×
×

Search in Mata Mata Musik

Ini Alasan Rihanna Tolak Tampil di Super Bowl Halftime

Posted on: 10/10/19 at 11:44 am

Dalam wawancara dengan Vogue, Rih mengaku sempat ditawarkan tampil di acara halftime tersebut dan menyebut Donald Trump “orang paling sakit jiwa di Amerika”

Baca juga: Rihanna Umumkan Autobiografi Visual Setebal 500 Halaman!

Bintang pop/R&B Rihanna menyebutkan solidaritasnya terhadap atlet/aktivis Colin Kaepernick menjadi alasan mengapa dirinya menolak kesempatan sebagai penampil utama di acara paruh waktu Super Bowl yang digelar bulan Februari lalu.

Pada 2016 silam, Kaepernick mulai berlutut setiap lagu kebangsaan diputar sebelum pertandingan, sebagai protes atas ketidakadilan rasial di Amerika Serikat. Ia sudah keluar dari NFL sejak hengkang dari San Francisco 49ers di 2017, dan kemudian menyelesaikan kasus dengan NFL di mana ia menuduh telah dipermainkan oleh pemilik tim karena aksi protesnya.

Dalam wawancara dengan majalah Vogue yang terbit online pada hari Rabu (9/10), Rihanna ditanya apakah dia menolak Super Bowl sebagai bentuk solidaritas terhadap Kaepernick. “Tentu saja,” ucapnya. 

Baca juga: Pharrell Ikut Kerjakan Album Mendatang Rihanna?

“Saya tidak berani melakukan itu. Untuk apa? Siapa yang diuntungkan dari itu? Bukan orang-orang saya. Saya tidak bisa masa bodoh. Saya tidak bisa memaklumi itu. Ada hal-hal di dalam organisasi itu yang saya tidak setuju sama sekali, dan saya tidak akan tampil dan melayani mereka dengan cara apa pun.”

Acara pada Februari lalu akhirnya diramaikan oleh Maroon 5, yang penampilannya dinilai sedikit mengecewakan. Cardi B juga sempat ditawarkan untuk menjadi penampil utama tetapi menolak tawaran tersebut sebagai wujud dukungan pada Kaepernick.

Di wawancara itu Rihanna juga membahas perlakuan penembakan massal yang terjadi di AS dalam beberapa waktu terakhir. “Ini sangat memprihatinkan,” katanya kepada Vogue.

“Orang-orang dibunuh dengan senjata perang yang mereka beli secara legal. Ini tidak normal. Ini seharusnya tidak pernah menjadi normal. Dan dengan kejadian ini diklasifikasikan sebagai sesuatu yang berbeda karena warna kulit mereka rasanya seperti tamparan. Ini betul-betul rasis.” 

Baca juga: Rihanna, Musisi Wanita Terkaya di Dunia Versi Forbes!

Dia menambahkan: “Coba saja kalau yang melakukan penembakan di Walmart yang sama dengan senjata yang sama adalah orang Arab. Tidak mungkin Trump akan duduk di sana dan membahasnya di depan publik sebagai masalah kesehatan mental. Orang paling sakit jiwa di Amerika saat ini tampaknya adalah presidennya.”

Keterangan Foto Utama:  Rihanna di acara Fenty Beauty. (Foto: Steve Cho/Penta Press/REX/Shutterstock)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Missy Elliott

Missy Elliott dan Sum1 Joget Seru di Video Musik “DripDemeanor”

Missy Elliott meluncurkan video baru untuk “DripDemeanor,” lagunya dengan penyanyi R&B yang sedang naik daun, Sum1, dari EP terbarunya, Iconology.

on Oct 18, 2019
Shakira

Shakira Bicara Soal Musik Baru & Rayakan HUT di Super Bowl

Dalam acara radio Zane Lowe Beats 1 di Apple Music, Shakira mengaku senang dengan musik barunya dan tidak sabar merayakan ulang tahunnya dengan “100 juta ora

on Oct 17, 2019
Queen

Queen Larang Donald Trump Gunakan Lagu Mereka dalam Kampanye

Band rock legendaris Queen mendesak Trump untuk tidak lagi menggunakan musik mereka, setelah “We Will Rock You” muncul di video kampanye baru presiden AS

on Oct 16, 2019
Rihanna

Rihanna Umumkan Autobiografi Visual Setebal 500 Halaman!

Buku pertama dari pelantun lagu “Umbrella” tersebut menyajikan “pandangan eksklusif dan mendalam ke dalam dunianya” Baca juga: Pharrell Ikut Kerjaka

on Oct 8, 2019