×
×

Search in Mata Mata Musik

Gene Simmons Ungkap Siapa Pihak Yang Mematikan Industri Musik

Posted on: 09/4/21 at 12:00 pm

Gene Simmons Ungkap Fans Musik Lah Yang Mematikan Industri Musik
Gene Simmons KISS (Foto: Instagram @genesimmons).

Gene Simmons, pencabik bass band hard rock legendaris, KISS, baru-baru ini kembali membuat suatu pernyataan yang kontroversial. Dalam sesi wawancaranyad dengan US Weekly, dia mengungkapkan pendapatnya mengenai penurunan yang terjadi dalam industri musik. Konsumen dinilai lebih menghargai mengakses sebuah karya tanpa harus membayar dibandingkan memilikinya.

Baca juga: Gene Simmons (KISS) Anggap “Rock Sudah Mati” dan Puji Billie Eilish & Lady Gaga

“Pada umumnya, artis pendatang baru tidak akan pernah memiliki kesempatan seperti yang pernah kami dapatkan. Perusahaan rekaman akan memberikan kami jutaan dolar ditambah lagi dengan sistem royalti dan sebagainya,” ujar Simmons. Dan lanjut mengatakan, “musisi generasi sekarang lebih susah untuk mencari pendapatan lewat musik karena para penggemar sekarang lebih pintar untuk menikmati karya musik tanpa harus membayarnya. Sangat berbeda dengan musisi jaman dulu, kami membuat karya, tanda tangan kontrak, mendapatkan pembagian royalti dan untungnya lagi fans membeli rilisan fisik dan lainnya”.

Gene kembali melanjutkan, “siapa menurut kalian yang membunuh bisnis musik? Tidak dipungkiri para penggemarlah yang melakukannya. Kondisi ini jelas berbeda dengan jaman dulu. Lebih banyak para penggemar sekarang yang “mencuri” untuk menikmati karya dibandingkan membeli karya itu sendiri”. Sebagaimana dilansir dari Blabbermouth.net.

Simmons mencoba menganalogikan ceritanya dalam konteks lain sembari melanjutkan “coba dibayangkan misalkan anda adalah seorang petani dan barang dagangan anda adalah telur dan ayam. Lalu dalam suatu kesempatan ada rubah kecil nan lucu datang untuk mencuri telur. Karena merasa barangnya dicuri makan sang petani mencoba untuk menembak rubah lucu tersebut namun sang istri petani berkata, ‘Hei rubah itu lucu sekali’ dan sang rubah pun melanjutkan membawa telur curiannya ke kawanan rubah dan dia berkata ke kawanannya, ‘ayo kita cari ayam dan telur, kita punya sumbernya’.

Gene Simmons Menganalogikan Industri Rock seperti tikus dalam kapal

“Lalu semakin lama Anda akan menyadari tidak ada lagi ayam, tidak ada lagi telur. Petani pun gulung tikar. Truk-truk pengantar barang-barang petani menuju ke pasar juga gulung tikar karena mereka tidak ada barang yang akan diantarkan. Supermarket yang menjual barang-barang tersebut pun juga gulung tikar. Semua orang jadi gulung tikar karena lubang celah pertama itu. Sebuah lubang kecil pertama yang ada di kapal titanic dan hal tersebut akhirnya menenggelamkan seluruh kapal”.

Ini adalah momentum kesekian kalinya jauh dari saat pertama Gene Simmons memaparkan tentang keadaan musik rock saat ini yang suram. Di tahun 2014 dia mengatakan pada majalah Esquire “Rock tidak akan mati karena faktor usia yang menua namun rock mati karena dibunuh. Seseorang yang brilian di mana pun dia berada akan mencari tempat untuk mengekspresikan. Hal tersebut sekarang tidak terjadi. Tidak ada yang membayar Anda untuk melakukan hal tersebut”.

Baca juga: Greta Van Fleet Patahkan Tudingan ‘Rock Sudah Mati’ Gene Simmons

Beberapa pelaku musik rock dan heavy metal mencoba untuk mengangkat topik ini dalam berbagai wawancara dan wacana beberapa waktu terakhir terhadap perkataan yang diungkapkan Simmons, namun belum ada penyuluhan lebih mendalam lagi.

Tidak disangka ya ternyata bisa sedalam ini permasalahannya sampai sang musisi atau pelaku musiknya sendiri yang bersuara. Memang salah satu cara agar kita tetap bisa menikmati karya musik/band yang kita sukai adalah dengan membeli rilisan karyanya. Mungkin masih banyak cara-cara lainnya seperti datang ke konser mereka dan sebagainya namun bagaimanapun caranya, apresiasi terhadap sebuah karya yang kita sukai dan kita nikmati adalah keharusan bagi penggemarnya agar ekosistem musiknya terus bisa berjalan.

Penerjemah, Penulis & Editor: Arslan Musyfia

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Volbeat

    Volbeat Umumkan Perilisan Album Ke-8, "Servant Of The Mind"

    Volbeat formasi terkini (Foto: Ross Halfin). Volbeat mencoba mengulangi euforia kesuksesan album Rewind, Replay, Rebound yang dirilis tahun 2019 dengan meri

    on Sep 24, 2021
    The Metallica Blacklist

    The Metallica Blacklist: Peringkat 53 Lagu Cover Dari Terburuk Ke Terb...

    The Metallica Blacklist merupakan album kompilasi "tribute" yang paling megah dalam sejarah musik. Bagaimana tidak, mega proyek ini menampilkan 53 artis li

    on Sep 23, 2021
    Tom Morello

    Tom Morello & Bring Me The Horizon Party Bareng Di Lagu Yang 'PECAH'

    Foto: dok. artis. Tom Morello, penggemar rock siapa yang tidak mengenal gitaris ini. Gitaris sekaligus ikon rock pemenang dua penghargaan Grammy ini baru sa

    on Sep 23, 2021
    Dream Theater

    Dream Theater Rilis 'Invisible Monster', Single Kedua Jelang Album Bar...

    Foto: John Green. Dream Theater telah meluncurkan lagu baru mereka yang berjudul 'Invisible Monster'. Ini adalah lagu kedua yang kita dengar dari album mend

    on Sep 23, 2021