×
×

Search in Mata Mata Musik

House Music: Musik Orang Hitam Amerika

Posted on: 10/26/18 at 9:00 am

Apakah para produser di program Nightline ABC News atau David Guetta tidak tertarik dengan sejarah, kalau sejarah tersebut tidak sejalan dengan hype yang ada?

Oleh: Piotr Orlov. (Afropunk)

 

DJ Frankie Knuckles bermain di Def Mix, perayaan 20 tahun Weekender di Turnmills, sebuah klab malam di London. (Foto: Claire Greenway/Getty Images)

 

Kalau kamu belum tahu—dan kemungkinan besar kalau kamu bukan dari Chicago atau penggemar berat house music, kamu belum tahu—pria yang ada di foto di atas adalah Frankie Knuckles. Knuckles, yang wafat pada 2014 silam, umumnya dikenal sebagai “Godfather of House Music” tapi dia juga pantas disebut sebagai orang tua aslinya, karena di The Warehouse—klub malam Chicago dimana dia menjadi DJ campuran musik Deep Dance (Soul dan Disco, Disco-Rap dan Electronic awal) dari tahun 1977-1982—lah genre ini memperoleh namanya.

Seperti yang jelas terlihat, Frankie Knuckles adalah pria kulit hitam (dan juga homoseksual), dan awalnya, dia bermain musik untuk audiensi yang didominasi oleh orang non-kulit putih yang juga homoseksual. Ini adalah sejarah musik Dance yang sebenarnya bisa kamu pelajari di mana saja, yang bisa diceritakan di luar kepala oleh banyak dari mereka yang telah lama terlibat dengan musik dance.

Sayangnya, tampaknya para produser di program Nightline ABC News — ataupun produser/DJ house asal Perancis sekelas David Guetta — tidak tertarik dengan sejarah kalau sejarah tersebut tidak sejalan dengan hype yang ada, atau tidak menjadi berita utama, bahkan saat episodenya lebih cenderung menghapus pencapaian budaya hitam Amerika.

Di episode Nightline Jumat lalu (19/10), mereka menayangkan kisah tentang Guetta, yang telah lama meninggalkan ranah House untuk musik Pop bergaya EDM (yang sering kali menampilkan vokalis kulit hitam). Momen paling mengejutkan adalah ketika ABC News memutuskan untuk mempromosikan episode ini dengan judul yang sangat menarik perhatian yang sebagian bertuliskan, “Bagaimana David Guetta membantu membawa House Music ke AS.” (ABCNews.com menggantinya dengan judul berita bernada lebih serius di akhir pekan lalu namun orang-orang dari 5 Chicago yang sama marahnya dengan cepat menangkapnya.)

Terlepas dari fakta bahwa seharusnya tidak ada orang yang menonton ABC untuk belajar sejarah musik Dance, pengubahan sejarah ini terutama mirip dengan “penemuan” Amerika oleh Christopher Columbus. (Terima kasih, DJ Mark Flash, atas perbandingannya.) Bahkan setelah berabad-abad menyaksikan narasi media orang putih yang merenggut budaya orang hitam demi keuntungan orang putih dunia, tetap saja rasanya mengejutkan saat kejadian seperti ini terjadi secara terang-terangan.

 

Jadi, untuk mengulas sejarah musik Dance yang sesungguhnya: House dilahirkan di bagian Selatan Chicago (dengan akar dari New York), dan Techno diciptakan di Detroit, dua versi musik electronic futuris pertama kali dibuat di tahun ’80-an oleh orang hitam dan Hispanik, untuk orang hitam dan Hispanik. Sama seperti Disco. Orang-orang Eropa putih dan hetero yang kemudian mengadopsi musik tersebut seharusnya mengatakan “Terima Kasih,” bukan malah menyebut musik itu sebagai “milikku” atau “satu cinta” atau penolakan lainnya terhadap pembentukan budaya yang dilakukan orang hitam untuk massa yang peka. Orang-orang yang seharusnya berada di industri berita sungguhan, tidak seharusnya memalsukan kebenaran.

 

Keterangan foto utama: Sebuah mural Frankie Knuckles di Chicago, Amerika Serikat. (Foto: Google Images)

Sumber: http://afropunk.com/2018/10/house-music-is-black-american-music/
Posted on October 22, 2018

 

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Top 100 DJ - David Guetta

    David Guetta Kembali Raih Gelar DJ No. 1 Dunia Dari Polling Top 100 DJ...

    Foto: dok. DJ Mag. David Guetta dinobatkan sebagai DJ No.1 Dunia untuk tahun kedua berturut-turut. Setelah memenangkan polling Top 100 DJs tahunan DJ Mag ed

    on Oct 14, 2021
    Noni

    Noni Padukan House Music dan R&B Via Lagu Barunya Fitur Basboi

    Noni dan Basboi (Foto: dok. artis). Noni kembali merilis single solonya berjudul 'WRITTENINTHESTARS' pada hari Jum'at, 17 September 2021. Sebelumnya penyany

    on Sep 22, 2021
    AmPm

    AmPm, Duo Produser Jepang Mengapresiasi Kota Jakarta Via Single Baru

    Duo Produser AmPm. AmPm (baca: AmPam), sebagai seniman, mengaku inspirasi bisa datang dari mana saja. Terkadang dari pengalaman yang sudah cukup lama, karen

    on Sep 13, 2021
    Daft Punk

    Setelah 28 Tahun Menjadi Stimulan Dansa, Daft Punk Resmi Bubar!

    Thomas Bangalter dan Guy-Manuel de Homem-Christo. (Foto: David Black). Daft Punk, duo musik elektronik kelahiran Paris, 1993 silam yang bertanggung jawab at

    on Feb 23, 2021