman dengan mereka.

Bulan lalu, penghormatan live streaming virtual didedikasikan untuk Neil Peart, menampilkan beberapa dari dramer musik rock paling beken, termasuk Chad Smith dari Red Hot Chili Peppers, Stewart Copeland dari The Police, dan Taylor Hawkins dari Foo Fighters. Musim semi berikutnya, “A Night for Neil – The Neil Peart Memorial Celebration”, sebuah acara fisik yang diselenggarakan oleh keluarganya, akan berlangsung di Ontario, Kanada.

Baca juga: Dramer Terbaik Sepanjang Masa, John Bonham Atau Neil Peart? Lars Ulrich Menjawab

Untuk informasi lebih lanjut tentang dram Chrome Slingerland, termasuk semua perlengkapannya, kunjungi situs web Bonhams. Lihat fotonya di bawah ini.

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Coheed and Cambria

    Coheed and Cambria Beri Gambaran Album Baru Via Single 'Shoulders'

    Coheed and Cambria (Foto: Jimmy Fontaine). Coheed dan Cambria kembali dengan single baru yang berjudul 'Shoulders'. Musik baru pertama mereka sejak lagu kej

    on Jul 22, 2021
    Stevi Item & Isyana Sarasvati

    Stevi Item & Isyana Sarasvati Wujudkan Proyek Lanjutan "DeadSyana"

    Isyana Sarasvati dan Stevi Item mempromosikan t-shirt Deadsyana (Foto: Instagram/Deadsquad.official). Stevi Item, sebagai pendiri dan motor utama DeadSquad

    on May 10, 2021
    Todung Panjaitan

    Todung Pandjaitan, Musisi Multi Talenta Berpulang Dengan Damai

    Musisi lawas bernama lengkap Harlal Todung Pandjaitan atau yang kenal sebagai Todung Pandjaitan berpulang ke rumah Tuhan. Todung dilaporkan anval sehari se

    on Apr 11, 2021
    Scaller

    Prog-Rocker Scaller Buka Jalan Menuju Album Baru Via 'Chaos & Order'

    Melihat grup musik yang tampil dengan konsep duo bukanlah sesuatu hal yang baru, khususnya di Indonesia. Sejak duo klasik Duo Kribo, kemudian ada duo Ratu

    on Apr 10, 2021