×
×

Search in Mata Mata Musik

Jelang EP Awal 2021 Extreme Hate, Trio Grindcore Ini Rilis Dua Single Anyar

Posted on: 02/12/21 at 11:00 am

Jelang EP Awal 2021 Extrreme Hate, Trio Grindcore Ini Rilis Dua Single Anyar

Mengawali tahun 2021 ini, trio grindcore Extreme Hate kembali masuk studio rekaman untuk beberapa lagu baru, dua lagu di antaranya yang dijadikan rangkaian single-nya sudah diunggah di kanal YouTube EXTREME HATE [OFFICIAL].

Baca juga: Watch Out! Grind For Better Life, Film Kronikel Gerilya Trio Grindcore Proletar

Single pertama, ‘Kontradiksi Pandemi’ yang dari judulnya sudah mudah ditebak, yaitu tentang Pandemi Covid-19 yang sedang kita semua alami.

Sedangkan single kedua yang belum lama diluncurkan berjudul ‘Prison Without Cage’ yang bercerita tentang manusia terintimidasi oleh kekuasaan. Video klip single kedua ini digarap oleh Diansyah Rizky dari Area 41.

Lagu-lagu terbaru ini rencana akan digunakan untuk beberapa album split dengan band dalam dan luar negei, album kompilasi dan lain-lain yang akan segera mereka update melalui akun media sosialnya. Lagu-lagu baru ini juga masih dalam proses mixing dan mastering.

Extreme Hate terbentuk di Jogjakarta pada bulan Juni 1998, dengan formasi awal: Levoy (dram/vokal), Teguh (gitar) dan Inuz (vokal). Pada tahun itu juga pasukan grindcore ini merilis demo tape Stop Violence. Pada tahun 2001, band grindcore ini hijrah ke Tangerang, dengan formasi baru, selain Levoy, ada Cece (vokal), Yosua (gitar), dan Boris (bass).

Extreme Hate juga banyak melakukan show, split project dengan band-band dalam dan luar negeri, dan juga di banyak album kompilasi. Salah satunya album split dengan band grindcore asal Australia, Warsore pada tahun 2007 yang dirilis oleh Noise Abuse Productions, dan pada tahun 2018 dirilis ulang oleh label Inggris, Grindfather Production dan Jerman, AxRxL Records.

Karya-karya Extreme Hate juga diabadikan dalam dua album diskografi. Yang pertama Hopeless Documentary 1998-2003 yang dirilis oleh label dari Italia, Lo-Fi Records. Dan yang kedua, 15 Years Of Hatred 1998-2013 yang dirilis oleh kolaborasi label lokal, Grindtoday Records dan R.A.P.S Records.

Setelah banyak pergantian personil, pada tahun 2018, Extreme Hate memuntahkan album debut yang berjudul Fugitive rilisan Playloud Records. Dan dalam waktu dekat, Levoy dan kawan-kawan akan meluncurkan EP dengan judul Where The Faith Left In The Darkness Of Greed yang akan dirilis oleh Maxima Music Productions. EP tersebut berisi kumpulan lagu-lagu di tahun 2018-2019 yang belum pernah dirilis.

Baca juga: Busuk “Worshipper”: Gerinda Crusty Horor Pemuja Hiperealitas

Selamat headbanging menyimak dua single baru Extreme Hate di bawah ini.

Sumber: Siaran Pers
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Album Hard Rock & Heavy Metal Terbaik

    MataMata Musik: Top 20 Album Hard Rock & Heavy Metal Terbaik Tahun 202...

    Meski 2020 merupakan tahun paling bangsat bagi 99% populasi manusia di Bumi (1% lagi yang nggak kena dampak kehancuran, yang berpesta di atas penderitaan j

    on Dec 31, 2020
    Extreme Moshpit Awards

    Daftar Pemenang Penghargaan Spesial Musik Cadas: Extreme Moshpit Award...

    Extreme Moshpit adalah media musik cadas Indonesia yang bergerak sejak 2007. Selain mewujudkan gerakan baru tradisi fanzine dan media di ranah musik ekstri

    on Dec 3, 2020
    Tonny Christian Pangemanan

    In Memoriam: Tonny Christian Pangemanan dan NOXA, Martir Grindcore

    Tonny Christian Pangemanan. Langit nampak cerah namun kali ini begitu terasa gelap dan berkabut, itulah suasana yang menyelimuti komunitas musik cadas Tanah

    on Nov 14, 2020
    DUSX

    Trio Death/Grind DUSX Muntahkan EP Debut "Toxicious Anthropoid" Yang G...

    DUSX. Pasukan death/grind yang berbasis di Bandung, DUSX memuntahkan album mini (EP) perdana mereka bertajuk Toxicious Anthropoid via Disaster Records sejak

    on Oct 27, 2020