×
×

Search in Mata Mata Musik

GWAR Sarankan Fans Minum Pemutih Untuk Melawan Virus Corona?

Posted on: 05/2/20 at 8:30 am

Jizmak Da Gusha (GWAR) dan Presiden Donald Trump. (Foto: Tiffany Rose, Doug Mills/Getty Images).

GWAR biasanya sibuk “membunuh” para tokoh politik terkenal di atas panggung, tetapi sekarang mereka malah memuji Presiden Donald Trump. Kok bisa? Karena band heavy metal dari luar angkasa ini dengan sepenuh hati setuju dengan saran presiden bahwa orang-orang harus mencoba menyuntikkan disinfektan ke dalam tubuh mereka untuk memerangi virus Corona.

Singkatnya, selama rapat Gedung Putih baru-baru ini, Trump berkata, “Aku melihat disinfektan, di mana itu bisa membunuh virus Corona dalam satu menit. Satu menit. Dan adakah cara agar kita bisa melakukan hal seperti itu, dengan menyuntikkannya ke dalam atau semacam pembersihan. Karena virus itu masuk ke paru-paru dan membuat banyak kerusakan”.

Mengikuti komentar Trump, beberapa negara bagian di Amerika Serkat (AS) melaporkan banyak kasus orang yang menelepon layanan publik untuk mengetahui apakah boleh menggunakan disinfektan sebagai cara untuk menghancurkan virus Corona.

Dengan misi lama GWAR untuk menghancurkan umat manusia, sang dramer Jizmak Da Gusha memberi Trump pujian besar sebelum menjelaskan cara-cara berbeda untuk menelan pemutih dalam pernyataannya:

“Sungguh luar biasa mendengar presiden kita di AS mengatakan bahwa itu tidak apa-apa, kamu tahu, menggunakan cairan pemutih sebagai pembersih, atau sebagai obat. Maksudku, GWAR telah menggunakannya sebagai obat dari dulu, jadi, kamu tahu, ini benar-benar bagus. Kamu dapat menghirupnya, itu cara yang menyenangkan. Kamu dapat mencoba untuk menghirup atau menyuntiknya. Jelas, meminum adalah cara yang terbaik. Itulah yang ingin aku lakukan, ambil saja botol bekas yang besar dan habiskan! Jadi, jika kamu ingin tetap aman dari Covid-19, minum, suntikkan, atau hiruplah pemutih. Seperti yang aku katakan sebelumnya, GWAR melakukan cara mana saja”.

Pesan dari Jizmak Da Gusha datang beberapa minggu setelah GWAR ngobrol dengan CNN saat dalam masa karantina. Pada saat itu, sang dramer menyatakan, “Setelah pandemi ini berakhir, kami ingin membunuh kalian dari dekat. Kami menyukainya secara langsung. Kami tidak ingin pandemi ini membunuh kalian semua. Kami perlu bekerja juga, dan itu adalah tugas kami”.

Lihat perjalanan Trump dari musuhnya GWAR hingga sekarang menjadi teman dengan menonton video pengumuman Jizmak Da Gusha dan melihat kembali ke saat GWAR “mengkritik” sang presiden di atas panggung, di bawah ini.

Dan untuk semuanya, sebagai pengingat, tolong jangan minum cairan pemutih karena semua pernyataan Jizmak Da Gusha ini murni SARKAS dan “gimmick” bandnya, hahaha.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Eric Clapton

    Eric Clapton Ogah Tampil Konser Jika Penonton Diwajibkan Paspor Vaksin

    Eric Clapton mengumumkan pada hari Rabu, 21 Juli lalu bahwa doi enggak akan tampil konser di semua venue yang memerlukan bukti vaksinasi Covid-19 supaya pe

    on Jul 22, 2021
    Lollapalooza

    Lollapalooza Festival Sediakan 1.200 Tiket Gratis Bagi Yang Mau Divaks...

    Crowdsurfing di Lollapalooza 2019 (Foto: Erika Goldring/FilmMagic). Lollapalooza, salah satu festival musik dan seni terbesar di Amerika Serikat (AS) sedang

    on Jun 12, 2021
    Konser Punk

    Konser Punk Di AS Jual Tiket $18 Buat Tervaksinasi, $1000 Yang Belum

    Crowd di sebuah Punk Rock Show (Foto: Melinda Oswandel). Konser punk yang satu ini termasuk hal yang baru. Seorang promotor konser di Florida, Amerika Serik

    on May 30, 2021
    Eric Clapton

    Eric Clapton Tangannya Mati Rasa 2 Minggu Pasca Divaksin AstraZeneca

    Eric Clapton (Foto: via Facebook). Eric Clapton belum lama ini dikabarkan gusar dengan vaksin Covid-19. Gitaris legendaris ini merinci pengalaman saat keseh

    on May 16, 2021