×
×

Search in Mata Mata Musik

Grimes Jual Sebagian Dari Jiwanya Sebagai Sebuah Proyek Seni!

Posted on: 05/29/20 at 8:00 am

Grimes.
Grimes. (Foto: T. Hida/IPTC Photo Metadata).

Ketika kamu menjadi seorang popstar terkenal, pada dasarnya kamu telah memberikan sebagian dari diri kamu kepada penggemar kamu. Ini adalah sifat dasar dari profesi tersebut, terutama pada tahun 2020, ketika menjual brand/identitas kamu bisa sama menguntungkannya dengan menjual karya seni kamu yang sebenarnya.

Baca juga: Lagu Baru Grimes, ‘Delete Forever’, Terinspirasi Oleh Kematian Lil Peep

Begitu juga dengan Grimes yang telah mengambil konsep tersebut ke arah yang paling ekstrem secara harfiah melalui proyek seni terbarunya, di mana dia benar-benar akan menjual sebagian jiwanya kepada penawar tertinggi.

Berjudul Selling Out, karya ini adalah karya paling utama dari pameran seni murni online pertama Grimes. Dipersembahkan bersama oleh Gallery Platform Los Angeles, Amerika Serikat (AS) (sejak 28 Mei hingga 3 Juni) dan Maccarone Los Angeles (28 Mei hingga 31 Agustus), pameran seni ini mengoleksi banyak gambar, cetakan digital, foto, dan banyak lagi yang telah dibuat oleh Grimes selama satu dekade terakhir. “Aku melihat diri aku sejak awal dan terutama sebagai soerang seniman visual,” ujar Grimes kepada Bloomberg, “dan aku selalu merasa aneh bahwa orang-orang mengenalku untuk segi musiknya”.

Meski begitu, karya-karya seni itu berperan sebagai “kelanjutan dari, bukannya keberangkatan dari, (karya) musiknya”. Dengan cara itu, karya artwork untuk Selling Out adalah perpanjangan dari eksistensi Grimes sebagai seorang superstar pop. Karya itu sendiri bentuknya adalah dokumen hukum yang menyatakan bahwa sang pembeli memiliki sekian persentase yang belum ditentukan dari jiwa Grimes. “Semakin dalam kita mengerjakannya, semakin menarik (karya) itu secara filosofis,” jelas pacar dari pengusaha teknologi Elon Musk itu. “Dan juga, aku benar-benar ingin berkolaborasi dengan pengacaraku di bidang seni. Gagasan mengenai seni yang fantastik dalam bentuk dokumen hukum sepertinya sangat menarik bagiku”.

Awalnya, Grimes tidak benar-benar ingin ada yang membeli kontrak jiwanya itu, berniat untuk menaruh harga sebesar US$ 10 juta (Rp 147 miliar) agar tidak ada yang mau membelinya. Namun, sebagai dampak dari krisis global yang disebabkan Covid-19, Grimes berpikir bahwa memberi harga tinggi pada jiwanya akan menjadi terlalu berat. Alih-alih, sekarang jiwanya telah terdaftar untuk “penawaran yang terbaik”.

Dan untuk sisa karya seninya yang ditampilkan dalam pameran Selling Out, Grimes tidak ingin harga-harganya menjadi “terlalu mahal”. Dengan demikian, Michele Maccarone dari Maccarone Los Angeles menetapkan harga yang “terkait dengan biaya produksinya”, menentukan nilai karyanya “secara logis, dalam hal seorang artis yang sedang berkembang yang belum memiliki rekam jejak….”.

Selain dokumen yang menyangkut jiwanya itu, karya seni Grimes dibagi menjadi tiga kategori. Ada 30 cetakan reproduksi terbatas yang harga satuannya US$ 500 (Rp 7,3 juta). Kemudian ada gambar tinta di kertas oleh Grimes, kebanyakan dari buku catatannya, mulai dari harga US$ 2,000 (Rp 29 juta) hingga US$ 3,000 (Rp 44 juta). Salah satu karya bernilai paling tingginya menampilkan WarNymph, seorang avatar digital yang diciptakan Grimes dari hasil scan tubuhnya sendiri. Cetakan-cetakan arsip pigmen itu akan ditetapkan dengan harga antara US$ 5,000 (Rp 73 juta) dan US$ 15,000 (Rp 220 juta), tergantung pada ukurannya. Ada juga sebuah video berjudul AI Meditations Led by WarNymph, sebuah panduan meditasi berdurasi tujuh menit yang dilakukan oleh avatar-nya Grimes, dan belum ada harga yang ditetapkan untuk karya visual itu.

Baca juga: Grimes Umumkan Album Baru, Miss_Anthropocene

Dan hebatnya, semua ini terjadi bersamaan ketika Grimes dulu sedang mengerjakan album terbarunya, Miss_Anthrop0cene, dan mempersiapkan kelahiran anak pertamanya dari hasil hubungannya dengan Elon Musk, yang baru-baru ini berganti nama menjadi X Æ A-Xii.

Kamu bisa cek beberapa contoh karya seni Grimes dari pameran Selling Out di bawah ini, dan kamu bisa kunjungi situs web Maccarone untuk mengajukan penawaran atas sebagian dari jiwa Grimes. Sudah kebanyakan duit sepertinya, hehe.

Masih dari video Meditasi AI yang dipimpin oleh WarNymph, 2020, milik Grimes dan Maccarone Gallery.
WarNymph Prototype # 5: Pigly Thee Familiar, 2020, milik Grimes dan Maccarone Gallery.
Tanpa judul (gambar notebook # 2), 2006-2008, seizin Grimes dan Maccarone Gallery.
WarNymph Prototype # 3: WarMachine, 2020, milik Grimes dan Maccarone Gallery.
Seldon Crisis, 2016, milik Grimes dan Maccarone Gallery.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Tags:

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Doja Cat

    Doja Cat Umumkan Album Baru "Planet Her" & Single 'Need To Know'

    Doja Cat telah mengumumkan album barunya yang berjudul Planet Her. Album ini akan mendarat di toko rekaman musik dan di layanan streaming pada 25 Juni 2021

    on Jun 10, 2021
    Blink-182 feature artists

    Album Baru Blink-182 Bakal Fitur Grimes, Lil Uzi Vert & Pharrell Willi...

    Travis Barker (Foto: Philip Cosores), Grimes (Foto: Russell Linnetz), Lil Uzi Vert (Foto: via instagram/@liluzivert), dan Pharrell Williams (Foto: Nathan Daint

    on Feb 22, 2021
    Grimes dan Lil Uzi Vert

    Grimes Dan Lil Uzi Vert Berencana Akan Memasang Chip Di Otaknya

    Grimes dan Lil Uzi Vert (Foto: via Instagram). Grimes dan Lil Uzi Vert adalah dua dari sekian artis yang enggak pernah menunjukkan minat yang besar pada kon

    on Feb 8, 2021
    Neuralink brain chip

    Implan Chip Otak Yang Bisa Dengar Musik Nirperangkat Akan Diuji Coba A...

    Chip otak Neuralink dengan kabel-kabel tipis. Sejauh berita minggu ini, mobil Tesla milik Elon Musk harus ditarik kembali sebanyak 135.000 unit karena Admin

    on Feb 7, 2021