×
×

Search in Mata Mata Musik

Fans K-pop Bersatu Demi Ambil Alih Tagar ‘White Lives Matter’ di Twitter

Posted on: 06/5/20 at 6:30 am

K-poppers.
Die-hard fans K-pop alias K-poppers. (Foto: Michael Buckner/Rolling Stone/Shutterstock).

Tagar #WhiteLivesMatter mungkin telah menyebabkan kebingungan di Twitter pada hari Rabu lalu, setelah fans K-pop mengambil alih topik yang secara aneh sedang trending itu dengan merecoki tagarnya melalui berbagai fancams dan meme dari artis favorit mereka.

Baca juga: The Weeknd Ajak Major Label Donasi Besar-Besaran Untuk Melawan Rasisme

Upaya solidaritas ini secara efektif menenggelamkan pesan ngawur supremasi orang kulit putih yang kemungkinan besar akan disebarkan oleh sang penyelenggara tagar. Para penggemar K-pop membanjiri tagar itu dengan mempromosikan grup K-pop favorit mereka, sambil juga menghubungkan berbagai organisasi dan pesan anti-rasis dalam postingan mereka.

Gagasan untuk pengambilalihan topik trending hari Rabu itu berasal dari tindakan serupa selama akhir pekan lalu, ketika para fans K-pop membanjiri aplikasi “iWatch Dallas” milik Departemen Kepolisian Dallas di Amerika Serikat (AS) dengan berbagai fancam dan foto. Kepolisian Dallas telah mengklaim bahwa mereka menggunakan aplikasi untuk memantau “aktivitas ilegal selama aksi protes”, tetapi banyak warga mengeluh bahwa departemen itu sebenarnya menggunakan aplikasi tersebut untuk “cepu (mengadu)” terhadap para pengunjuk rasa. Para fans K-pop menjawab permintaan polisi untuk video para pelaku protes dengan mengirimkan mereka video buatan sendiri dari berbagai artis Korea favorit mereka yang sedang tampil di panggung.

“Gagasan untuk nge-spam berbagai jenis tagar supremasi kulit putih ini berasal dari gagasan spamming pada aplikasi Departemen Kepolisian Dallas,” ujar pengguna Twitter bernama “Lovely Doya”, seorang penggemar BTS dan ONEUS yang berusia 17 tahun dari California, AS.

“Kami melakukannya untuk melindungi orang-orang yang hadir dalam protes karena fans K-pop setuju bahwa mereka tidak pantas ditangkap karena berkumpul untuk memperjuangkan keadilan. Karena rencana ini berhasil, kami menyadari itu akan berhasil dengan hal-hal lain seperti mengubur tweet supremasi kulit putih yang penuh kebencian dalam tagar mereka sendiri”.

Baca juga: LL Cool J Secara Emosional Nge-Rap Tentang Rasisme dan Kematian George Floyd

Bagi Sarah Jimenez, penggemar BTS dan MONSTA X berusia 20 tahun dari California, AS, pengambilalihan media sosial adalah cara bagi komunitas K-pop untuk menyatukan sesuatu yang positif, ambil juga menyangkal stereotip pada umumnya tentang citra fandom.

“Orang-orang berpikir bahwa kadang-kadang kita memulai trend #isoverparty (mengkritik dan menjatuhkan seleb yang kontroversial) bodoh itu karena para K-popper hanya menginginkan views untuk fancam mereka, atau bahwa kita bahkan tidak tahu tagar itu tentang apa [dan bahwa] kita hanya ingin cari perhatian, tetapi itu adalah kesalahpahaman”, ujar Sarah Jimenez menjelaskan. “Pada beberapa momen, ketika kami tidak suka alasan kenapa tagar itu viral, kami bersatu dan sengaja mengirim spam untuk mengambil alih (topiknya), seperti yang terjadi pada tagar ini”.

Penggemar K-pop telah dikenal karena kegigihan mereka dalam membela grup K-pop favoritnya, mereka telah bersatu dengan cara mereka menggunakan suara mereka hari ini, menawarkan contoh yang lebih empatik dari “kultur stan (penggemar berat)” secara online.

“Beberapa akun besar telah berhenti memposting tentang idola mereka (artis favorit) dan mulai memposting tentang gerakan Black Lives Matter sebagai gantinya,” ujar Sarah Jimenez. “Para akun mengambil keuntungan dari platform mereka yang sudah besar untuk memberikan tautan ke artikel yang menjelaskan di mana kita dapat menyumbangkan dana, dan membuat jalinan pesan tentang apa yang bisa kita lakukan untuk membantu para pengunjuk rasa”.

“Komunitas K-pop juga telah mulai menyensor nama-nama idolanya [di cuitan/tweet mereka agar kami tidak membuat mereka trending seperti yang biasa kami lakukan secara tidak sengaja,” ujar Sarah Jimenez. “Kami ingin tagar Black Lives Matter terus trend di nomor satu [daripada para artisnya]”.

Bagi “Lovely Doya”, yang menolak menyebutkan namanya tetapi mengidentifikasi dirinya sebagai orang Meksiko-Amerika, mengatakan bahwa berpartisipasi dalam pengambilalihan #WhiteLivesMatter pada hari Rabu (yang secara cepat ikut nge-spam tagar #WhiteOutWednesday) muncul secara alamiah baginya dan ribuan orang lain yang telah membantu mengubur pesan rasis dan maksud asli dari tagar tersebut.

“Meskipun penggemar K-pop menggunakan metode yang sangat unik dan menarik, kami menunjukkan dukungan kami dengan cara ini karena media sosial adalah keahlian kami dan kami tahu kami memiliki kemampuan untuk membuat berbagai hal menjadi trend dengan mudah,” tuturnya.

“Sangat penting untuk menunjukkan dukungan karena gerakan BLM adalah tentang membawa keadilan bagi semua nyawa tidak berdosa yang hilang di tangan petugas polisi rasis. Ini adalah sesuatu yang aku dan para penggemar K-pop lainnya, yang tidak terhitung jumlahnya, percaya, karena banyak dari kita, termasuk aku, adalah POC (People of Colour alias orang dengan kulit berwarna). Pada akhirnya, kita adalah manusia sebelum kita menjadi seorang stan K-pop,” pungkasnya.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

V BTS dan Alicia Keys

V (BTS) dan Alicia Keys Diduga Beri Kode Untuk Kolaborasi Mendatang Me...

Alicia Keys dan V (BTS). Popstar Alicia Keys baru-baru ini menggunggah cuplikan video pendek lagu cover BTS di Twitter yang tentu saja bikin para penggemarn

on Nov 27, 2020
30 Peringkat Keseluruhan Idol K-Pop Populer November 2020

30 Peringkat Keseluruhan Idol K-pop Paling Populer Edisi Bulan Novembe...

30 peringkat keseluruhan idol K-pop paling populer edisi bulan November 2020. The Korean Business Research Institute telah mengungkapkan peringkat reputasi

on Nov 23, 2020
30 Peringkat Keseluruhan Grup K-Pop Populer November 2020

30 Peringkat Keseluruhan Grup K-pop Paling Populer Edisi Bulan Novembe...

30 peringkat keseluruhan grup K-pop paling populer edisi bulan November 2020. The Korean Business Research Institute telah mengungkapkan peringkat reputasi

on Nov 23, 2020
30 Peringkat Anggota Girlband K-pop Populer November 2020

Inilah Urutan Peringkat Reputasi Brand Anggota Girlband K-Pop Bulan No...

Urutan peringkat reputasi brand anggota girlband K-pop bulan November 2020. The Korean Business Research Institute telah mengungkapkan peringkat reputasi br

on Nov 22, 2020