×
×

Search in Mata Mata Musik

Industri Musik Inggris dan 700 Artis Lebih Bersatu Untuk Perangi Kebencian

Posted on: 08/3/20 at 6:30 am

Industri Musik Inggris dan 700 Artis Lebih Bersatu Untuk Perangi Kebencian
The 1975. (Foto: Jordan Hughes).

Lebih dari 700 anggota komunitas musik Inggris, termasuk artis, manajer, eksekutif di perusahaan rekaman, agensi, industri musik live, termasuk tokoh-tokoh kreatif seperti penulis lagu dan produser, telah bersama-sama menandatangani surat perjanjian untuk memerangi perpecahan dan kebencian.

Mengutip contoh-contoh anti-Semitisme, seperti kata-kata kasar baru-baru ini yang dilontarkan rapper Inggris Wiley, Islamophobia, xenophobia, homophobia dan transphobia serta “rasisme sistemik dan ketidaksetaraan ras yang disoroti oleh kebrutalan polisi yang berkelanjutan di Amerika,” para penanda tangan itu menyatakan, “Kita berada dalam kondisi terburuk kita saat kita saling menyerang satu sama lain”.

Baca Juga: Di Episode Baru ’24/365 with BLACKPINK’, BLACKPINK Mengenang Masa Trainee-nya

Di antara para artis yang mendukung surat terbuka berjudul “#NoSilenceInMusic” itu adalah The 1975, Lewis Capaldi, Lily Allen, Niall Horan, Rita Ora, Violet Skies, Westlife, Years & Years dan Yungblud. Eksekutif musik top dari seluruh industri juga terwakili dengan baik, termasuk CEO Island Records Darcus Bease, salah satu kepala CAA Emma Banks, CEO Warner/Chappell Guy Moot, Merck Mercuriadis dari Hipgnosis Songs dan Richard Griffiths dari Modest Management. Berbagai perusahaan, agensi dan perusahaan manajemen yang melampirkan nama mereka termasuk tiga grup major label, Sony Music, Warner Music dan Universal Music Group, bersama dengan yakni Capitol, Domino, EMI Records, TaP Music, UTA dan X-Ray Touring, serta sang penulis lagu Jimmy Napes dan produser musik Nile Rodgers.

Lihat daftar lengkap artis penandatangan surat itu di Medium dan baca suratnya di bawah ini:

“Kami, perwakilan dari industri musik, menulis untuk menunjukkan dan mengekspresikan tekad kami, bahwa cinta, persatuan dan persahabatan, bukan perpecahan dan kebencian, harus dan akan selalu menjadi tujuan bersama kami”.

“Dalam beberapa bulan terakhir melalui serangkaian peristiwa dan insiden, para rasis dan antisemit yang anti orang kulit hitam, ditambah mereka yang menganjurkan Islamophobia, xenophobia, homophobia dan transphobia, telah berulang kali menunjukkan bahwa mereka jelas ingin kita semua untuk gagal. Mau itu rasisme sistemik dan ketidaksetaraan ras yang disorot oleh berlanjutnya kebrutalan polisi di Amerika atau rasisme anti-Yahudi yang diumumkan melalui berbagai serangan online, hasilnya sama saja: kecurigaan, kebencian, dan perpecahan. Kita berada dalam kondisi terburuk kita saat kita saling menyerang satu sama lain”.

“Minoritas dari semua latar belakang dan agama telah berjuang dan menderita. Dari perbudakan hingga tragedi Holocaust kita memiliki ingatan kolektif yang menyakitkan. Semua bentuk rasisme memiliki akar yang sama – ketidaktahuan, kurangnya pendidikan dan pengkambinghitaman. Kami, industri musik Inggris dengan bangga bersatu untuk memperkuat suara kami, untuk mengambil tanggung jawab, untuk berbicara dan berdiri bersama dalam solidaritas. Diam bukanlah sebuah pilihan”.

“Ada kecintaan global terhadap musik, terlepas dari ras, agama, seksualitas, dan gender. Musik membawa sukacita dan harapan dan menghubungkan kita semua. Melalui musik, pendidikan, dan empati kita dapat menemukan persatuan. Kami berdiri bersama, untuk mendidik dan menghapus rasisme sekarang dan untuk generasi masa depan kita”.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

We The Fest 2020

We The Fest 2020 Home Edition Mengobati Kerinduan Festival Musik Secar...

Lewis Capaldi. We The Fest 2020 Virtual Home Edition hari pertama, 26 September dan kedua, 27 September telah resmi digelar. Dengan tetap membawakan pengala

on Sep 30, 2020
Kanye West

Berseteru Dengan Universal Music dan Sony/ATV, Kanye West Kencingi Pia...

Kanye West (Foto: Brad Barket/Getty Images for Fast Company) / Piala Grammy dikencingi. (Foto: Twitter Ye). Dengan terhitung hanya 47 hari dari hari pelaksa

on Sep 17, 2020
Reuni One Direction

Liam Payne dan Harry Styles Sedang Rencanakan Reuni One Direction?

Niall Horan, Harry Styles, Liam Payne, Zayn Malik dan Louis Tomlinson (One Direction) tampil di ABC "Good Morning America" di Rumsey Playfield, Central Park, N

on Jul 3, 2020
Ashe

Ashe Gandeng Niall Horan Rilis Versi Baru Single Hit-nya, 'Moral Of Th...

Ashe. Penyanyi yang kian bersinar, Ashe telah membagikan versi baru dari lagu terobosannya, 'Moral of the Story' yang menampilkan mantan personil One Direct

on Jun 19, 2020