×
×

Search in Mata Mata Musik

Ikon Brutal Death Deeds Of Flesh Bangkit Dengan Album Baru Yang Penuh Kejutan

Posted on: 09/29/20 at 3:45 pm

Ikon Brutal Death Deeds Of Flesh Bangkit Dengan Album Baru Yang Penuh Kejutan
Formasi anyar Deeds Of Flesh plus alm. Erik Lindmark.

Jawara brutal death metal kelahiran Los Osos, California, Amerika Serikat (AS), Deeds Of Flesh akhirnya kembali setelah tujuh tahun absen dengan album studio ke-9 mereka, Nucleus, yang tentu saja akan dirilis melalui Unique Leader Records pada 11 Desember 2020 dalam format CD dan digital. Sedangkan format vinyl-nya tersedia pada 15 Januari 2021.
Deeds Of Flesh juga meluncurkan single pertama dari album mendatangnya tersebut, ‘Alyen Scourge’. Lo bisa simak sambil headbanging video liriknya di bawah artikel ini, bray!

Baca juga: Patrick Mameli (Pestilence) “Jerinx” Versi Death Metal Tolak Konspirasi Covid-19

Inilah rilisan pertama band ini sejak gitaris/vokalis Deeds Of Flesh sekaligus pendiri Unique Leader Records, Erik Lindmark, meninggal dunia setelah kalah dalam pertempurannya melawan penyakit Sclerosis pada 2018 lalu. Dan album Nucleus menampilkan penampilan tamu spesial dari beberapa nama paling beken di scene metal ekstrim internasional untuk merayakan hidup dan kontribusi almarhum kepada scene metal khususnya death metal. Vokalis Jacoby Kingston bergabung dan berbagi mikrofon bersama deretan musisi yang nggak kalah ngewree dan bahayaw berikut ini:

Luc Lemay (Gorguts)
John Gallagher (Dying Fetus)
George “Corpsegrinder” Fisher (Cannibal Corpse)
Frank Mullen (Suffocation)
Matti Way (Submerged)
Bill Robinson (Decrepit Birth)
Dusty Boisjolie (Severed Savior, ILLUMINEGRA)
Anthony Trapani (Odious Mortem, Severed Savior)
Obie Flett (Pathology)
Robbe Kok (Disavowed)
Jon Zig (Serpentian)

Dengan memadukan gaya lama dan gaya baru pada penulisan lagu Deeds Of Flesh yang konsisten teknikal dan melodik sejak album Of What’s to Come, album ini merupakan pelengkap dari cerita yang dimulai dari dua album sebelumnya, yakni Of What’s to Come (2008) dan Portals to Canaan (2013). Semua musiknya sudah lama ditulis oleh Erik Lindmark, bersama gitaris Craig Peters, bassis Ivan Munguia dan dramer Darren Cesca, dan telah direkam dan sebagian di-mixing selama hampir empat tahun terakhir ini.

Jacoby Kingston yang mengundurkan diri dari Deeds of Flesh pada 2017, kini keluar dari masa pensiunnya untuk membantu menyelesaikan album ini. Bersama dramer lama band ini, Mike Hamilton, mereka menyelesaikan alur cerita konsep tema Nucleus, menulis lirik dan membuat aransemen vokal untuk Nucleus.

Artwork cover Deeds Of Flesh Nucleus. (Gambar: Unique Leader Records).
Artwork cover Deeds Of Flesh Nucleus. (Gambar: Unique Leader Records).

Craig Peters berkomentar: “Setelah kami memulai proses penulisan lagu untuk Nucleus sekitar tujuh tahun yang lalu, gue sangat senang bahwa sekarang para penggemar bisa mendengar apa yang telah kami kerjakan. Album ini istimewa bagi gue karena gue harus bekerja sama dengan Erik pada materinya untuk benar-benar ingin menciptakan pengalaman yang sinematik bagi pendengar. Dengan meninggalnya Erik, kami semua sedih dengan beritanya dan nggak yakin mau ke mana arahnya dengan album dan band ini. Rasanya tepat memiliki Jacoby dan Mike kembali bergabung untuk membantu menyelesaikan album ini. Mereka adalah bagian besar dari warisan Deeds Of flesh sehingga gue nggak bisa melihat album ini diselesaikan dengan cara lain. Nucleus menyelesaikan kisah luar biasa yang dimulai oleh Erik dengan Of What’s To Come dengan perpaduan elemen gaya musik lama dan baru dari band dengan hal-hal yang belum pernah didengar penggemar sebelumnya. Bersiaplah karena album ini adalah perjalanan yang intens!”

Baca juga: Cannibal Corpse Sedang Rekaman Album Baru, Dengan Pat O’Brien?

Jacoby Kingston berkomentar: “Setelah kehilangan Erik, rasanya nggak tepat memiliki orang lain mengisi vokal di album ini, jadi gue tahu keluar dari masa pensiun adalah hal yang masuk akal. Mike Hamilton dan gue membuat rencana untuk menyelesaikan cerita dan lirik sebagai tim dan hasilnya lebih baik dari yang gue harapkan. Menulis dan tampil di album ini membawa gue kembali ke hari-hari awal rekaman Gradually Melted dan Trading Pieces, ketika semuanya baru dan menarik. Kami 100% totalitas ke album ini dan gue rasa hal itu benar-benar terasa. Tim impian dari para vokalis tamu yang mengisi lagu-lagu di album ini cukup gila sekaligus rendah hati. Kami merasa terhormat memilikinya, dan gue rasa penggemar akan senang karenanya begitu mereka mengetahui siapa yang ada di sana. Musiknya benar-benar gila, tapi itu pasti album Deeds. Kami telah berhasil menggabungkan beberapa (gaya musik) yang lama dan yang baru bersama-sama untuk keluar dengan bentuk hibrida untuk era baru”.

Ok, here you go, brutal and technical fuckers!!!

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Arsebreed

Rilis Album Baru, Arsebreed Memilih Label Indonesia Ketimbang Label To...

Arsebreed. (Foto: Brutal Mind). Bendera IDDM (Indonesian Death Metal) telah berkibar di Belanda, negara yang memiliki ikatan kuat secara historis dengan Ind

on Oct 13, 2020
Vox Mortis

Vox Mortis Paparkan Kekejaman Manusia Terhadap Hewan Via MV ‘Primata...

Vox Mortis. (Foto: Bastart Photography). Manusia sebagai makhluk yang dibekali akal pikiran, nggak lantas membuatnya lebih tinggi derajatnya dibanding makhl

on Oct 11, 2020
Burton C. Bell

Sang Frontman, Burton C. Bell Resmi Mengundurkan Diri Dari Fear Factor...

Burton C Bell. (Foto: Kevin Estrada). Kabar buruk datang dari scene metal internasional. Tentu saja kabar ini bakal mengecewakan sebagian besar fans die-har

on Sep 29, 2020
Patrick Mameli (Pestilence)

Patrick Mameli (Pestilence) "Jerinx" Versi Death Metal Tolak Konspiras...

Patrick Mameli, mastermind Pestilence. (Foto: The Moshville Times). Patrick Mameli, vokalis merangkap gitaris Pestilence belum lama ini ngobrol bareng Heavy

on Sep 14, 2020