×
×

Search in Mata Mata Musik

Fitur Foo Fighters & Lainnya, SOS Fest Raup Rp 28 Miliar Untuk Bantu Venue Musik

Posted on: 12/30/20 at 10:30 am

Fitur Foo Fighters & Lainnya, SOS Fest Raup Rp 28 Miliar Untuk Bantu Venue Musik
SOS Fest.

Seiring dengan berlanjutnya Laporan Tahunan, kita akan melihat beberapa perubahan pada musik live di tahun 2020 di mana sebagian besar dunia berstatus “lockdown”. Dilansir dari CoS, di bawah ini adalah poin-poin hasil percakapannya dengan Stephen Sternschein dari Save Our Stages Fest yang disingkat SOS Fest tentang apa yang telah mereka upayakan untuk melestarikan musik dan venue alias tempat konser live selama pandemi ini.

Baca juga: Konser Pertama Foo Fighters Sejak Pandemi Di #SOSFest, Troubadour, Los Angeles

Pengalaman Amerika Serikat dengan pandemi Covid-19 didominasi oleh angka-angka yang tidak terbayangkan kemudian menjadi nyata: 300 ribu meninggal, 16 juta terinfeksi, dan diperkirakan US$ 3 hingga 5 triliun (sekitar Rp 42.250 – 70.568 triliun) menghantam PDB negara itu selama dua tahun ke depan. Terselip di dalam angka terakhir itu adalah statistik lain, yang terungkap selama musim panas, yang membuat tahun ini semakin gelap bagi industri musik.

Menurut survei nasional pada pemilik dan promotor klub yang dilakukan oleh National Independent Venue Association (NIVA) Juni lalu, 90% venue musik independen tetap terancam ditutup di tengah pembatasan aktivitas selama pandemi tanpa bantuan federal yang meningkat. Ditambah dengan pembatalan festival musik nasional yang sangat terkenal, angka-angka serius itu melukiskan gambaran suram tentang prospek musik live pasca-pandemi.

Namun prospek tersebut berubah sangat cerah di bulan Desember 2020, dengan penerimaan paket bantuan Covid-19 terbaru. Terselip di dalam langkah-langkah stimulusnya adalah ketentuan yang dimulai dengan Save Our Stages Act, sebuah undang-undang bipartisan yang diperkenalkan oleh Senator Amy Klobuchar (D-MN) dan John Cornyn (R-TX) berkat upaya lobi tingkat “akar rumput” dari NIVA dan afiliasinya. Versi terbaru yang disahkan bulan ini berisi dana sebesar US$ 15 miliar (sekitar Rp 211 triliun) untuk teater dan venue konser independen, uang yang dimaksudkan untuk menghentikan kerugian ekonomi yang telah meningkat sejak penutupan seluruh industri musik tersebut sejak bulan Maret 2020.

Meskipun sebagian besar upaya NIVA dilakukan di belakang layar, organisasi yang dibangun untuk mendukung ruang pertunjukan itu juga memahami nilai dari sedikit publisitas tingkat tinggi. Selain menghabiskan waktu musim panas, pemilik klub polling dan menyusun proposal kebijakan, anggota dewan juga merencanakan acara yang akan menyoroti kesulitan yang dihadapi oleh orang-orang di jantung industri musik live.

Diadakan pada akhir pekan tanggal 16-18 Oktober, SOS Fest membawa pemirsa ke dalam beberapa venue musik paling bersejarah di Amerika, termasuk Troubadour di Los Angeles, Auditorium Ryman Nashville, dan Teater Apollo Kota New York. Kunjungan ini tentu saja bukan hanya wisata arsitektur bangunan beberapa venue tersebut, melainkan mereka disuguhkan oleh konser live yang ambisius dari beragam musisi kelas berat mulai dari Foo Fighters dan Reba McEntire hingga The Roots, Phoebe Bridgers dan Miley Cyrus. Setelah setahun tanpa musik live, dan di tengah ancaman eksistensial terhadap industri konser, acara itu menjadi momen harapan bagi mereka yang membutuhkan pertolongan.

SOS Fest yang digelar secara live streaming pada tiga hari pertamanya mengumpulkan hampir US$ 2 juta (sekitar Rp 28,1 miliar) untuk Dana Bantuan Darurat NIVA melalui kombinasi donasi dan penjualan merchandise. Ini juga berfungsi sebagai langkah terbaru menuju aliansi advokasi artistik berkelanjutan yang diharapkan Stephen Sternschein akan bertahan jauh lebih lama daripada pandemi.

Baca juga: Kongres AS Alokasikan Rp 212,7 Triliun Untuk Gedung Teater & Venue Konser Indie

Di bawah ini adalah video penampilan live dari Foo Fighters, Miley Cyrus, Phoebe Bridgers dan The Roots di SOS Fest.

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Gwar

    GWAR Menampik Keinginan Dave Grohl Untuk Bergabung Di Band Ini

    Blothar The Berseker Dan Dave Grohl. Beberapa waktu lalu Dave Grohl menyatakan ke Blabbermouth mengenai keinginannya untuk bergabung bersama band heavy met

    on Sep 29, 2021
    The Metallica Blacklist

    The Metallica Blacklist: Peringkat 53 Lagu Cover Dari Terburuk Ke Terb...

    The Metallica Blacklist merupakan album kompilasi "tribute" yang paling megah dalam sejarah musik. Bagaimana tidak, mega proyek ini menampilkan 53 artis li

    on Sep 23, 2021
    Wolves Records

    Wolves Records Diluncurkan Klub Sepak Bola Wolverhampton Wanderers

    Wolves Records telah resmi diluncurkan oleh klub sepak bola Inggris, Wolverhampton Wanderers atau biasa disebut Wolves. Klub sepak bola tersebut bekerja

    on Sep 21, 2021
    Nicki Minaj

    Nicki Minaj Menolak Undangan Met Gala Karena Wajibkan Sertifikat Vaksi...

    Nicki Minaj (Foto: Frazer Harrison/Getty Images). Nicki Minaj, si ratu bokong "geal-geol", kembali menyentak kancah musik arus utama. Menyusul acara prestis

    on Sep 15, 2021