×
×

Search in Mata Mata Musik

Eks-Vokalis Of Mice & Men Austin Carlile Tersandung Kasus Pemerkosaan Berantai

Posted on: 06/12/20 at 10:30 am

Austin Carlile.
Austin Carlile.

Austin Carlile, mantan vokalis band metalcore Of Mice & Men, telah dituduh melakukan pelecehan seksual oleh seorang wanita yang mengklaim bahwa Alternative Press menyimpan sebuah cerita yang akan mengungkap berbagai dugaan pelanggaran seksualnya.

Pekan lalu, Alternative Press memuat berita tentang postingan media sosial terbaru Austin Carlile, di mana penyanyi itu berbicara tentang pandemi Covid-19 dan protes anti-rasisme saat ini. Dia mengatakan bahwa “tidak satu pun dari peristiwa saat ini terasa mengejutkan” dan bahwa Yesus akan “segera kembali”.

Setelah melihat artikel tersebut (yang sejak itu telah diturunkan), seorang wanita bernama Caitlyn Stiffler memposting surat terbuka yang panjang kepada Alternative Press, menyatakan bahwa publikasi tersebut mengubur kisah investigasi yang seharusnya melaporkan beberapa dugaan tindakan pelecehan seksual oleh Austin Carlile .

Surat itu berbunyi sebagai berikut:

Alternative Press yang Terhormat,

Ingat ketika lebih dari 15 perempuan membagikan cerita mereka kepada kalian tentang pemerkosa berantai ini? Karena aku ingat. Aku adalah salah satu dari mereka. Sekarang kalian tidak hanya ingin membagikan omong kosong NYA, tetapi kalian juga ingin meletakkan namanya di sebelah Yesus? Tidak, nggak boleh sama sekali. Itu tidak ok.

Komunitas (musik) alternative telah mengikuti kalian selama bertahun-tahun. Aku mengikuti kisah-kisah kalian dengan sangat tekun sepanjang masa SMA-ku dan menyaksikan teman-teman sesama artis aku ditampilkan oleh majalah kalian. Saat dihubungi oleh kalian untuk membagikan kisahku, dengan harapan hal itu tidak akan terjadi pada perempuan lain, itu terasa seperti mimpi. Akhirnya ada sesuatu yang bisa aku lakukan, mengingat bahwa aku diberitahu oleh penegak hukum bahwa tidak ada lagi yang aku bisa harapkan tanpa bukti fisik. Aku tidak pernah berpikir bahwa ada orang yang akan mempercayaiku atau menganggap ini serius, kemudian ada majalah kalian yang meminta kami untuk membagikannya.

Dia tidak hanya memperkosa perempuan, mungkin lebih dari yang orang tahu, dia adalah seorang pemangsa yang mencari perempuan di bawah umur dengan menggunakan posisinya di industri musik untuk melakukan itu. Dia mengancam kalian dengan tuntutan hukum dan kalian mundur. Aku mengerti, siapa juga yang ingin terlibat dalam hal semacam ini ketika kalian bisa untuk ya… tidak. Itu pilihan kalian, pilihan yang tidak dimiliki oleh kita semua. Kami tidak bisa membiarkannya dan melupakannya. Aku telah berharap bahwa kalian setidaknya akan berhenti menampilkan dia. Aku salah untuk berharap semacam itu.

Dia perlu DIBATALKAN. Keluarkan dia dari wajah anak-anak ini yang percaya bahwa dia adalah orang baik yang pantas diakui”.

https://www.facebook.com/plugins/post.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fcaitlyn.stiffler%2Fposts%2F10158443884483007&width=500

Suami Caitlyn Stiffler, Jonathan, menguatkan klaimnya, dengan mencuit/tweet, “Beberapa tahun yang lalu, setelah menyadari separah apa dampaknya, aku mengorganisir sekelompok perempuan (ADA BANYAK) yang telah diperkosa atau dianiaya secara seksual oleh Austin Carlile selama bertahun-tahun untuk diwawancarai oleh Alternative Press. Aku kenal dia secara pribadi, aku bekerja di scene (musiknya) dan aku menikahi salah satu korbannya”.

Seorang fotografer bernama Megan Thompson membagikan postingan Caitlyn Stiffler, dan menambahkan, “[Alternative Press] mengambil pernyataan dari BERBAGAI teman-temanku seperti yang ada di bawah ini dan mengubur cerita itu. Aku bekerja dengan band ini ketika dia ada di dalamnya, dan ‘tobat kepada Yesus’ tidak cocok dengan cara dia memperlakukan semua orang. Berhentilah memberinya platform jika kalian tidak akan mempercayai perempuan-perempuan ini”.

Tadi malam, Alternative Press merilis pernyataan mereka sendiri: “Karena alasan hukum mengenai tuduhan Austin Carlile, cerita itu tidak dapat berjalan sesuai kenyataannya. Sebagai staf editorial LGBTQ+ yang dipimpin oleh wanita, kami akan membuka kembali cerita ini dan menemukan jawaban yang kalian cari. Kami tidak menyarankan segala tindakannya dan cerita ini pasti AKAN didengar”.

Dan pada 9 Juni lalu, line-up band Of Mice & Men saat ini mengeluarkan pernyataan sebagai berikut:

“Kemarin untuk pertama kalinya kami mendengar sebuah artikel tuduhan yang ditulis, dan kemudian tidak jadi disebar, tentang seorang mantan anggota band kami. Individu ini sudah bukan anggota Of Mice & Men selama hampir empat tahun dan baik band, maupun tim di sekitar kami, tidak berperan dalam menahan perilisan artikel tersebut. Kami benar-benar membenci kekerasan seksual dan pelecehan dalam bentuk apa pun.

–Aaron, Alan, Tino, Phil”.

Dalam sebuah sisipan pada postingan Facebook-nya, Caitlyn Stiffler menambahkan, “Aku sebelumnya seharusnya menjelaskan kepada diriku sendiri dan untuk perempuan lainnya bahwa klaim dalam postingan ini terjadi dulu pada tahun 2007. Kalian khawatir kami tidak akan berbagi detail dengan kalian? Tidak perlu khawatir, karena kami benar-benar berniat untuk melakukan itu. Seseorang harus (berstatus) tidak bersalah sampai terbukti bersalah, dan aku ada di sini untuk memberi tahu kalian bahwa itu akan terbukti. Mengapa? Karena dia bersalah. Dia adalah seorang predator”.

Austin Carlile membentuk Of Mice & Men pada 2009 setelah memimpin band Attack Attack! Dia berpisah dengan Of Mice & Men pada akhir tahun 2016 untuk fokus kepada masalah kesehatan kronis sebagai akibat dari penyakit kelainan genetik bernama sindrom Marfan. Aaron Pauley, yang memegang bass dan vokal di Of Mice & Men pada saat itu, membanting stir untuk menjadi vokalis baru band.

Pernyataan dan posting media sosial yang dibahas sebelumnya dapat kalian lihat di bawah ini.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Heaven In

    Dari Bogor, Heaven In Muncul Dengan Single Eksplosif 'Kelam' Penghancu...

    Heaven In. (Foto: Agung Laluyan). Heaven In, band chaotic-hardcore asal Bogor, baru saja merilis single terbaru milik mereka yang diberi judul 'Kelam' pada

    on Feb 13, 2021
    Carnivored

    Wawancara CARNIVORED Tentang Kisah Di Balik "Labirin" dan Perubahan Mu...

    Carnivored. (Foto: dok. band). Tahun 2021 dibuka oleh gelegar cadas extreme metal album terbaru dari Carnivored, Labirin, yang dirilis oleh Lawless Jakarta

    on Jan 29, 2021
    Album Hard Rock & Heavy Metal Terbaik

    MataMata Musik: Top 20 Album Hard Rock & Heavy Metal Terbaik Tahun 202...

    Meski 2020 merupakan tahun paling bangsat bagi 99% populasi manusia di Bumi (1% lagi yang nggak kena dampak kehancuran, yang berpesta di atas penderitaan j

    on Dec 31, 2020
    Akbar Haka

    Akbar Haka (KAPITAL) Lampiaskan Kemuakan Via 'Stereotype', Single Debu...

    Akbar Haka, frontman band metalcore dari belantara Kalimantan Timur, KAPITAL seperti nggak pernah kehabisan energi untuk merilis sebuah karya musik monumen

    on Dec 30, 2020