×
×

Search in Mata Mata Musik

Eric Clapton Tangannya Mati Rasa 2 Minggu Pasca Divaksin AstraZeneca

Posted on: 05/16/21 at 1:00 pm

Eric Clapton Tangannya Mati Rasa 2 Minggu Setelah Divaksin AstraZeneca
Eric Clapton (Foto: via Facebook).

Eric Clapton belum lama ini dikabarkan gusar dengan vaksin Covid-19. Gitaris legendaris ini merinci pengalaman saat kesehatannya “kacau” setelah menerima vaksin Covid-19. Om Eric menyalahkan propaganda yang melebih-lebihkan keamanan vaksin dalam sebuah surat terbuka kepada seorang arsitek dan aktivis anti-lockdown, Robin Monotti Graziadei. Robin membagikan surat tersebut di Telegramnya atas izin sang gitaris.

Baca juga: Phoebe Bridgers Anggap Karya Musik Ciptaan Eric Clapton Sangat Medioker

Seperti dilansir dari laman Rolling Stone, Selasa, 17 Mei, dalam surat itu Clapton mengatakan bahwa doi takut dirinya enggak bisa memainkan gitar lagi akibat efek samping setelah vaksinasi Covid-19. Pria 76 tahun berkebangsaan Inggris itu mengalami kondisi tangan yang seperti membeku usai mendapat suntikan vaksin dosis kedua.

Clapton menyebut pengalamannya menerima vaksin AstraZeneca (AZ) sebagai bencana. Mantan personel band Cream itu mendapat vaksin dosis pertama pada Februari 2021, dua bulan setelah doi dan Van Morrison merilis ‘Stand and Deliver’, lagu yang memprotes lockdown di Inggris.

Reaksi Parah Setelah Disuntik Vaksin AstraZeneca

“Saya mendapat suntikan AZ pertama dan langsung mengalami reaksi parah yang berlangsung 10 hari, saya akhirnya sembuh dan diberitahu bahwa itu akan menjadi 12 minggu sebelum yang kedua,” tulis Clapton dalam surat yang dibagikan ke Telegramnya Robin Monotti.

Enam minggu kemudian Clapton mendapat suntikan vaksin AstraZeneca kedua, tetapi dengan lebih sedikit pengetahuan tentang bahayanya. Reaksinya ternyata sangat buruk, tangan dan kakinya terasa membeku, mati rasa, dan terbakar, hampir enggak bisa digerakkan selama dua minggu.

Clapton khawatir enggak akan bisa bermain gitar lagi. Sebelumnya, doi juga menderita neuropati perifer dan seharusnya enggak pernah mendekati jarum, namun vaksin disebut aman-aman saja untuk semua orang sehingga Clapton enggak ragu divaksin.

Pemerintah Inggris menjelaskan efek samping vaksin AstraZeneca berkisar antara ringan hingga sedang dan diperkirakan hilang setelah beberapa hari. Ada sejumlah efek samping yang dikategorikan paling enggak umum dan yang mengalaminya harus segera melapor.

Efek itu termasuk sakit perut, pusing, kehilangan nafsu makan, pembesaran kelenjar getah bening, keringat berlebih, kulit gatal, dan ruam. Belum diketahui apakah ada pasien lain di Inggris atau negara lain yang merasakan efek samping dari vaksin serupa Clapton.

Baca juga: Pentolan Metallica Skeptis Soal Vaksin, Dari Kecil Tidak Pernah Divaksin

Eric Clapton Musisi Rebel

Musisi gaek yang masuk daftar “100 Greatest Guitarists of All Time” versi Rolling Stone itu dikenal kerap bersikap skeptis terhadap peraturan Covid-19. Doi mengaku telah menjadi pemberontak sepanjang hidupnya, melawan tirani dan otoritas nan arogan.

Bagaimanapun, Clapton juga mendambakan persahabatan, kasih sayang, dan cinta, meski doi dihina dan dicemooh untuk lirik lagu ‘Stand and Deliver’. Hadirnya lagu itu juga membuat kasus pernyataan rasis dan xenofobia Clapton di masa silam kembali mencuat.

Pada konser tahun 1976, Clapton yang sedang mabuk meminta penonton “asing” mengangkat tangan dan menyuruh mereka meninggalkan area konser. Doi melanjutkan dengan kata-kata kasar tentang “menjaga Inggris tetap putih” dan mengaku dulu suka mengonsumsi obat bius dan kini rasis.

Clapton sudah meminta maaf atas komentar tersebut. Menyusul perilisan film dokumenter tentang hidupnya, Life in 12 Bars, Clapton mengatakan penyebab semua ucapan tersebut adalah kecanduan narkoba dan alkohol, dikutip dari laman Los Angeles Times, Selasa, 18 Mei.

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Lollapalooza

    Lollapalooza Festival Sediakan 1.200 Tiket Gratis Bagi Yang Mau Divaks...

    Crowdsurfing di Lollapalooza 2019 (Foto: Erika Goldring/FilmMagic). Lollapalooza, salah satu festival musik dan seni terbesar di Amerika Serikat (AS) sedang

    on Jun 12, 2021
    Konser Punk

    Konser Punk Di AS Jual Tiket $18 Buat Tervaksinasi, $1000 Yang Belum

    Crowd di sebuah Punk Rock Show (Foto: Melinda Oswandel). Konser punk yang satu ini termasuk hal yang baru. Seorang promotor konser di Florida, Amerika Serik

    on May 30, 2021
    James Hetfield

    Pentolan Metallica Skeptis Soal Vaksin, Dari Kecil Tidak Pernah Divaks...

    James Hetfield (Foto: Tim Mosenfelder/Getty Images). Ketika industri konser mulai terbuka lagi, pentolan Metallica, James Hetfield mengakui doi "sedikit ske

    on May 8, 2021
    Industri Hiburan

    Surat Terbuka Untuk Presiden Jokowi Tentang Lumpuhnya Industri Hiburan

    JogjaROCKarta Festival, salah satu ikon industri hiburan kota Yogyakarta. (Foto: dok. Rajawali Indonesia). Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat. Setahun

    on Mar 3, 2021