×
×

Search in Mata Mata Musik

Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020 Hari Ketiga Bernuansa Basah Dan Romantis

Posted on: 03/2/20 at 12:15 pm

Tulus.
Tulus Tampil di BNI Java Jazz Festival 2020. (Foto: Matamatamusik.com/YusakAnugrah).

Hujan deras mengguyur JIExpo Kemayoran di malam hari terakhir tak menyurutkan animo penonton Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020. Mereka sangat antusias menikmati pertunjukan yang diberikan oleh para performer di hari terakhir.

Baca juga: The Jacksons Ajak Bernostalgia Di Hari Kedua Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020

Sebelum hujan turun, Indro Hardjodikoro Project sukses memukau penonton dengan aksi panggungnya di Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Stage. Para penonton larut dalam jalinan musik yang mereka mainkan dan tak terasa membuat tubuh ikut bergoyang.

MLD Jazz Project All Star feat Devinta, Moneva & Arta.

Rapper Tuan Tigabelas menjadi penampil yang berbeda di BNI Java Jazz Festival. Dia tampil dalam format band dengan aransemen baru pada single hits-nya seperti ‘Buta’, ‘Skills Pay The Bill’, dan banyak lagi.

Dia juga menyampaikan pesan kepada penonton untuk lebih mencintai lingkungan, serta mengingatkan agar membuang puntung rokok pada tempatnya. Tuan Tigabelas mengakhiri penampilan dengan klimaks dan apik dengan lagu ‘Last Roar’.

Penyanyi muda pendatang baru, Pamungkas menjadi penampil paling ditunggu malam ini. Avrist Hall mulai penuh dengan para penggemarnya yang rata-rata anak muda.

Single hits seperti ‘Wait A Minute’, ‘Kenangan Manis’, ‘Sorry’, ‘One and Only’, ‘I Love You But I’m Letting You Go’ dan banyak lagi membuat penonton ikut ber-sing a long. Pamungkas tampil atraktif dan enerjik membuat suasana panggung menjadi penuh semangat.

Kolaborasi tiga penyanyi terbaik Indonesia yaitu Andien, Shanty dan Marcell feat Yamaha Music Project membuat The Botol Sosro Hall penuh. Mereka menikmati lantunan suara dari Shanty, Andien dan Marcell secara bergantian dan mendapat applause dari para penonton.

Marcell.
Marcell.

Hujan deras disertai gemuruh mulai mengguyur sekitar pukul 21.00 WIB. Penonton yang tengah asyik menikmati penampilan musisi di outdoor stage buru-buru membubarkan diri.

Beberapa penampilan musisi seperti Sal Priadi, Reality Club, Humania Revival The Loud Minority hingga Balawan terpaksa menunda penampilannya. Arena panggung yang akan mereka gunakan tergenang air setinggi mata kaki dan beberapa vendor booth terpaksa menutup gerainya dan mematikan alat-alat kelistrikan guna menghindari korsleting listrik akibat genangan air.

Omar Apollo menutup panggung Special Show di hari ketiga BNI Java Jazz Festival 2020. Sebelumnya Ardhito Pramono membuka konser dengan menyanyikan lagu ‘Indonesia Raya’.

Setelah lagu kebangsaan usai dinyanyikan, tirai dibuka dan suara musik mulai dimainkan. Penyanyi berdarah Meksiko ini membuka penampilan dengan lagu ‘Ashamed’. Omar tampil penuh enerjik dan menari dengan lepas dan diikuti oleh para penonton. Dia juga sempat membawakan cover song dari Queen berjudul ‘Cool Cat’.

Sang legendaris, Fariz RM menunjukkan kharismanya di atas panggung. Dia menampilkan tembang-tembang yang sudah tidak asing serta cover song Pink Floyd dengan aransemen keren pada lagu ‘Another Brick in The Wall’.

Fariz FM.
Fariz FM.

Tulus menyedot perhatian para penonton di Teh Botol Sosro Hall. Penampilannya yang tenang dan suara yang merdu sukses menghipnotis penonton dengan deretan lagu-lagu hits-nya. Tulus juga menampilkan Sal Priadi untuk menyanyikan lagu ‘Jangan Cintai Aku Apa Adanya’.

Baca juga: Gemerlap Hari Pertama Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020

Suasana menjadi terasa hangat dengan deretan single hits yang sudah tidak asing lagi di telinga penonton seperti ‘Sewindu’, ‘Monkrom’, ‘Labirin’ dan ‘Teman Hidup’.

Sementara hujan di luar berangsur mereda menyisakan gerimis kecil yang membuat suasana terasa romantis. Lagu-lagu dari Tulus masih terngiang di telinga, memberikan momen tersendiri bagi para penonton BNI Java Jazz 2020.

Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Dharma Samyayogi
Foto-foto: Yusak Anugerah

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Industri Konser

Industri Konser Di Amerika Terhitung Rugi Rp 423,5 Triliun Selama Pand...

Foo Fighters saat tampil di Lollapalooza Festival 2017, Berlin, Jerman. (Foto: Pinterest). Kita semua tahu bahwa industri hiburan juga telah dihajar habis-h

on Dec 12, 2020
Konser Musik

Venue Baru Khusus Social Distancing di Inggris Gelar Konser Musik Pert...

Konser Sam Fender sebagai debut konser di venue physical distancing, Newcastle, Inggris. (Foto: Jonathan Morgan / Twitter). Venue musik outdoor baru di Ingg

on Aug 14, 2020
Konser Virtual

Pandemi Memaksa Kita Nonton Konser Virtual Dengan Tata Suara Yang Buru...

Mariah Carey. (Foto: Fox). Seperti yang kita lihat ketika MTV Video Music Awards (MTV VMA) mengumumkan daftar nominasinya minggu lalu, di situ MTV menambahk

on Aug 4, 2020
Frank Turner

Konser Musik “Indoor” New Normal Pertama di Inggris Bikin Bangkrut...

Frank Turner saat tampil live. (Foto: Philip Cosores). Bukan hanya Amerika Serikat (AS) yang menghadapi tantangan besar dengan konser ala social distancing.

on Aug 2, 2020