×
×

Search in Mata Mata Musik

Jelang Tur Bersama Trio Lesehan, Kuartet Alt-Rock Remissa Rilis MV Terbaru

Posted on: 09/11/20 at 8:30 am

Jelang Tur Bersama Trio Lesehan, Kuartet Alt-Rock Remissa Rilis MV Terbaru

Sebagai pemanasan menyambut turnya bersama Trio Lesehan (Iksan Skuter, Jason Ranti, Bagus Dwi Danto), kuartet alternative rock asal kota Malang, Remissa, luncurkan video musik terbaru.

Mulai tanggal 13 hingga 22 September 2020 Remissa dijadwalkan menjalani serangkaian tur bersama Iksan Skuter, Jason Ranti, dan Sisir Tanah dalam tajuk Langgrans Langsam ke beberapa titik tempat di Jawa Timur hingga Bali.

Baca juga: Single Terbaru Remissa Untuk Mereka Yang Cemas Dalam Memperjuangkan Hidup

Langgrans Langsam sendiri merupakan plesetan dari judul sekuel tur Iksan Skuter bersama Jason Ranti dan Bagus Dwi Danto (atau mereka menyebut kolaborasi ini sebagai Trio Lesehan) yang sebelumnya telah mengunjungi beberapa kota seperti Sidoarjo, Gresik, Tangerang, Madura, Surabaya, Kediri, dan Malang.

“Iksan Skuter memang sudah punya jadwal tur selanjutnya, dan dalam tur kali ini beliau mengajak kami untuk berangkat,” tutur bassis Remissa, Baron.

Flyer tur Langgrans Langsam atau Langgam Langsam?

Baron juga mengungkapkan jika tur kali ini sekaligus dijadikan momen untuk mempromosikan album ketiga mereka berjudul Album Ini Untukmu Saja  yang dirilis secara digital pada akhir tahun lalu via platform musik digital. “Jadi, selain mempromosikan album terbaru Iksan Skuter, Codex 13,  tur kali ini memang sekalian untuk promosi Albuim Ini Untukmu Saja sebelum kami kembali ke studio untuk menyelesaikan album keempat,” lanjut Baron.

Seperti rangkaian tur sebelumnya, dalam setiap titik yang akan dihampiri Langgrans Langsam nanti protokol kesehatan dan aturan-aturan juga akan tetap diberlakukan. Mulai dari pengecekan suhu tubuh ketika masuk venue hingga pembatasan jumlah penonton yang hanya dibatasi 100 orang. 

Sebagai pemanasan, Remissa baru saja meluncurkan video musik untuk singel kedua dari album Album Ini Untukmu Saja yang  bertitel ‘Keras Kepala/Semoga Dewasa’. Lewat singel ini, band yang pernah menelurkan album Manfesto Mimpi dan Tegangan Tinggi ini mencoba menyentil isu kekerasan seksual.

Lagu ini diambil dari sudut pandang laki-laki yang hanya melihat dan menilai sosok wanita dari sisi fisiknya saja. Sudut pandang itulah yang kemudian mereka implementasikan lewat video musik ‘Keras Kepala/Semoga Dewasa’.

“Inti dari lagu ‘Keras Kepala/Semoga Dewasa’ ini adalah apabila salah satu pihak keras kepala atas sudut pandangnya itu dan tidak dewasa, maka akan selalu terjadi tindakan kekerasan seksual.” pungkas Remissa.

Video musik ‘Keras Kepala/Semoga Dewasa’ dikerjakan oleh Tofan Angga dari Topjurnal selaku cameramen sekaligus editor dan Yanuar Ramadhan sebagai DOP. Sedangkan pengambilan gambar dilakukan di studio TIMEO ID. Ok mari kita langsung saksikan saja di bawah ini.

Sumber: Siaran Pers
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    For Revenge & Stereo Wall

    For Revenge & Stereo Wall Lebur Energi Emo Via Collab Single 'Jakarta ...

    Dua band yang dikenal sebagai pengusung gaya emo/modern rock, For Revenge dan Stereo Wall berkolaborasi dalam sebuah lagu yang menyatukan energi dan karakt

    on Mar 1, 2021
    Grrrl Gang

    Grrrl Gang Bagikan Kisahnya Di Amerika Dalam MV 'Honey, Baby', Single ...

    Grrrl Gang. (Foto: Carkultera). Setelah lama enggak merilis musik baru, akhirnya trio alternative pop rock asal Yogyakarta, Grrrl Gang kembali menyuguhkan s

    on Feb 17, 2021
    BIAS

    Alt-Rocker Bias Angkat Kesetaraan Gender Via Single 'Selir Pemberontak...

    Bias. (Foto: dok. Bias). Semua orang enggak wajib jadi Feminis, tapi semua orang wajib jadi Humanis. Kesetaraan, keharmonisan, dan simbiosis mutualisme anta

    on Feb 1, 2021
    Album Rock & Metal Paling Diantisipasi 2021

    30 Album Hard Rock & Heavy Metal Paling Diantisipasi Di Tahun 2021

    Tahun 2020 enggak cuma meluluh-lantakkan industri musik, melainkan semua lini kehidupan di dunia. Sementara ini kita memang masih berada di masa pandemi Co

    on Jan 31, 2021