×
×

Search in Mata Mata Musik

The Man Who, Roket Cepat Travis di Panggung Britpop!

Posted on: 07/22/19 at 7:45 am

The Man Who membuktikan sebagian besar karya Travis sesuai dengan perkembangan zaman dan berhasil membawa band ini ke ranah mainstream.

Good Feeling, debut album Travis, yang dirilis pada 1997, menjadi pengisi yang tepat di saat Britpop sedang menurun. Diproduseri oleh Steve Lillywhite, Produser U2, album tersebut berhasil menjadi album rock meriah dengan daya tarik yang menyeluruh.

Meskipun hanya menghasilkan jumlah penjualan yang relatif kecil, Good Feeling berhasil menyelinap ke jajaran Top 10 di Britania Raya, menarik perhatian banyak orang dan menjadi pengantar yang sempurna untuk kehadiran album kedua mereka, The Man Who, yang disebut membuat Travis menembus ranah mainstream.

Seiring meningkatnya momentum, The Man Who diluncurkan pada 24 Mei 1999. Namun, pengalaman yang mematahkan semangat di Glastonbury pada bulan berikutnya, membuat band ini secara singkat mempertanyakan apakah mereka berjalan menuju arah yang benar.

Ketika hujan mengguyur, tepat saat Travis membawakan “Why Does It Always Rain On Me?” dari The Man Who, lagu ini seolah menjadi pelengkap kegundahan yang dirasakan kuartet asal Glasgow ini.

“Saya merasa penampilan kami di Glastonbury 1999, biasa-biasa saja. Hujan turun, semua orang sengsara. Kami menyelesaikan set, turun panggung dan merasa sedikit depresi.”
-Fran Healy.

Ketika Travis turun dari panggung, mereka tidak tahu kalau karier mereka akan berubah drastis. Mereka benar-benar tidak menyadari set 16 lagu mereka—yang beberapa waktu lalu dirilis dalam bentuk Live At Glastonbury ’99, bersama dengan edisi super deluxe baru The Man Who—disambut dengan gembira oleh penonton.

Di belakang layar, media pun mulai bekerja, dan kemenangan Travis yang tak terduga di Glastonbury terpampang di semua media pada hari berikutnya. “Driftwood,” “Writing To Reach You,” “Turn” sukses masuk ke daftar Top 20, sementara albumnya melesat ke No.1 di Britania Raya. Album ini bertahan di posisi itu selama 11 minggu dan akhirnya terjual hampir sebanyak tiga juta salinan.

Sebagian besar direkam di studio rumahan di Prancis milik Mike Hedges bersama  produser OK Computer, Nigel Godrich, The Man Who menampilkan Travis yang sedikit menjauh dari elemen rock, dan lebih banyak bermain di area pop klasik untuk komposisi nadanya.

The Man Who berada di antara garis kesedihan dan kegembiraan dan bagaimana keduanya berinteraksi. Album ini memiliki nuansa yang spesifik, yang tidak bisa kamu pahami.”
-Dougie Payne.

Edisi perayaan 20 tahun The Man Who milik Travis, berisi double CD dan double LP yang dirilis Juni 2019.

The Man Who terus ‘melayani’ Travis dengan baik selama 18 bulan berikutnya. Dipilihnya album ini sebagai Best Album Of 1999 oleh majalah Select menjadi indikasi perubahan nasib kritis band. Sementara penghargaan industri lainnya, seperti Brit Award 2000 dan Ivor Novello Award untuk “Why Does It Always Rain On Me?” membuat Fran Healy dan kawan-kawan tetap menjadi sorotan.

Menyusul keberhasilan album, generasi band Inggris baru yang introspektif, termasuk Coldplay, menunjukkan bahwa musik indie pop milik Travis, yang cenderung pastoral, sangat cocok dengan perkembangan zaman.

“Saya pikir [The Man Who] menangkap sedikit suasana ala musim gugur yang penuh pemikiran dan sedikit melankolis, yang tampaknya dirasakan juga oleh orang-orang,” ucap pemain bas Travis, Dougie Payne, dalam sebuah wawancara tahun 2018 dengan The Herald Skotlandia.

Dengarkan edisi ulang tahun ke-20 The Man Who berikut ini!

Keterangan Foto Utama: The Man Who, salah satu album penting di karier Travis. (Foto: Wikipedia)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Keterangan Foto Utama: Travis at WTF2019 (kredit foto: Nareend via rilis press)

Barasuara, Sabrina Claudio, Hingga Travis, Meriahkan We The Fest 2019 ...

Panggung We The fest 2019 juga menjadi kali pertama Hindia tampil secara live Di hari kedua We The Fest 2019 yang berlangsung di JIEXPO Kemayo

on Jul 23, 2019
Keterangan Foto Utama: Travis (kredit foto: @samelliot1 via @travistheband Instagram account)

Travis Melengkapi Headliner di We The Fest 2019

Band asal Skotlandia ini akan tampil untuk pertama kalinya di Indonesia. Baca Juga: Travis Rayakan 20 Tahun Album The Man Who Edisi keenam We The Fest

on Jun 24, 2019
Pure Saturday

Cetak Ulang Buku Pure Saturday di usia ke-25 Tahun

Buku karya Idhar Resmadi ini dicetak ulang dalam rangka perayaan usia ke-25 Pure Saturday. Baca Juga: Green Day Rilis Buku Pertamanya Akhir Oktober 2019

on May 21, 2019
Travis Rayakan 20 Tahun Album The Man Who

Travis Rayakan 20 Tahun Album The Man Who

Salah satu album paling sukses dari Inggris dalam 20 tahun terakhir, The Man Who, melahirkan empat lagu hit termasuk “Why Does It Always Rain on Me?”

on May 5, 2019