<-- Google Tag Manager -->
×
×

Search in Mata Mata Musik

5 Musisi Lokal dan Proyek Sampingannya

Posted on: 05/15/19 at 4:16 pm

Beberapa pesan tak tersampaikan melalui band utama, kenapa tak membentuk proyek baru saja?

Baca Juga: Musisi Yang Pernah Membuat Komik Semasa Hidupnya!

Jika musik sudah menjadi nafas, berbagai kesibukan tak menghalangi para musisi untuk terus berkarya. Bahkan tak jarang dari mereka membentuk grup baru untuk menyalurkan ego mereka yang belum tersampaikan, atau dahaga untuk mengekplorasi musik lebih jauh lagi.

Eka Annash (Zigi-Zaga)

Vokalis flamboyan dari proper rock n roll, The Brandals ini masih punya tenaga berlebih di luar kesibukannya sebagai karyawan swasta dan garda depan dari The Brandals. Eka pun membentuk proyek sampingan bersama Zigi-Zaga. Eka bermain bass ditemani Rika (gitar/vokal), Emil (gitar), dan Wizra (drum).

Zigi Zaga baru saja merilis debut album Psychomob dan melepas beberapa video musik dalam waktu berdekatan juga membuktikan keseriusan band satu ini.

Baskara Putra (Hindia)

Muncul bersama .Feast dengan dua album pertama yang berhasil mengantarkan mereka sebagai salah satu band rock paling bising saat ini, Baskara masih belum mau injak rem. Sebuah proyek solo dengan moniker Hindia pun cukup ambisius untuk melepas satu lagu baru setiap bulannya sejak awal tahun 2019 ini.

Andra Ramadhan (Andra And the Backbone)

Baca Juga: Musisi Yang Meninggal Karena Dibunuh

Bertanggung jawab untuk departemen gitar di salah satu band terbesar yang pernah ada di Indonesia, Dewa 19, Andra masih butuh ruang untuk bersenang-senang. Tahun 2007 dia mengajak Dedi Lisan dan Stevi Item untuk membentuk Andra And the Backbone. Hasilnya? empat album penuh yang jelas tak bisa dianggap remeh.

Jimi Multhazam (Jimi Jazz)

Di tengah proses penulisan lirik untuk album baru The Upstairs, Jimi justru terganggu oleh riff-riff crossover trash yang terus muncul tanpa disengaja. Sampai akhirnya terjadilah album Kebisingan Pancaroba Yang Merongrong dengan nama proyek Jimi Jazz.

Rekti Yoewono (Mooner)

Berawal dari kebiasaan nongkrong dan main skateboard bareng, Mooner akhirnya terbentuk dari beberapa nama yang sudah akrab di telinga. Terdiri dari Absar Lebeh  dari The Slave dan seringkali membantu The S.I.G.I.T di atas panggung (gitar),  Marsheila Safira dari Sarasvati (vokal), dan Pratama Kusuma dari Sigmun (drum) Mooner telah melahirkan dua album Tabiat (2017) dan O.M (2018).

Keterangan Foto Utama: .Feast (Foto: Melina Anggraini/Instagram)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

KRLY

Perpisahan, Tema Lagu Baru KRLY Bertajuk "Stay"

Penyanyi pendatang baru KRLY baru saja merilis lagu baru berjudul "Stay," bersama rekan satu labelnya di DSS Music, KIV. Single yang terinspirasi dari pahi

on Nov 7, 2019
Hindia

Hindia Gandeng Petra Sihombing di Single Baru, Dehidrasi

Jika biasanya Petra Sihombing hanya menjajal dapur rekaman Hindia sebagai produser, kali ini kedua solois tersebut berkolaborasi. Baca Juga: Hindia, Matt

on Sep 27, 2019
the Rang-Rangs (kredit foto: rilis press)

The Rang-Rangs Lempar Materi Baru, "Senangnya Disapa Dirimu"

Juga berencana untuk melepas single tiap bulan hingga akhir tahun ini. Baca Juga: Mata Mata Musik Playlist: Infinite Playlist Dari Pandu Fuzztoni The Rang-

on Sep 25, 2019
Hodgepodge Superfest 2019

Hodgepodge Superfest 2019 X Mata Mata Musik After Movie

Di gelaran keduanya tahun ini, Hodgepodge berhasil suguhkan pengalaman berfestival yang menyenangkan. Baca Juga: Prophets of Rage Tutup Hodgepodge Superf

on Sep 20, 2019