×
×

Search in Mata Mata Musik

Halsey Minta Pengertian Netizen Terhadap Orang-Orang Pengidap Bipolar

Posted on: 07/23/20 at 7:00 am

Halsey Minta Pengertian Netizen Terhadap Orang-Orang Pengidap Bipolar, Bukan Buat Bercanda
Halsey. (Foto: The Grosby Group/Backgrid).

Halsey telah blak-blakan menceritakan mengenai perjuangannya dengan kesehatan mental selama bertahun-tahun, dan dalam serangkaian tweet pada hari Selasa (21 Juli) pagi, popstar itu mendesak kesabaran dan pengertian para netizen terhadap orang-orang pengidap penyakit bipolar yang sedang kambuh. “Jangan bercanda sekarang,” ujar penyanyi itu tanpa mengungkapkan apa yang menginspirasi komentarnya itu. Kemungkinan besar Halsey merujuk kepada curhatan viral Kanye West baru-baru ini, sang musisi/desainer yang mengakui dirinya mengidap bipolar, selama kampanye kepresidenannya

Baca juga: Halsey Buat Tato Baru di Tangannya Untuk Mengenang Juice WRLD

Mengatakan bahwa dia mendedikasikan kariernya untuk menawarkan edukasi dan wawasan tentang gangguan penyakit bipolar, Halsey mencatat bahwa dia “terganggu oleh apa yang aku lihat. Kesampingkan pendapat pribadi kalian tentang seseorang, suatu kekambuhan manik bukanlah suatu lawakan”. Lebih blak-blakan lagi, Halsey mengatakan bahwa jika orang tidak dapat menawarkan pengertian atau simpati, coba untuk tidak mengatakan apa-apa sama sekali alias shut the fuck up.

Kembali pada bulan Mei lalu, Halsey, yang telah mendiskusikan bahwa dia didiagnosis dengan gangguan bipolar saat SMA, menyelam jauh ke dalam perjuangan kesehatan mentalnya dalam acara YouTube Artist Spotlight Stories dengan psikolog Snehi Kapur sebagai bagian dari Mental Health Awareness Month. Selama diskusi tersebut, Halsey berbicara tentang persepsi publik terhadap penyakit mental dan bagaimana media tampaknya mem-fetish-kan hal tersebut, terutama terhadap wanita.

Gangguan bipolar adalah gangguan suasana hati yang biasanya bermanifestasi dalam dua fase: fase rendah (depresi) dan fase manik (energi tinggi).

Halsey juga mengatakan bahwa “banyak orang yang kamu kenal” mungkin menderita gangguan bipolar, memperingatkan bahwa membuat pernyataan ofensif atau menjelek-jelekkan mereka bukan merupakan cara merespons yang tepat, dan dapat menjadi semacam pemicu yang dapat menyebabkan orang tetap diam mengenai topik itu. “Kamu dapat membenci tindakan atau pendapat seseorang tanpa menyumbang stigma yang dapat merusak seluruh komunitas orang yang kadang-kadang rentan, hanya untuk tertawa,” tulis Halsey.

Baca juga: Halsey Gelar Black Creators Fund Initiative Dukung Karya Seni Orang Kulit Hitam

“Jika kamu ingin menganggap seseorang itu brengsek, silakan. Ada banyak orang hebat dengan penyakit mental,” ujar Halsey menjelaskan. “Banyak dari mereka adalah orang yang brengsek. Karena mereka adalah manusia. Dengan kepribadian yang berbeda-beda. Tetapi membuat lawakan yang secara spesifik ditujukan kepada gangguan bipolar akan menyakitkan lebih dari hanya satu orang yang kamu ingin marahi”.

Kamu bisa baca sendiri serangkaian tweet asli Halsey di bawah ini.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    BTS

    Dianggap Rasis Ke BTS, Radio Jerman Minta Maaf Setelah Dikecam ARMY

    BTS tampil di atas panggung untuk American Music Awards 2020 pada 22 November 2020 di Korea Selatan. (Foto: Big Hit Entertainment/AMA2020/Getty Images). Bay

    on Mar 1, 2021
    Kim Kardashian

    Resmi Gugat Cerai Kanye West, Kim Kardashian Dapat Hak Asuh Keempat An...

    Kanye West dan Kim Kardashian dalam MV Kanye West 'Bound 2'. (Foto: via YouTube). Akhirnya pasangan selebriti grade A, musisi hip hop enterpreneur Kanye Wes

    on Feb 20, 2021
    Pop 1980an & Heavy Metal

    Studi Baru: Pop 1980an & Heavy Metal Mampu Menurunkan Tekanan Darah & ...

    Pet Shop Boys (Foto: via CoS), Megadeth (Foto: David Brendan Hall). Kalau lo sedang mengalami stres, mungkin salah satu cara ampuh untuk menghilangkannya at

    on Feb 19, 2021
    Ridh

    Darah Muda Pop Ridh Buktikan Potensinya Via EP Perdana "When It's Over...

    Ridh. (Foto: dok. Ridh). Kita harus terus berbangga dengan talenta musik dalam negeri. Setiap tahun, kita selalu mencetak musisi-musisi baru yang bisa menar

    on Feb 15, 2021