×
×

Search in Mata Mata Musik

EP 'Session Two' A Curious Voynich Menggeber Post-Hardcore Yang Eksploratif

Posted on: 01/16/20 at 7:01 pm

A CURIOUS VOYNICH
A Curious Voynich (Foto: ACV)

A Curious Voynich, kuintet post-hardcore asal Bogor, 25 Desember 2019 lalu telah merilis mini album terbaru mereka yang berjudul Orbis Alius: Season Two dalam format digital. Mini album terbaru ini merupakan kelanjutan dari maxi-single Orbis Alius: Season One yang dirilis tujuh bulan lalu di gelaran Record Store Day Indonesia 2019. Seri Orbis Alius merupakan sebuah rilisan dwilogi yang menjadi simbolisme proses transisional A Curious Voynich dalam bermusik.

Sebelumnya Gustmar Helmy (vokal), Dito Buditrianto (gitar/vokal), Indra Julianto (gitar), Rifal (bass), dan Adith (dram), berhasil mencuri perhatian scene hardcore/punk lokal melalui debut mini album The Encryption Of Secret Messages yang dirilis pada 2013 lalu. Setelah melakukan satu kali pertunjukan sebagai band pembuka di gelaran tur Kids On The Move (Malaysia) di Bogor, ACV kemudian memutuskan untuk hiatus. Enam tahun berselang, kini ACV telah merampungkan dwilogi yang mereka bangun.

Berjeda tujuh bulan dari Season One, Orbis Alius: Season Two terdengar masih sangat mewakili warna musik ACV sejak awal terbentuk. “Agresivitas di mini album pertama masih kami terapkan seperti di lagu ‘Evil Come, Eil Go’, tapi dari segi warna dan pemilihan sound akan semakin meluas,” tutur Dito. Dito juga mengatakan bahwa perubahan dan transisi yang terjadi di dalam ACV berjalan secara organik dalam jenjang waktu yang tidak begitu lama, “Transisinya lumayan cepat, karena kita lebih banyak melakukan sesi jamming, jadi prosesnya tidak begitu rumit,” tambah Dito.

Gustmar kemudian menambahkan bahwa pembaruan dan semangat untuk eksplorasi merupakan formula ACV saat ini untuk menghasilkan karya yang lebih relevan. “Memang akan terdengar melenceng, tapi kami memang sudah bersepakat untuk memperluas wilayah musikal dari ACV,” ujar Gustmar.

Cover album ‘Orbis Alius: Season Two’ milik A Curioys Voynich

Sama seperti pada Orbis Alius: Season One, pada mini album berisi tiga buah lagu ini ACV masih mengintegrasikan musik post-hardcore dengan corak gitar bertekstur ala 90’s indie rock, agresivitas alternative metal, etos serta semangat hardcore/punk, dan lirik yang banyak bercerita tentang perasaan kehilangan dan pertanyaan terhadap perasaan tersebut kepada diri sendiri. Menggaet Yos Bonar (vokalis dan gitaris Life Cicla/Good Enough) sebagai produser, proses rekaman dari Orbis Alius: Season Two dilakukan di Amplop Records Bogor pada bulan Agustus-November 2019. ACV juga menggandeng Denis Heryanto Arham dari kolektif Gerakan Seni Rupa Bogor dan Nonplussed untuk mengerjakan artwork dari Orbis Alius Season Two. Tidak hanya itu, Rian Pelor (Rimauman Music) dan Pramedya Nataprawira (Agordi Club) juga didapuk untuk menulis liner notes bagi mini album kedua mereka ini.

Walaupun bisa didengarkan secara terpisah dengan Orbis Alius: Season One, Orbis Alius: Season Two tetap menjadi potongan puzzle terakhir yang menjadi transisi menuju perilisan album perdana mereka pada 2020 nanti dan merupakan bagian utuh dari dwilogi Orbis Alius yang berkesatuan. Kembali siapkan diri untuk menyelami dua sisi berbeda dari ACV melalui Orbis Alius, perjalanan transisional menuju dunia yang agresif dan melankolis, a one way ticket to the tales and myths of melancholy.

Orbis Alius Season Two dirilis secara digital oleh Hujan! Rekords bertepatan dengan perayaan Natal (25/12/2019) dan bisa didengarkan atau diunduh melalui platform streaming musik seperti Spotify, Deezer, Joox, Apple Music, iTunes, dan Tidal.

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Yungblud & Oli Sykes

Bring Me The Horizon Luncurkan MV ‘Obey’, Lagu Kolabnya Dengan Yun...

Yungblud dan vokalis BMTH, Oli Sykes. (Foto: Haris Nukem). Bring Me The Horizon (BMTH) telah merilis lagu baru berjudul ‘Obey’ yang menampilkan sang fro

on Sep 4, 2020
Knuckle Bones

Knuckle Bones Kembali Kasih "Surprise" Lewat 'No Place to Hide', Singl...

Knuckle Bones, 2020. (Foto: The Golden Legacy). Bagi yang sudah mengenal Knuckle Bones mungkin bakal mendapat "surprise" setelah mendengar beberapa single r

on Aug 24, 2020
Vern Rumsey (Wound)

Bassis Unwound dan Household Gods, Vern Rumsey, Meninggal Dunia

Vern Rumsey. (Foto: via Twitter Numerogroup). Vern Rumsey, bassisnya band post-hardcore/alternative rock tahun 1990-an Unwound telah meninggal dunia menurut

on Aug 9, 2020
Sleeping With Sirens

Sleeping With Sirens Rilis Lagu Baru ‘Talking To Myself’ Yang Rada...

Sleeping With Sirens. (Foto: Sarah Louise Bennett). Sleeping With Sirens akan merilis edisi deluxe dari album tahun 2019 mereka How It Feels To Be Lost, den

on Jul 26, 2020