×
×

Search in Mata Mata Musik

Goodnight Electric “Misteria”: Gelora Melodi Gelap Synth-Pop Ekstravaganza

Posted on: 05/24/20 at 4:00 pm

Goodnight Electric "Misteria": Gelora Melodi Gelap Synth-Pop Yang Infeksius
Cover album Goodnight Electric Misteria. (Gambar: HFMF Records).

GOODNIGHT ELECTRIC
Misteria
(2020, HFMF)

Oleh Dharma Samyayogi

Fakta: Sejak terbentuk pada 2003 oleh Henry “Batman” Foundation, Goodnight Electric konsisten mengusung synth-pop dari dua album sebelumnya, Turbo and Love Action (2004) dan Electroduce Yourself (2007) hingga sekarang, Misteria. Band ini terinspirasi dari musik new wave/post-punk era awal 1980-an dan 1990-an seperti Depeche Mode, The Cure, Kraftwerk, Yazoo, Belle and Sebastian, New Order, dan The Lighting Seeds. Goodnight Electric mencoba mengkombinasikan musik elektronik, pop dan new wave dengan menggunakan synthesizer dan komputer sebagai media utamanya. Selain Henry sebagai vokalis dan programmer, ada Bondi Goodboy dan Oomleo yang memegang kendali synthetizer. Mulai 2020 ini, Goodnight Electric menjelma menjadi 6 orang dengan penambahan Vincent Rompis (bass, eks-Club Eighties), Priscilla Jamail (vokal), dan Andi Hans (gitar). Sixtet inilah yang tampil di rekaman album yang diulas di sini.

Baca juga: GOODNIGHT ELECTRIC – Synth-Pop Misteria (MMM Artist Of The Month)

Kelebihan: Ada 4 lagu yang merupakan highlights album ini. Mari kita ulas satu per satu. Pertama, ‘-Dopamin’. Bersama Serotonin, Dopamin adalah hormon yang berfungsi sebagai pemicu rasa bahagia pada diri lo. Minus Dopamin ya kemungkinan lo sedang stress atau depresi. Sesuai judulnya, dari intro kocokan gitar clean berefek chorus + delay hingga seluruh instrumen bermain, dari detik pertama hingga detik terakhir, lo terperangkap dalam suasana yang murung, namun di saat yang bersamaan sekaligus menjadi stimulan dansa yang mujarab untuk menghasilkan Plus Dopamin. Komposisi musiknya terdiri dari alunan melodi kibord yang kelam namun sangat infeksius sarat taburan aneka ornamen indah bunyian synthetizer yang tempo biramanya terjaga oleh duet solid beat dram programming dan dentuman bass.

Kedua, ‘Saturn Girl’. Meski bertempo pelan, tetap memicu dansa santai dan tak henti-hentiknya menyemburkan beragam bunyian nada dan vokal yang ear-catching.

Ketiga, ‘Erotika’. Wah yang ini naik tempo lagi dan kembali total dance-able. Sama seperti ‘-Dopamin’, dari not pertama hingga not terakhir sukses menciptakan variasi nada yang menggelora, bahkan dengan dosis yang lebih tinggi serta kali ini memiliki atmosfer yang lebih gelap dan melayang-layang. Dari bagian verse, apalagi chorus yang menjadi reffrain-nya memang catchy as fuck dengan duet vokal Batman dan Priscilla: “Kau dan aku tenggelam, di relungnya rahasia, walau teristimewa, sekilas rasa cahaya, kau dan aku tenggelam, di dalam saturasinya, walau tak ada kuasa, kilatan maha cahaya”.

Keempat, ‘VCR’, sesuai temanya yang menceritakan kenangan di era 1980-an nonton film menggunakan VCR (Video Cassette Recorder), nuansa musiknya yang memiliki elemen disko pun sangat retrospektif, selain adiktif nan provokatif untuk berdansa juga membawa imajinasi kita ke masa lampau di mana TVRI menjadi satu-satunya pilihan kanal, kemudian untuk nonton film-film kita harus ke toko rental video Betamax atau VHS dan tiba di rumah setel pakai VCR.

Kekurangan: Album ini sebenarnya hanya memiliki 6 lagu, selebihnya hanya 2 instrumental elektronik.

Kesimpulan: Misteria berjarak 13 tahun dengan album sebelumnya, Electroduce Yourself (2007) yang cukup lama sehingga faktor bertambahnya usia dan siklus hidup dari 3 punggawa band: Batman, Oomleo dan Goodboy selama jeda panjang tersebut turut memengaruhi proses kreatifnya. Album baru ini menyuguhkan sesuatu yang baru nan segar, memiliki tema lirik yang lebih serius, bernuansa lebih gelap yang shoegazing serta pertama kalinya menggeber lagu pop bertempo pelan non-dansa seperti ‘Misteria’ dan ‘Saksikan Akhir Dunia Denganku’. Goodnight Electric dituntut bersabar sampai konser “true normal” kembali dibuka dan mereka tampil di depan ribuan fans yang berdansa gila-gilaan sambil ber-sing along lagu-lagu Misteria yang mereka hafalkan selama pandemi kopad-kapid ora jelas.

Verdict: 9

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Goodnight Electric vs Noah

Turnamen Babak 3 - Side B: Goodnight Electric Vs Noah. Vote Sekarang!

Vote dengan tulis di kolom komentar di bawah! Caranya gampang, login terlebih dahulu ke akun Facebook atau Twitter kamu atau bikin akun sebentar di Disqus.

on Jul 18, 2020
Turnamen Lagu Pop Indonesia Babak 3

Turnamen Lagu Pop Indonesia Terbaik 2020 Babak 3 – Vote 4 Battle!

Diagram Dimulainya Babak 3 Turnamen Lagu Pop Indonesia Terbaik 2020. Pemenang Turnamen Lagu Pop Indonesia Terbaik 2020 Babak 2: Side A Mahen 'Luka Yan

on Jul 18, 2020
Goodnight Electric Vs Fiersa Besari

Turnamen Babak 2 - Side B: Goodnight Electric Vs Fiersa Besari. Vote S...

Vote dengan tulis di kolom komentar di bawah! Caranya gampang, login terlebih dahulu ke akun Facebook atau Twitter kamu atau bikin akun sebentar di Disqus.

on Jul 9, 2020
Lagu Pop Indonesia Terbaik

Turnamen Lagu Pop Indonesia Terbaik 2020 Babak 2 – Vote 8 Battle!

Diagram Turnamen Lagu Pop Indonesia Babak 2. Hasil Voting dan Pemenang Turnamen Lagu Pop Indonesia Terbaik 2020 Babak 1: Side AMahen 3 Vs Chintya Gabriel

on Jul 9, 2020