×
×

Search in Mata Mata Musik

Album Internasional Rayakan 10 Tahun di Mei 2019!

Posted on: 05/16/19 at 9:00 am

Karena 10 tahun berlalu dengan sangat cepat!

Baca Juga: Travis Rayakan 20 Tahun Album The Man Who

Waktu selalu berjalan, dan sering tanpa disadari 10 tahun terlewati lagi. Tapi, seiring waktu, rasanya tetap menyenangkan untuk sejenak melihat ke belakang, yaaa, anggap saja untuk lebih mempersiapkan masa depan.

Salah satu ‘pengingat’ yang paling ngena adalah rilisan-rilisan musik yang rasanya seperti baru kemarin dikeluarkan, tapi ternyata sudah berumur satu dekade. Kalau di antara kalian ada di waktu album-album tersebut diluncurkan, selamat, kalian sudah bertambah tua satu dekade!

Berikut adalah 10 album internasional pilihan kami yang diluncurkan 10 tahun lalu, beberapa berhasil menjadi rilisan yang menua dengan baik, ibarat anggur, dan sayangnya ada juga yang tenggelam karena (akhirnya) kalah pamor seiring berjalannya waktu.

Selamat menikmati kapsul waktu dari kami!

Actor

St. Vincent

4 Mei 2009

4AD
Actor, album kedua milik Annie Clark atau yang lebih dikenal dengan nama panggung St. Vincent.

Saat itu, Annie Clark memang sedang tenggelam di antara scoring musik film-film Disney dan Woody Allen, sampai memberikan pengaruh yang besar untuk album keduanya ini. Untuk menghindari kebuntuan ketika menggarap Actor, Annie Clark menonton ulang film-film tersebut tanpa menghidupkan suaranya dan membuat musiknya sendiri untuk mengiringi adegan-adegan favoritnya di GarageBand. Setelah selesai dengan komposisi musiknya, baru dia tambahkan lirik dan vokal. Menarik ya?

Cause I Sez So

New York Dolls

5 Mei 2009

Atco Records
Cause I Sez So, Album keempat New York Dolls yang kembali diproduseri oleh Todd Rundgren.

Kalau hanya ada satu influence untuk album keempat New York Dolls ini, itu adalah Rolling Stones. Sejak kematian Johnny Thunder, gaya bermusik band yang sempat menyatakan bubar ini sepertinya tidak mampu meraih penggila punk yang awalnya memuja mereka. Walaupun hanya berhasil bertengger di peringkat 159 di Billboard 200, album ini masih disebut sebagai salah satu album New York Dolls yang patut didengar pada waktu itu.

21st Century Breakdown

Green Day

15 Mei 2009

Reprise Records
21st Century Breakdown Green Day
21st Century Breakdown milik Green Day yang diproduseri oleh Butch Vig.

Merupakan album pertama Green Day yang diproduseri oleh Butch Vig, pemain drum Garbage dan produser salah satu album paling besar sepanjang sejarah musik, Nevermind. Album penerus American Idiot ini berhasil bawa Green Day tempati posisi puncak di tangga lagu di Amerika Serikat dan Britania Raya dan berhasil mengantongi Best Rock Album di Grammy Awards tahun 2010. Per akhir tahun 2010, 21st Century Breakdown kantongi empat juta penjualan di seluruh dunia.

Baca Juga: Billie Joe Armstrong Sedang Garap Album Baru Green Day

Manners

Passion Pit

15 Mei 2009

Frenchkiss Records & Columbia Records
Manners, debut album studio Passion Pit.

“The Reeling” berhasil menjadi salah satu lagu wajib banyak orang setelah peluncurannya, penggemar electropop pada khususnya. Walau banyak ulasan musik yang menyebutkan album ini tidak terlalu istimewa, tapi Passion Pit bisa dibilang berhasil mendapatkan tempat di industri musik lewat debut album studionya ini. Menurut saya, keunggulan Manner adalah pada komposisi musiknya yang memang luar biasa catchy disertai dengan kualitas produksi yang terjaga dengan sangat baik.

Journal for Plague Lovers

Manic Street Preachers

18 Mei 2009

Columbia Records
Sampul album Journal for Plagues Lovers milik Manic Street Preachers sempat undang kontroversi.

Berisikan 13 lagu yang semua liriknya ditulis oleh Richey James sebelum dia menghilang sekitar tahun 1995 dan dikabarkan meninggal dunia pada November 2008. Journal for Plague Lovers dirilis dengan menyertakan beberapa halaman dari jurnal harian yang biasa digunakan oleh Richey semasa hidupnya. Sampul album ini sempat mengundang kontroversi, namun berhasil menjadi salah satu sampul album vinyl terbaik.

Relapse

Eminem

15 Mei 2009

Aftermath, Interscope & Shady
Relapse milik Eminem diluncurkan setelah rapper ini mengalami masalah kecanduan pil tidur.

Merupakan album yang dirilis setelah Eminem menarik diri dari panggung musik selama empat tahun karena writer’s block dan kecanduan pil tidur. Relapse juga merupakan album yang mengembalikan Slim Shady, alter-ego rapper berusia 46 tahun ini.

Monoliths & Dimensions

Sunn O)))

18 Mei 2009

Southern Lord Records
Monoliths & Dimension dikerjakan selama dua tahun oleh Sunn O)))

Album keenam milik unit drone doom ini dikerjakan selama dua tahun dan menampilkan banyak kolaborasi dengan musisi handal, seperti komposer Eyvind Kang, Dykan Carlson dari Earth dan pemain trombon, Julian Priester. Salah satu lagu yang terdapat di album milik Sunn O))) yang berjudul “Alice” didedikasikan untuk Alice Coltrane yang meninggal tahun 2007 silam.

Préliminaires

Iggy Pop

25 Mei 2009

Astralwerks & Virgin Records
Di album ini, Iggy Pop terinspirasi dari sebuah novel Prancis.

Album ke 15 yang baru dirilis di Amerika Serikat pada 2 Juni 2009 ini terinspirasi dari sebuah novel Prancis karya Michel Houellebecq  yang memang sedang menjadi bacaan Iggy Pop di masa itu. Préliminaires merupakan album yang tidak terlalu rock-oriented dan malah menyuguhkan elemen-elemen jazz yang cukup kental.

Wolfgang Amadeus Phoenix

Phoenix

25 Mei 2009

V2 & Glassnote
Lewat Wolfgang Amadeus Phoenix, Phoenix jangkau penikmat musik yang lebih mainstream.

Dengan album keempatnya ini, Phoenix sentuh penikmat musik mainstream. Walaupun terbilang cukup lamban menapaki tangga lagu pada masa itu, tapi akhirnya album ini berhasil menempati Top 10 di beberapa tangga lagu di tahun 2010, dan berhasil membuat unit indie pop Prancis ini menjadi penerima Best Alternative Music Album di Grammy Awards 2010.

Veckatimest

Grizzly Bear

26 Mei 2009

Warp Records
Veckatimest berhasil kantongi sertifikat emas dari Independent Music Companies Association.

Masuk sebagai salah satu album yang paling banyak dinantikan tahun 2009, Grizzly Bear buktikan kalau album mereka tersebut memang patut dinantikan dengan menyajikan suguhan chamber pop yang lebih luas. Selain termasuk di buku 1001 Albums You Must Hear Before You Die terbitan 2011, album ini juga berhasil kantongi sertifikat emas dari Independent Music Companies Association karena berhasil menjual setidaknya 100.000 salinan di Eropa.

Keterangan Foto Utama: Album internasional yang rayakan 10 tahunnya di bulan Mei 2019. (Foto: Wikipedia)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Eminem

Lagu Eminem yang Memihak Chris Brown dalam Kasus Rihanna Bocor

Lagu berjudul “Things Get Worse” konon direkam untuk album Eminem di 2009, Marshall Mathers Baca juga: Rekaman Master Eminem ‘Selamat’ dari Kebakara

on Nov 12, 2019
Kanye West

Kanye West Tandingi Beberapa Rekor Eminem dengan Album Baru

Kanye West kembali berada di puncak Billboard 200 minggu ini dengan album gospel pertamanya, Jesus Is King, yang menembus chart dan mengeklaim tempat tertingg

on Nov 8, 2019
Green Day

Green Day Hadirkan Nuansa Festival di MTV EMAs 2019

Rocker veteran Green Day membawakan “Father of All…” dan “Basket Case” saat menjadi penampil utama di MTV World Stage di Sevilla, Spanyol, sebelum ma

on Nov 6, 2019
Green Day

Green Day Siap Rilis Father of All Motherf*ckers Februari 2020

Album studio ke-13 dari band punk rock ini hadir menjelang tur besar-besaran mereka dengan Weezer dan Fall Out Boy Baca juga: Green Day Rilis Buku Pertaman

on Oct 4, 2019