×
×

Search in Mata Mata Musik

Jay-Z dan Alicia Keys Tuntut Keadilan Untuk Ahmaud Arbery Melalui Roc Nation

Posted on: 05/12/20 at 9:00 am

Jay-Z dan Alicia Keys.
Jay-Z dan Alicia Keys. (Foto: Raven Varona/Parkwood/PictureGroup/Shutterstock, Kevork Djansezian/Getty Images).

Jay-Z dan Alicia Keys beserta Meek Mill, dan Yo Gotti telah menandatangani surat dari Team Roc, gerakan aktivis dari perusahaan Roc Nation milik Jay-Z, dengan menyerukan “keadilan dalam kasus pembunuhan Ahmaud Arbery”.

Kembali pada bulan Februari lalu, Ahmaud Arbery secara keji ditembak mati ketika sedang jogging di Brunswick, Georgia, Amerika Serikat (AS). Selama jogging, Ahmaud Arbery diserang oleh dua pria, Gregory McMichael dan putranya, Travis, yang membawa senjata dan percaya bahwa Ahmaud Arbery terlibat dalam dua perampokan baru-baru ini di daerah itu, meskipun tidak ada dari kedua dugaan insiden itu yang telah dilaporkan ke polisi dan tidak ada deskripsi resmi tersangka pelakunya dalam catatan.

Sempat terjadi perlawanan, tiga tembakan dilepaskan dan dua menghantam Ahmaud Arbery. Pada saat itu, tidak ada tuntutan yang diajukan dan kasus ini tidak terekspos di luar Georgia sampai video insidennya dirilis pada akhir April, yang akhirnya menyebabkan penangkapan kedua pria McMichaels itu pada tanggal 7 Mei atas tuduhan pembunuhan dan penyerangan yang diperparah.

Surat dari Team Roc itu, yang ditujukan kepada Gubernur Georgia Brian Kemp, Jaksa Agung Christopher Carr, dan Jaksa Distrik Tom Durden, mengatakan bahwa Ahmaud Arbery adalah “korban kejahatan rasial”, dan menyatakan bahwa, “Penangkapan kemarin atas tuduhan pembunuhan dan penyerangan yang diperparah – lebih dari dua bulan setelah kematian Ahmaud – adalah langkah pertama yang positif dalam perjalanan panjang menuju keadilan. Tapi itu hanya memperkuat tekad kami setelah melihat bahwa keadilan pada akhirnya terlayani”. (Surat itu awalnya terbit di Atlanta Journal-Constitution dan juga ditandatangani oleh pengacara Lee Merritt dan Benjamin L. Crump).

Baca juga: Taylor Swift Dukung Keadilan Untuk Ahmaud Arbery Yang Terbunuh Secara Keji

Surat itu mencantumkan beberapa tuntutan untuk memastikan terjadinya persidangan yang adil. Di antara mereka, Team Roc meminta Tom Durden untuk mengundurkan diri dari kasus ini karena Gregory McMichael adalah mantan perwira polisi, yang oleh kelompok itu disebut “konflik kepentingan yang jelas”. Sebaliknya, kelompok itu meminta seorang jaksa penuntut khusus untuk ditunjuk oleh Jaksa Agung Carr. Surat itu juga menyerukan William Bryan, tetangga McMichaels, untuk dituduh sebagai “kaki tangan” bersenjata. (Meritt, seorang pengacara untuk keluarga Ahmaud Arbery, mengatakan kepada Rolling Stone bahwa dia percaya Bryan merekam video pembunuhan itu dan bahwa Bryan berkoordinasi dengan McMichaels).

“Sebagai satu masyarakat, kita tidak bisa lagi berpura-pura bahwa ketidaksetaraan rasial, yang ada di setiap segi kehidupan kita, tidak selalu mengarah pada jalan menuju kemiskinan, kekerasan, dan kematian,” tulis surat Team Roc tersebut. “Untuk berpikir tentang memutus siklus ini, kami membutuhkan kalian untuk melindungi proses dan menjaga keadilan persidangan. Dan jika kalian mengambil tindakan yang diperlukan ini, kalian akan mengirim pesan kepada orang-orang yang ingin menyeret Georgia kembali ke masa ketika orang Afrika-Amerika terbunuh hanya karena ikut pemilu: kebencian dan ketakutan pada akhirnya akan kalah”.

Surat itu kemudian berlanjut, “Ahmaud Arbery adalah seorang putra yang penyayang, seorang saudara lelaki dan teladan yang positif di masyarakat. Dia adalah manusia. Dia juga orang Afrika-Amerika yang, sayangnya, berarti dia adalah seorang target. Masih hingga sekarang. Dan, pada Hari Ibu ini – hanya dua hari setelah hari ulang tahun Ahmaud Arbery yang ke-26 – kita tidak bisa dan tidak akan diam saja untuk lagi-lagi seorang ibu berkulit hitam lainnya yang harus menjalani hari dengan berduka karena kehilangan putra berkulit hitamnya hanya karena warna kulitnya”.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Kanye West

    Kanye West Rilis Album Baru "Donda" Terinspirasi Dari Sang Ibunda

    Kanye West (Foto: Instagram/kanyewest). Kanye West mengkonfirmasi perilisan album barunya yang berjudul Donda, dalam iklan Beats by Dre yang ditayangkan saa

    on Jul 22, 2021
    50 Cent

    50 Cent Kabari Status Terbaru Perilisan Album "Street King Immortal"

    50 Cent (Foto: Dave Simpson/WireImage). 50 Cent memang sempat absen dari kancah musik sejak mengumumkan kebangkrutannya pada tahun 2015. Sebelumnya, pada ta

    on Jul 20, 2021
    Post Malone

    Post Malone Rilis Lagu Baru Yang Terinspirasi Dari Motley Crue

    Motley Crue (Foto: dok. Motley Crue) / Post Malone (Foto: Kevin Winter/Getty Images). Post Malone, telah dipastikan pada Jum'at ini, 9 Juli akan merilis lag

    on Jul 7, 2021
    MC Abdul

    MC Abdul, Rapper Cilik Palestina Debut Single ‘Shouting At The Wall'

    MC Abdul, rapper cilik kelahiran Gaza, Palestina berusia 12 tahun, telah merilis single debutnya, 'Shout at the Wall'. Lagu doi telah tersedia di platform

    on Jul 1, 2021