×
×

Search in Mata Mata Musik

Genius Tuntut Ganti Rugi Rp 700 M ke Google atas Penjiplakan Lirik Lagu

Posted on: 12/11/19 at 6:56 pm

Bulan Juni lalu, Genius – perusahaan media digital yang terkenal menyediakan lirik lagu – menuding Google menjiplak basis data liriknya. Sekarang, Genius menjatuhkan gugatan terhadap Google setelah ‘menangkap basah’ Google menyalin lirik dari situsnya demi keuntungan sendiri dengan mengorbankan bisnis Genius.

Menurut Genius, Google (melalui LyricFind) menampilkan lirik di bagian atas hasil pencarian dalam ‘Kotak Informasi’ yang diambil langsung dari situs Genius tanpa memberikan kredit apa pun. Dalam gugatannya, Genius menuntut ganti rugi setidaknya senilai $50 juta (sekitar Rp 700 miliar) dari raksasa teknologi tersebut.

Gugatan yang diajukan pada 3 Desember lalu di Brooklyn ini hadir setelah muncul kecurigaan bahwa Google mencuri transkripsi Genius. Menindak kecurigaan itu, Genius membubuhkan watermark digital dalam liriknya yang terdiri dari berbagai gaya apostrof yang mengeja kata ‘red handed’ (alias menangkap basah) dalam kode Morse. 

Jika kotak lirik Google berisi watermark tersebut, maka “tidak ada penjelasan lain selain lirik itu disalin dari situs web Genius, misalnya, dengan menggunakan fungsi salin/tempel atau program komputer,” kata pernyataan dalam gugatan.

Setelah dikonfrontasi terkait watermark, beberapa pejabat Google dikabarkan mengatakan mereka tengah memeriksa masalah ini, tetapi tidak dapat menjelaskan bagaimana watermark Genius bisa muncul dalam hasil pencarian.

Genius pun merancang eksperimen kedua di 2018 untuk menentukan seberapa besar masalah ini terjadi dengan memberikan watermark pada sampel lagu secara acak. Dikutip CNBC, dari 271 lagu yang diberikan watermark dan yang muncul di kotak informasi Google antara bulan Oktober dan Desember tahun itu, 43 persen ‘menunjukkan bukti yang jelas cocok’ dengan watermark.

Baca juga: Google Dituding Menjiplak Basis Data Lirik Genius

Dalam postingan blog yang merespons tudingan awal Genius Juni lalu, Google mengatakan pihaknya melisensikan lirik dari pihak ketiga kalau penerbit musik tidak mengantongi salinan digital dari teks lirik. Perusahaan berjanji menambahkan atribusi pihak ketiga untuk lirik digital dan meminta LyricFind untuk memastikan mereka mengikuti standar industri.

“Kami tidak mengeruk dari situs-situs web untuk menyediakan lirik-lirik ini,” tulis Google waktu itu. “Lirik yang kalian lihat dalam kotak informasi di Pencarian berasal langsung dari penyedia konten lirik, dan diperbarui secara otomatis saat kami menerima lirik dan koreksi baru secara berkala.”

Sementara itu, LyricFind menegaskan tim kontennya sering memulai dengan salinan lirik dari ‘berbagai sumber’ untuk kemudian dikoreksi. Setelah Genius menghubungi LyricFind mengenai munculnya lirik Genius dalam basis data mereka, LyricFind baru meminta tim kontennya untuk mencantumkan Genius sebagai sumber. LyricFind juga mengatakan, tim kontennya mungkin ‘dengan tidak sengaja mengambil lirik Genius dari lokasi lain’ di mana lirik itu juga tersedia.

Ini bukan pertama kalinya perseteruan antara Google dan Genius terjadi. Pada akhir 2013, Google memberikan penalti pada Genius (yang waktu itu masih bernama Rap Genius) karena melanggar pedoman backlink mereka. Alhasil, Google menghapus Rap Genius dari hasil pencarian teratasnya.

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Metallica

Seorang YouTuber Bikin Lagu Metallica “Baru” Yang Ditulis Oleh Rob...

Metallica. (Foto: Theo Wargo/Getty Images for Global Citizen). Seorang YouTuber yang inovatif telah merilis lagu Metallica "baru" untuk semua fans raksasa h

on Jun 11, 2020
Google Dituding Menjiplak Basis Data Lirik Genius

Google Dituding Menjiplak Basis Data Lirik Genius

Genius menuduh Google mencuri kontennya dan memposting ulang konten tersebut tanpa izin. Dilansir dari The Wall Street Journal (via Rolling Stone), basis da

on Jun 19, 2019
Aretha Franklin Akan Muncul di Seri 'Genius' NatGeo

Aretha Franklin Akan Muncul di Seri 'Genius' NatGeo

Aretha Franklin menjadi tokoh ketiga yang dibahas setelah Albert Einstein dan Pablo Picasso Oleh Associated Press (Billboard) Kumpulan berita hari Minggu

on Feb 13, 2019