×
×

Search in Mata Mata Musik

Jay-Z dan Beyoncé Dituduh Melanggar Hak Cipta di Lagu ‘Black Effect’

Posted on: 06/21/20 at 6:30 am

Beyonce dan Jay-Z.
Beyonce dan Jay-Z. (Foto: Kevin Mazur/Getty Images for Global Citizen Festival: Mandela 100).

Sepasang suami istri superstar, rapper Jay-Z dan popstar Beyoncé kena tuntutan hukum karena lagu dari album Everything Is Love proyek mereka, The Carters yang beken, ‘Black Effect’, setelah koreografer dan akademisi asal Jamaika, Dr. Lenora Stines memanggil pasangan itu karena diduga merekam vokalnya dan menggunakannya dalam lagu tanpa izin dan menuliskan kreditnya.

Baca juga: Beyoncé & Jay-Z Duduk Diam Saat Demi Lovato Bawakan Lagu Nasional Di Super Bowl

Gugatan itu, yang diajukan hari Selasa di Pengadilan Distrik Amerika Serikat (AS) untuk Distrik Pusat California, menyatakan bahwa Dr. Stines merasa dieksploitasi oleh lagu itu.

“Yang mengejutkan, menakutkan dan mengecewakan Dr. Stines adalah, (Everything Is Love) menampilkan eksploitasi vokal yang tidak sah pada lagu yang berjudul ‘Black Effect’,” tulis pengacaranya. “Rasa takut dan rasa kecewa Dr. Stines semakin bertambah ketika dia menyadari bahwa vokalnya tidak hanya ditampilkan dalam lagu, tetapi dia juga menemukan bahwa dia bahkan tidak dianggap oleh pihak yang tertuduh atas penampilan vokalnya”.

Gugatan itu selanjutnya menjelaskan bahwa Dr. Stines merasa para terdakwa (Jay-Z, Beyoncé dan pihak yang bersangkutan dalam lagu) telah “memperkosanya secara artistik”.

Selama sesi foto promosi di Jamaika pada bulan Maret 2018, Dr. Stines mengklaim bahwa dia menyediakan beberapa dancer untuk Jay-Z dan Beyoncé dalam keperluan visualnya dan berada di lokasi selama pembuatan video. Di sana, komentarnya tentang cinta direkam dan mau tidak mau digunakan untuk album. Dr. Stines mencari kompensasi karena penggunaan suaranya dalam 60 detik pertama lagu ‘Black Effect’ melanggar hak cipta.

Menurut gugatan itu, hampir 20% vokalnya terdiri dari rekaman dan kedua musisi itu “secara sadar dan sengaja menggunakan vokal Dr. Stines dalam lagu untuk mempromosikan proyek dan tur mereka dan untuk mengumpulkan keuntungan dan pendapatan yang substansial untuk diri mereka sendiri”.

“Vokal Dr. Stines ditampilkan dalam 60 detik pertama lagu, yang kira-kira sepanjang lima menit dan tiga belas detik, (yang berarti) vokalnya ditampilkan dalam kira-kira 19,17% dari lagu,” bunyi gugatan itu. “Penggunaan vokal Dr. Stines oleh terdakwa dalam rekaman adalah, dan, tidak sah, dan karena itu Dr. Stines berhak mendapatkan kompensasi”.

Baca juga: Jay-Z Jelaskan Mengapa Dia Dan Beyoncé Tetap Duduk Saat Lagu Nasional AS Di Super Bowl

Dr. Stines berniat untuk mendapatkan uang ganti rugi secara legal, sebagian dari hak penerbitan dan kredit penulis untuk lagu tersebut. Dia diwakili oleh Andrew Williams dari firma hukum Williams Law Group.

Penasaran, di bagian mana vokal Dr. Stines dalam lagu ‘Black Effect’ tersebut? Yuk mari kita simak lagunya di bawah ini.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    G-Eazy

    G-Eazy Rilis Album Baru "These Things Happen Too", Sekuel Album Debut

    Foto: Axelle/Bauer-Griffin/FilmMagic. G-Eazy akhirnya merilis album baru pada hari Jum'at, 24 September 2021. Sebuah album sekuel yang berjudul These Thing

    on Sep 26, 2021
    Greenwich Entertainment

    Greenwich Entertainment Akuisisi Film Dokumenter Charli XCX

    Greenwich Entertainment dilaporkan telah memperoleh hak edar di wilayah Amerika Utara atas Charli XCX: Alone Together. Sebuah film dokumenter tentang popst

    on Sep 24, 2021
    Lil Nas X

    Lil Nas X Akhirnya Merilis "Montero", Sebuah Album Terapi Bagi Dirinya

    Foto: Rich Fury/Getty Images. Lil Nas X akhirnya merilis album full length debutnya yang telah lama diantisipasi, Montero. Tidak terasa album tersebut diril

    on Sep 18, 2021
    kehlani

    Kehlani Suguhkan Pop R&B Segar Via Lagu 'Altar' Dari Album Mendatang

    Kehlani (Foto: Brianna Alysse). Tiap ketukan dram yang terdengar renyah diiringi synthsizer dan gitar yang turut membangun nuansa lagu. Sampailah di penggal

    on Sep 16, 2021