×
×

Search in Mata Mata Musik

Ian Brown Isyaratkan Akan Kembali

Posted on: 10/25/18 at 4:47 am

King Monkey kembali dengan “First World Problems”

Oleh Andrew Trendell (NME)

Gambar: ian-brown-isyaratkan-kembali

https://ksassets.timeincuk.net/wp/uploads/sites/55/2018/10/GettyImages-587581988_ian_brown_2000-1220×775.jpg

Ian Brown saat manggung bersama The Stone Roses. (Foto: Getty)

Ian Brown tampaknya mengisyaratkan akan kembali, seiring ditemukannya poster yang mengiklankan lagu baru berjudul “First World Problems” di beberapa sudut kota Manchester.

Iklan tersebut memiliki pola yang serupa saat The Stone Roses menempelkan ‘Poster Lemon’ mereka di seluruh penjuru kota di 2016 – sebelum kembali dengan musik serta jadwal tur terbaru.

Setelah tidak merilis album solo sejak My Way di 2009, berbagai rumor menyebutkan bahwa Brown sedang mengerjakan beberapa materi di luar The Roses sejak tahun lalu. Sekarang banyak fans yang berspekulasi bahwa satu lagu baru dari album Brown akan keluar minggu ini.

NME telah menghubungi juru bicara Brown untuk konfirmasi.

Musim panas lalu, mulai beredar desas-desus kalau penampilan para legenda asal Manchester di Glasgow akan menjadi penampilan mereka terakhir – sebelum komentar yang dibuat Brown di konser tersebut seolah menegaskan bahwa band tersebut telah berakhir sekali lagi.

Saat konser di Hampden Park hampir berakhir, Brown mengatakan kepada para penonton: “Jangan sedih karena

[band ini]

sudah berakhir, berbahagialah karena band ini pernah ada.”

Sejumlah sumber yang dekat dengan band ini kemudian mengklaim bahwa Brown telah berada di studio mengerjakan album solo berikutnya. Sementara itu, dokumen di Companies House (semacam Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Inggris) menunjukkan kalau ‘Second Touring Limited’ (yang didirikan oleh The Stone Roses di 2015) mengirimkan pemberitahuan Berita Resmi Pertama untuk pencoretan wajib pada bulan Oktober. Hal ini berarti perusahaan tersebut telah dicoret dari daftar perusahaan dan dibubarkan pada 24 Desember  2017.

“Masih belum 100% resmi dikonfirmasi kalau mereka sudah bubar, tapi kelihatannya seperti sudah bubar, ya?” kata penulis biografi dan jurnalis Roses, John Robb, kepada NME. “Masalahnya dengan mereka adalah, tidak pernah ada yang pasti dengan The Stone Roses. Itulah salah satu yang membuat mereka band yang menarik.

“Saya suka Manic Street Preachers, tapi mereka punya kepastian. Itu bukan kritik terhadap mereka, hanya saya semua orang tahu mereka akan berada di Manics sepanjang hidup mereka. Dengan The Roses, dari hari pertama saja band ini bisa bubar kapan saja. Kecemerlangan mereka begitu cepat berlalu dan sulit dipahami, sehingga mudah menghilang. Mereka mampu menangkapnya, kemudian mereka akan lepaskan lagi.”

The Stone Roses awalnya dibentuk kembali pada 2011 dan tampil di Wembley Stadium, London awal musim panas tahun ini – konser pertama mereka di ibukota dalam empat tahun terakhir. Para penggemar setia juga sempat berharap akan ada album baru dari mereka, setelah mereka merilis “All For One” dan “Beautiful Thing” di 2016.

Sumber: https://www.nme.com/news/music/ian-brown-first-world-problems-new-song-return-tease-2392717

Posted on Oct 23, 2018 11:48 am

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Mandy Moore

Mandy Moore Kembali dengan “When I Wasn't Watching”

Aktris berusia 35 tahun ini meluncurkan lagu terbarunya “When I Wasn’t Watching” beserta video musiknya pada hari Selasa (17/9) kemarin. Baca Juga: Rya

on Sep 18, 2019
Halsey

Halsey Lepas Lagu Baru dari Album Ketiganya, Manic

“Graveyard” hadir setelah siaran langsung Halsey melukis sampul album Manic. Baca Juga: Halsey Luncurkan “Nightmare” Halsey mengumumkan album studi

on Sep 17, 2019
Refused

Refused Perangi Neo-fasis di Video Musik Lagu “REV001”

Lagu ini muncul di album War Music yang akan mendarat pada 18 Oktober 2019. Baca Juga: Menggeram di Kaki Langit Band hardcore asal Swedia, Refused, meluncu

on Sep 17, 2019
R.E.M.

Bantu Korban Badai Dorian, R.E.M. Hadirkan “Fascinating”

Rarity ini direkam di Bahama pada 2004 silam. Baca Juga: Mantan pentolan R.E.M. Isyaratkan Proyek Solo Baru Sedikitnya 2.500 orang meninggal dunia usai Bad

on Sep 17, 2019