×
×

Search in Mata Mata Musik

Gitar Awal Dekade 1960 Jimi Hendrix Laku Rp 3 Miliar Lebih Saat Dilelang

Posted on: 08/11/20 at 7:30 am

Gitar Awal Dekade 1960 Jimi Hendrix Laku Rp 3 Miliar Lebih Saat Dilelang
Jimi Hendrix, dewa gitar rock and roll era 1960-an.

Sebuah gitar yang menjadi “senjata” andalan Jimi Hendrix di atas panggung selama awal dekade 1960-an, ketika dewa gitar itu belum terkenal, masih seorang musisi pendukung grup R&B dan rocker pemula yang berbasis di New York, Amerika Serikat (AS), kini gitar tersebut telah laku dilelang pada hari Sabtu lalu seharga US$ 216 ribu atau sekitar Rp 3,1 miliar lebih, hampir empat kali lipat dari harga perkiraannya sebelum dilelang. Sungguh fantestis…eh…fantastis!

Baca juga: 9 Gitaris Terbaik Dunia Sepanjang Masa!

Menurut rumah lelang GWS Auctions, Jimi Hendrix mulai memainkan gitar listrik sunburst made in Japan itu setelah dia keluar dari Angkatan Darat AS pada tahun 1962. “Setelah meninggalkan Fort Campbell Jimi Hendrix pindah ke Clarksville, Tennessee untuk waktu yang singkat di mana dia bermain di sirkuit Chitlin dengan orang-orang seperti Wilson Pickett, Slim Harpo, Sam Cooke, Ike dan Tina Turner dan Jackie Wilson sebelum pindah ke Harlem, New York pada awal tahun 1964 di mana dia menetap sampai akhir tahun 1966 di berbagai venue seperti Cafe Wha dan The Cheetah Club,” sebagaimana pernyataan dari rumah lelang tersebut.

Jimi Hendrix tetap memiliki gitar itu selama masa jabatan singkatnya dengan Isley Brothers dan bandnya sendiri, Jimmy James and the Blue Flames. Namun, ketika Jimi Hendrix berangkat ke Inggris untuk memulai band The Jimi Hendrix Experience, gitar itu ditinggalkan di New York di apartemen temannya, Mike Quashie, yang memberikan surat notaris asal usul instrumen tersebut sebelum kematiannya sendiri.

Gitar elektrik peninggalan mendiang Jimi Hendrix. (Foto: GWS Auction).
Gitar elektrik peninggalan mendiang Jimi Hendrix. (Foto: GWS Auction).

“Gitar khusus ini menyoroti beberapa permainan paling awal Jimi Hendrix dan belum pernah diketahui sebelumnya karena berkaitan dengan nilai historisnya. Kami sebelumnya belum pernah memperoleh gitar dengan nilai sebesar ini yang berkaitan dengan asal-usul dan nilai yang sangat menyeluruh,” ujar Dame Brigitte Kruse dari GWS Auctions dalam sebuah pernyataan.

Gitar tersebut memiliki harga perkiraan sebesar US$ 50 ribu atau sekitar Rp 738 juta sebelum dilelang, dan mencapai tawaran tertinggi sebesar US$ 180 ribu (Rp 2,6 miliar); ketika memperhitungkan biayanya, jumlah total dari tawaran sang pemenang adalah US$ 216 ribu (Rp 3,1 miliar).

Baca juga: Fender Hadirkan Stratocaster Favorit Jimi Hendrix!

Item musik terkenal lainnya dari acara Artifacts of Hollywood & Music gelaran GWS Auctions pada hari Sabtu lalu termasuk cincin emas 14K yang dimiliki oleh Elvis Presley (US$ 22 ribu atau Rp 324 juta), sepasang sepatu bot ungu buatan khusus milik Prince (US$ 13 ribu atau Rp 191 juta) dan salah satu jaket hitam berpayet milik Michael Jackson (US$ 20 ribu atau Rp 295 juta). Kami hanya bisa bilang: Wow!

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Asisten Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Eddie Van Halen

Rekaman Lawas Eddie Van Halen Mengcover Lagu Jimi Hendrix Muncul Ke Pe...

Jimi Hendrix (Foto: David Redfern/Redferns) / Eddie Van Halen (Foto: Mediapunch/REX Shutterstock). Kibordis David Garfield telah bermain dengan banyak bange

on Nov 28, 2020
AC/DC

AC/DC Kembali Berikan Sengatan Rock N’ Roll Konstan Dengan 'Shot In ...

AC/DC, courtesy of Columbia Records. Ikon rock legendaris kebangsaan Australia, AC/DC baru saja menyiarkan berita yang telah lama ditunggu-tunggu oleh para

on Oct 27, 2020
Roy Head

Roy Head, Rocker Lawas Pelantun Lagu Hit ‘Treat Her Right’, Mening...

Roy Head. (Foto via Facebook). Roy Head, rocker yang beken di era 1960-an dan paling dikenal karena lagu hit ‘Treat Her Right’, meninggal dunia pada usi

on Sep 23, 2020
FLUER!

FLEUR! Tampilkan Sisi Maskulin Lewat 'Lagu Lama', Single Terbarunya

FLUER! Trio cewek rock and roll. Ada banyak hal terjadi selama pandemi. Salah satunya adalah pembelajaran atas perubahan yang melahirkan inspirasi untuk ber

on Sep 23, 2020