×
×

Search in Mata Mata Musik

Father John Misty Menukar Humor dengan Patah Hati di God’s Favorite Customer

Posted on: 11/6/18 at 5:05 pm

Album yang sangat jujur menyusul I Love You, Honeybear dan Pure Comedy

Oleh Steven Edelston (Consequence of Sound)

Intisari: Alter ego Josh Tillman, Father John Misty, memulai pencarian jati dirinya dan mencemooh dunia di album Pure Comedy, namun demikian, ia hampir kehilangan wanita yang didapatnya di sepanjang album I Love You, Honeybear. Kejadian ini pun menjadikannya patah hati, hampir gila, dan tersesat di saat ia berusaha menemukan jalan pulangnya.

Plus: God’s Favorite Customer adalah karyanya yang tersingkat sejauh ini, jarang sekali keluar dari keseluruhan narasi album ini. Dengan panjang yang hampir setengah dari durasi album Pure Comedy, Tillman lebih gamblang bercerita tentang sisi buruk percintaan dengan detail yang lengkap dan menunjukkan apa yang terjadi ketika semuanya tidak berjalan semestinya. Seperti biasa, lirik-liriknya yang sangat blak-blakan menjadi yang paling mendalam: “Does everybody have to be the greatest story ever told?” tanyanya di akhir lagu “Disappointing Diamonds Are the Rarest of Them All”.

Minus: Dalam sebagian besar usahanya menghilangkan sikapnya yang sangat sarkastis, God’s Favorite Customer kehilangan banyak selera humor yang menjadi ciri khas Misty. Meski tidak ada yang cukup mendekati sifat ‘self-referential’ dari lagu “The Night Josh Tillman Came to Our Apartment” atau “Leaving LA”, di mana Tillman seolah mencela dirinya sendiri, masih ada bekas-bekas humor dalam lirik-lirik di album ini, terutama di lagu “The Palace” (“Last night I wrote a poem/ Man, I must’ve been in the poem zone” dan “Maybe I’ll get a pet, learn how to take care of somebody else/ Maybe I’ll name him Jeff”). Kejenakaan Tillman yang luwes adalah apa yang pernah membedakannya dari penyanyi-penulis lagu lainnya, tapi di album keempatnya ini, tujuannya membuat lagu-lagu yang lebih singkat dan padat justru menghilangkan absurditas khasnya.

Kesimpulan: Father John Misty adalah karakter yang suka bermain wanita, selalu mabuk, dan secara umum menjengkelkan yang semula dibuat oleh Tillman sebagai alat penulisan lagu untuk albumnya di tahun 2012, Fear Fun. Tetapi dalam tiga rilisan terakhirnya, semakin sulit membedakan antara Tillman dan alter ego-nya, terlebih di album God’s Favorite Customer ini, penggambaran yang sangat jujur tentang masalah perkawinan Misty – dan kemungkinan Tillman juga, yang memuncak saat ia harus tinggal di hotel selama dua bulan, ditandai dengan penggunaan narkoba yang terus menerus, pemikiran yang tidak sehat, dan kecenderungan menyakiti diri sendiri.

Bagaimanapun juga, Tillman yang kelelahan ini menarik dirinya keluar dari – apa yang disebutnya – “kesialan” untuk merangkai album yang sangat keren ini yang diproduksi oleh Jonathan Rado dengan bantuan dari Natalie Mering dari Weyes Blood. Hasil akhirnya pun memperlihatkan Misty yang berada dalam kondisi paling putus asa dan patah hati,  menciptakan album yang ‘mundur’ dibandingkan I Love You, Honeybear dan Pure Comedy yang tidak cukup menyentuh klimaks tertinggi dari album-album sebelumnya, namun terbawa cukup jauh ke balik penulisan lagu yang jujur.

Lagu Utama: “The Palace”, “God’s Favorite Customer”, dan “Disappointing Diamonds Are the Rarest of Them All”

Sumber: https://consequenceofsound.net/2018/05/father-john-misty-album-review-gods-favorite-customer/

Posted on May 22, 2018, 2:00 am

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Jason Ranti

Ulasan Album: Sekilas Info - Jason Ranti

“Iwan fals tak perlu cemas lagi karena (dirinya) telah teregenerasi,” cetus seorang warganet di kolom komentar Youtube. Baca Juga: 3 Musisi 3 Kota Berka

on Sep 3, 2019
Jamie Aditya

Ulasan Album: LMNOPOP! - Jamie Aditya

Do you have soul? Oleh: Rio Tantomo. Terakhir kali saya berbincang dengan Jamie Aditya, dia mengaku mengidap Attention Deficit Hyperactivity Disorder (

on Sep 2, 2019

Ulasan Album: Grayscale-Diskoteq

Diskoteq, pertama mengetahui mereka lewat seorang teman. Dalam bayangan saya, Diskoteq adalah band elektronic disco yang sarat dengan keribetan perkabelan sana

on Aug 20, 2019
Ulasan Album" The Sailor-Rich Brian

Ulasan Album: The Sailor-Rich Brian

Rich Brian atau Brian Imanuel Soewarno di tahun ke-19 hidupnya; melepas ‘Chigga’-nya dan tidak lagi mencari kontroversi demi jumlah klik di Youtube. Ol

on Aug 14, 2019