×
×

Search in Mata Mata Musik

Hayley Williams Dkk Lanjutkan Tur After Laughter di Manchester Arena

Posted on: 08/25/18 at 12:02 pm

Konser yang sudah lama dinanti para penggemar Paramore di Manchester akhirnya tiba. Hayley Williams dan kawan-kawan tampil kompak dan lebih nge-pop

Oleh Joe Goggins (Manchester Evening News)

Perjalanan Paramore di dunia musik tentu bukan tanpa halangan. Beragam permasalahan terutama dari sisi internal telah lama dihadapi. Album eponim terdahulu mereka di tahun 2013 menandai lembaran baru mereka setelah hengkangnya personil pendiri, Josh and Zac Farro, yang terkesan kurang damai.

Ada lebih banyak gejolak sejak saat itu; bassist Jeremy Davis, yang menggantikan Josh, keluar di tahun 2015 dan kemudian menuntut teman-teman se-bandnya ini. Sang vokalis Hayley Williams menderita depresi sekitar waktu yang sama. Masa depan band ini pun sempat diragukan.

Untungnya, mereka bangkit dari masa kelam tersebut dengan cara yang luar biasa. Dengan dirilisnya album After Laughter pada bulan Mei lalu, mereka dengan sepenuh hati merangkul kecintaan mereka akan musik pop dan mengganti gitarnya dengan synth. Jika tur kecil-kecilan mereka di musim panas lalu, termasuk acara jalan-jalan keliling kota di Apollo, adalah tur percobaan untuk genre baru mereka, maka tur yang sekarang adalah peresmiannya.

Pertunjukan malam ini tentunya dimulai dengan nuansa yang tidak seperti konser rock dan lebih seperti acara joget yang digelar untuk 16.000 penggemar setianya. Lagu pembuka “Hard Times”  yang sangat pop diperpanjang dengan menampilkan cuplikan “Heart of Glass” dari Blondie, yang diikuti dengan nyanyian bersama para fans untuk lagu-lagu lama seperti “Ignorance” dan “Still Into You”.

Kedua karya klasik itu cocok berada di konteks pop baru ini karena Paramore memang selalu memiliki jiwa pop – hanya saja dengan penampilan yang berbeda tergantung zamannya, dari band emo yang moody hingga mencoba menjadi rocker. Itulah mengapa lagu seperti “That’s What You Get” dan “Misery Business” bisa tetap nyaman dimainkan di jajaran lagu-lagu baru “Told You So” atau “Forgiveness”.

Hayley Williams Dkk Lanjutkan Tur After Laughter di Manchester Arena-2

Paramore (Foto: Zeitgeist PR)

Perubahan yang sebenarnya ada pada diri Hayley. “Idle Worship” merincikan ketidaknyamanannya karena ditempatkan sebagai pentolan band ini oleh para penggemarnya dan, tentu saja, dia tidak lagi tampil sebagai bintang rock zaman dulu yang bersinar tapi sebagai wanita muda (yang juga terlibat secara politis) yang berusaha memahami tempatnya di dunia ini.

‘Kelemahannya’ di lirik lagu album ini diperjelas dengan sikapnya di atas panggung. Versi akustik  lagu “26” yang sangat jujur membuat seisi arena konser terdiam – ini semua lebih mengesankan mengingat lagu ini tidak ada di daftar lagu yang dibawakan.

Omongan Hayley di selah-selah lagu tentang kekuatan dalam kebersamaan menyentuh hati untuk berbagai alasan – dia menyinggung acara bulan Mei lalu di Arena, dan pengulangan sebanyak tujuh kali dari band ini di atas panggung memberi arti bahwa Paramore lebih mengedepankan kerja tim daripada sebelumnya – tapi yang terpenting, sekarang omongan itu terasa jauh lebih sungguh-sungguh sejak dia lebih terbuka secara emosional di karya musiknya.

Hal yang luar biasa dari band ini adalah, di empat atau lima paragraph lalu, kita berbicara tentang acara joget yang mengesankan yang mereka sajikan. Dan mereka benar-benar menampilkannya – penampilan panjang di lagu “Ain’t It Fun” yang tak tertahankan adalah contohnya, juga mash-up lagu “Rose-Colored Boy” dan “I Wanna Dance with Somebody” dari Whitney Houston yang menutup acara tersebut.

Paramore adalah band yang bisa melakukan dua-duanya, dan lirik tentang tertawa sambil menangis dari lagu “Hard Times” terasa seperti sebuah pernyataan. Ini adalah grup yang mampu menghadang dunia kita yang semakin tidak menentu ini dengan musik pop selama satu menit, dan kemudian menghadapinya selanjutnya. Album ini tidak terasa seperti sebuah kompromi – justru kebalikannya. Ini terasa seperti cerminan akan diri mereka yang sebenarnya. Berbicara sebagai suatu band untuk saat ini.

 

Sumber: https://www.manchestereveningnews.co.uk/whats-on/music-nightlife-news/paramore-manchester-arena-review-2018-14193236     

Posted on January 23, 2018 3:41 pm

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Gimana Nasib Masa Depan Paramore

Hayley Williams Akui Tidak Tahu Arah Paramore Selanjutnya!

Sudah lebih dari dua tahun sejak Paramore merilis album terakhir mereka, After Laughter, dan hampir setahun sejak mereka terakhir menggelar pertunjukan live, d

on Aug 18, 2019
Hayley Williams

Hayley Williams Isyaratkan Materi Baru Paramore Atau Solonya?

Teaser yang diunggah di Instagram pribadi Hayley Williams tidak ada suaranya! Baca Juga: American Football Gandeng Hayley Williams di “Uncomfortably Numb

on Jun 24, 2019
Paramore Bawakan Konser Luar Biasa di SSE Hydro Glasgow

Paramore Bawakan Konser Luar Biasa di SSE Hydro Glasgow

Paramore melanjutkan rangkaian tur After Laughter dan tampil luar biasa di SSE Hydro Glasgow dengan lagu pop dan pop-punk klasik ala gelombang baru ’80-an. O

on Aug 25, 2018
Paramore Luncurkan Video Retro untuk Single ‘Rose-Colored Boy’

Paramore Luncurkan Video Retro untuk Single 'Rose-Colored Boy'

Tak semuanya seperti apa yang terlihat bagi Hayley Williams dan kru TV ala tahun ’70-annya Oleh Lake Schatz (Consequence of Sound) https://www.youtube.com/e

on Aug 25, 2018