×
×

Search in Mata Mata Musik

John Dolmayan (System Of A Down): 10 Album Yang Mengubah Hidupnya

Posted on: 04/21/20 at 9:30 am

John Dolmayan.
John Dolmayan. (Foto: Getty Images).

Sebagai fondasi tempo musik System Of A Down, salah satu band paling unik dan eklektik dalam sejarah musik rock dan metal, kalian pasti berharap bahwa dramer John Dolmayan sering mendengar sejumlah besar genre musik yang beragam. Saat berbicara dengan Louder, John Dolmayan membahas tentang album-album yang paling menginspirasinya, dan yang telah membantunya menciptakan gaya permainan ritmik pribadinya sendiri.

System Of A Down (SOAD) mengusung gaya musik yang terbilang “out of the box”. Musik yang mereka tawarkan memiliki banyak sekali elemen, mulai dari musik etnik (khususnya Timur Tengah), rock, ska, reggae, blues, punk, funk, thrash metal, dan hardcore.

Secara umum, kita dapat mengkategorikan musik mereka ke dalam genre besar “Metal”. Namun “Metal” bukanlah konten utama dalam lagu-lagu SOAD, melainkan sebagai wadah yang menyatukan elemen-elemen lain yang membuat musik mereka terdengar begitu kaya nuansa.

Inilah 10 album yang telah mengubah hidup John Dolmayan, menjadi seorang musisi, dramer, hingga membentuk SOAD.

1. Pink Floyd – The Wall

Pink Floyd – The Wall

“Aku mendengarkan album ini setiap hari selama satu tahun berturut-turut, aku butuh waktu setengah jam untuk berjalan ke sekolah dan setengah jam untuk kembali, dan ketika aku masih kecil aku memiliki Walkman (player portable kaset pita) kecil dengan album ini di dalamnya, dan aku benar-benar mendengarkan setiap hari. Secara umum, aku suka Pink Floyd, tetapi tidak dengan materi awal mereka, itu bukan seleraku, tetapi begitu mereka masuk ke album seperti Animals, aku langsung menyukainya. Tapi, jika Pink Floyd hanya harus memiliki satu album, itu akan menjadi The Wall, album yang luar biasa dan menyentuh dengan cara apapun. Aku menonton filmnya lima puluh kali! Aku bisa berbicara selama sehari mengenai album ini, betapa dalamnya kesedihan dan pengalaman yang membentuk album ini! Aku hanya berpikir bahwa Roger Waters adalah seorang jenius dan ini adalah album yang sempurna”.

2. Radiohead – OK Computer

Radiohead – OK Computer

“Salah satu album terlengkap yang pernah aku dengar, album lainnya yang telah aku dengarkan ratusan kali selama bertahun-tahun. Itu telah memberiku banyak pengalaman setiap kali aku mendengarkannya, begitu banyak inspirasi untuk apa yang ingin aku lakukan, dan ada begitu banyak kejutan dan sound baru setiap saat aku mendengarkannya”.

Baca juga: Dramer System Of A Down, John Dolmayan Bahas Teori Konspirasi Covid-19

3. Iron Maiden – Powerslave

Iron Maiden – Powerslave

“Album Iron Maiden pertama yang aku dengar membuatku menyukai Iron Maiden. Album ini telah membawaku ke dalam sebuah petualangan, membawaku ke suatu tempat di mana musik tidak pernah membawaku sebelumnya, aku tidak pernah mendengar musik seperti ini sebelumnya, aku tidak pernah mendengar cara bernyanyi seperti itu sebelumnya, cara pengemasannya, artwork cover album dan konsepnya, semua sangat sempurna. Ketika orang bertanya tentang apa yang hebat dari musik heavy metal, inilah buktinya”.

4. Faith No More – Album Of The Year

Faith No More – Album Of The Year

“Sebuah album yang fantastis, album Faith No More terfavoritku, meskipun jelas aku suka dengan semua albumnya. Ini adalah koleksi lagu mereka yang paling suram, dan aku suka musik suram, dan Mike Patton adalah salah satu penyanyi terbaik sepanjang masa sedang menyanyikan lagu-lagu yang luar biasa di sini. Pada tahun 1998 aku pasti mendengarkan album ini setiap hari”.

5. Slayer – South Of Heaven

Slayer – South Of Heaven

“Album ini memiliki efek yang sangat besar terhadapku karena ini adalah album Slayer yang paling melodik. Aku pikir Slayer dan Metallica berada pada titik yang sama ketika album ini keluar, tetapi Metallica selalu terasa lebih melodik, dan aku pikir alasan bahwa mereka menjadi jauh lebih sukses selama bertahun-tahun adalah karena Slayer meninggalkan segi melodiusnya dan bergerak ke begitu banyak arah lainnya, sedangkan Metallica hanya melangkah lebih jauh dengan melodi mereka”.

6. Metallica – …And Justice For All

Metallica - ...And Justice For All

“Terlepas dari fakta bahwa tidak ada unsur bass di dalamnya, ini adalah set lagu paling lengkap yang pernah ditulis Metallica. Yang paling lengkap dan yang paling kompleks, ada begitu banyak ‘api’ di hati mereka karena mereka baru saja kehilangan Cliff Burton. Jadi, aku pikir secara emosional di situlah mereka berada di posisi terbaik mereka. Tetapi, bagiku, ini adalah album yang paling sempurna dari Metallica, tidak ada yang bisa menyaingi sebelumnya, ataupun kemudian. Mereka memperluas segalanya dan bagiku ini adalah puncak terbaik mereka”.

7. Chicago – VII

Chicago - VII

“Ini adalah album yang khusus bagiku karena ayahku biasa memainkannya ketika aku masih kecil di Lebanon. Kami duduk di mobilnya dan aku biasa meniru dramernya, album ini selalu mengingatkan waktu yang aku habiskan bersama ayahku dulu. Dia memperkenalkanku ke banyak album jazz yang hebat, dan saat itu Chicago jauh lebih eksperimental, itu sebelum gaya musik 1980-an murahan yang mereka mulai lakukan, album ini benar-benar murni, mereka adalah band jazz rock yang agresif”.

8. The Beatles – John Dolmayan’s Personal Beatles Mix Tape

The Beatles – John Dolmayan's Personal Beatles Mix Tape

“Sangat sulit untuk memilih satu album The Beatles, karena semuanya sangat bagus. Jadi, aku akan menggunakan sedikit lisensi artistik di sini dan membuat album kompilasi yang menampilkan segala sesuatu dari awal hingga akhir karier mereka. Dengan preferensiku lebih ke hal-hal psikedelik yang mereka lakukan menjelang akhir karier mereka”.

9. Rush – Hemispheres

Rush – Hemispheres

“Ini adalah album dan kisah Rush terfavoritku, di sini Neil Peart telah menulis lirik yang dapat diubah menjadi film. Musiknya sangat luar biasa, tiga dari musisi terbaik di zaman kita, tentu saja salah satu dramer terbaik di zaman kita juga, itu sangat sedih untuk kehilangan dia tahun ini. Ini bukan album Rush terfavorit banyak orang, tetapi itu demikian bagiku hanya karena konsep, lirik dan kaliber tinggi dari para pemainnya yang terlibat. Aku tidak punya apa-apa selain hal baik untuk diucapkan tentang album ini”.

1. The Who – Quadrophenia

“Aku harus mengakhiri daftar ini dengan yang terbaik satu-satunya; The Who. Tidak pernah ada band seperti The Who, tidak akan pernah ada band lain seperti The Who, dan itu semua karena satu orang, dan nama orang itu adalah Keith Moon. The Who bukan apa-apa tanpa dia, mereka membuat album-album yang tak berguna tanpa dia. Ini semua tentang Keith Moon. Quadrophenia adalah album dan konsep yang sangat klasik. Dramer terbaik sepanjang masa, dia bermain dram seperti halnya seorang pelukis saat dia melukis, dia seorang seniman, semua orang kagum dengannya, itu tidak mungkin untuk menggandakan atau mereplikasinya, karena bahkan dia tidak tahu apa yang sedang dia lakukan! Dia melakukan aksi solo dari lagu pertama hingga lagu terakhir dari setiap album mereka, kami beruntung untuk memilikinya dalam waktu yang singkat. The Who akan menjadi band kelas B tanpa dia, dia tidak mendapatkan kredit yang sama sekali cukup!”.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Alessia Cara

    Alessia Cara Ungkap Bagaimana Doi Terlibat Di The Metallica Blacklist

    Foto: dok. Def Jam. Alessia Cara dikenal sebagai penyanyi pop kelahiran Brampton, Kanada. Dan doi makin terkenal sejak doi meraih Grammy Awards 2018 sebagai

    on Sep 26, 2021
    The Metallica Blacklist

    The Metallica Blacklist: Peringkat 53 Lagu Cover Dari Terburuk Ke Terb...

    The Metallica Blacklist merupakan album kompilasi "tribute" yang paling megah dalam sejarah musik. Bagaimana tidak, mega proyek ini menampilkan 53 artis li

    on Sep 23, 2021
    Metallica

    Metallica "The Black Album" Melonjak Kembali Ke 'Top Ten' Billboard 20...

    Metallica The Black Album (Gambar: via Metallica.com). Metallica "The Black Album" alias album self-titled nomor wahid rilisan tahun 1991 mereka melonjak ke

    on Sep 21, 2021
    Mike Patton

    Mike Patton Batalkan Tur Faith No More Karena Isu Kesehatan Mental

    Foto: dok. Mike Patton. Mike Patton baru-baru ini mengumumkan pembatalan sebagian tanggal turnya yang akan datang dengan Faith No More dan Mr. Bungle. Sang

    on Sep 15, 2021