×
×

Search in Mata Mata Musik

Duo Arek Malang Paraya Bahas Soal ‘Tahu Diri’ Di Single Slow Rock ‘MUNDUR!’

Posted on: 11/15/20 at 10:00 am

Duo Arek Malang Paraya Bahas Soal 'Tahu Diri' Di Single Slow Rock 'MUNDUR!'

Tahun 2020 merupakan tahun yang kelam bagi seluruh orang yang ada di Indonesia. Namun dengan sedikit sisi kreatif, kelamnya tahun 2020 dapat dijadikan unit rock Paraya sebagai tahun yang produktif dalam proses pengolahan lagu dengan judul ‘MUNDUR!’.

Baca juga: The Stroots Luncurkan EP Perdana “M2/1” Yang Total Rock And Roll

Kinoyie (vokalis) yang telah membuat lagu ini sejak pada pertengahan tahun 2017. Kesibukan perkuliahan, project musik lain, serta alasan teman main yang “pas” yang menghambat untuk merampungkan lagu ‘MUNDUR!’ ini.

Pertemuan Azhar (gitaris) dengan Kinoyie pertama kali pada pada tahun 2018 di suatu acara jamming pada salah satu komunitas di kota Malang dengan nama SoundCloud Malang. Lewat jamming ini, Kinoyie sangat menyukai gaya permainan gitar Azhar yang menurut Kinoyie “tenang, langsung menikam di hati”. Melalui beberapa kali obrolan intim, Kinoyie mengajak Azhar untuk merampungkan ‘MUNDUR!’. Terlebih dalam konteks rock, Kinoyie dan Azhar memiliki referensi yang hampir sama dalam mendengarkan lagu seperti dari Theo Katzman, Aerosmith, Hyukoh, Ipang, Blackout, hingga Davyjones.

Tetapi kelanjutan project Paraya ini oleh Kinoyie dan Azhar sempat terhenti dikarenakan kesibukan masing-masing, hingga akhirnya tahun 2020 ini dimulai kembali dan rampung diselesaikan. Persamaan selera musik dalam genre rock membuat mereka memproduksi musik lebih efektif dan dalam konteks produksi lagu. Dikarenakan lokasi mereka di kota yang sama yaitu Malang, Kinoyie dan Azhar menyelesaikan ‘MUNDUR!’ dalam rentang waktu 2 hari.

Lagu ini merupakan bentuk ekspresi diri untuk mengapresiasi dan bersenang-senang dengan musik bergenre rock semasa kecil tumbuh bersama Kinoyie. Hal tersebut dikarenakan Kinoyie memiliki 2 project lain yang nggak pernah menyentuh rock, yakni LPF dan “Kinoyie, Octaroza”. Sehingga perlu untuk dia membuat ini agar terus mengingatkan kepada dirinya sendiri tentang betapa menyenangkannya musik rock, atau blues di mata dia. Sedangkan untuk Azhar, ini merupakan bentuk pembuktian di mana Azhar telah bermain musik sejak SMP melalui festival-festival sekolah hingga perkuliahan sekarang dan mayoritas waktunya sekarang dihabiskan untuk menjadi session player. Azhar ingin membuktikan bahwa doi juga layak membuat dan menghasilkan lagu yang dapat dinikmati banyak orang.

Lagu ini secara musikalitas dan lirik terasa sangat simpel dan familiar. Hal tersebut yang ingin dicapai oleh Paraya dalam lagu ‘MUNDUR!’. Lagu yang dimainkan secara akustik dengan sentuhan elektrik gitar dan dibalut oleh alunan string memunculkan perasaan sepi, sedih tapi juga melegakan disisi yang lain. Azhar mencoba mendiskusikan bentuk aransemen ini kepada Kinoyie “Blues dulu dimainkan dengan cara yang sangat simpel sekali, hanya akustik. Jadi kenapa tidak mencoba hal itu pada lagu ini? aku rasa akan cocok”.  Pada proyek Paraya ini, Kinoyie dan Azhar melibatkan Session Player yaitu Bayu Setyo Harjanto pada kibord untuk mengisi bagian bagian string pada beberapa bagian di lagu ini.

Dari segi lirik, Kinoyie mencoba lugas dalam bentuk bentuk kalimatnya. Hal itu dapat dirasakan dalam bentuk kalimatnya yang lugas, sederhana dan juga penggunaan bahasa sehari-hari. “Gue mencoba banyak sekali cara penulisan dalam bentuk mencari titik nyaman gue dalam penulisan dan pada lagu ini gue ngerasanya gue cukup untuk to the point saja”.

Meskipun keseluruhan lirik lagu ini merupakan skenario yang dibuat oleh Kinoyie, doi merasa terdapat kesamaan yang dapat di ambil dari lagu ini dan pengalaman hidup yang doi rasakan. “Semuanya, lirik lagu ini itu skenario saja. Gue punya hal lain yang nggak bisa gue ceritain sekarang, tapi gue rasa perlu untuk menuliskan perasaannya. Tapi satu hal yang perlu gue sampein yaitu kalau kita menemukan titik buntu pada suatu hal sampe itu berlainan banget sama prinsip kita sama pikiran kita dan lain lain, gue rasa mundur merupakan jalan yang baik juga kok, kadang kita terlalu terbalut emosi dan pride saja tapi itu semacam semu setelah dipikir -pikir. Lagian mundur juga bukan berarti kalah kok”.  

Terlepas dari semua itu Kinoyie dan Azhar dalam project Paraya ini, hanya ingin bersenang-senang. “Kita cuma mau have fun aja, sans, hehe. Nikmatin saja lagunya mudahan bisa jadi lagu yang menghibur kalian saja. Sekedar dimainkan di hp, laptop, atau gadget apapun dan kalau bisa tag kami hehe, sudah cukup menyenangkan buat kami. Jangan lupa buat senang-senang terus ya”.

Baca juga: PATO Putra Beri Peringatan Via ‘Sesuai Aplikasi, Ya’, Single Alt-Rock Perdananya

Ok, selamat mendengarkan ‘MUNDUR!’ dari Paraya yang inti lirik lagunya adalah “Kalau (dia) nggak suka, tinggalin! Jangan dipaksa”.

Sumber: Siaran Pers
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Gelora Saparua

    Gelora Saparua: Episentrum Sejarah Geliat Rock & Metal Indonesia

    Gelora Saparua. Sesuai namanya, Gelora adalah akronim dari Gelanggang Olahraga. Selain lapangan atletik dan taman sarana umum, salah satu tempat di dalam a

    on Jun 7, 2021
    King Gizzard & The Lizard Wizard

    King Gizzard & The Lizard Wizard Siap Rilis Album Ke-18, "Butterfly 30...

    King Gizzard & The Lizard Wizard (Foto: Jason Galea). King Gizzard & The Lizard Wizard. Yoi Australia punya nih. Setelah Tame Impala, gaya rock retr

    on May 12, 2021
    God Bless

    God Bless Ungkap Arti Rayakan 48 Tahun Karier Via Lagu 'Mulai Hari Ini...

    Tonggak awal bagi legenda hidup rock Indonesia God Bless dimulai pada tanggal 4 dan 5 Mei 1973. Pada 5 Mei, nama God Bless disepakati oleh para personelnya

    on May 5, 2021
    Greta Van Fleet

    Greta Van Fleet Patahkan Tudingan 'Rock Sudah Mati' Gene Simmons

    Greta Van Fleet / Gene Simmons (Foto: Kevin RC Wilson). Bagi para pecinta musik generasi millenial dan Z, Greta Van Fleet selama ini dielu-elukan sebagai ro

    on Apr 28, 2021