×
×

Search in Mata Mata Musik

Johnny Rotten Digugat 2 Eks-Sex Pistols Karena Blokir Lisensi Musiknya

Posted on: 07/16/21 at 2:30 pm

Johnny Rotten Digugat 2 Eks-Sex Pistols Karena Blokir Lisensi Musik Ke Film Danny Boyle
Johnny Rotten (Foto: Amanda Koellner).

Sex Pistols bubar lebih dari 40 tahun lalu, tetapi orang-orang enggak pernah berhenti membicarakannya. Karena apa? Ya karena karya mereka abadi. Padahal mereka cuma punya satu album Nevermind The Bollocks (1977). Sejarah yang telah mereka ukir terus menggema di sepanjang zaman. Dan kisah legenda punk rock Inggris ini selalu diwarnai oleh kontroversi dan konflik. Bahkan sampai sekarang.

Baca juga: Johnny Rotten Ancam Gugat Danny Boyle Karena Serial TV Sex Pistols

Dua mantan anggota Sex Pistols, gitaris Steve Jones dan dramer Paul Cook belum lama ini menggugat sang vokalis John Lydon alias Johnny Rotten karena memblokir lisensi musik band ini untuk film mini seri Pistol. Drama biopik sebanyak enam episode karya sutradara Danny Boyle ini diadaptasi dari buku memoar Steve Jones tahun 2017, Lonely Boy: Tales From a Sex Pistol.

Christian Lees sebagai bassis Glen Matlock, Anson Boon sebagai vokalis John Lydon dan Toby Wallace sebagai gitaris Steve Jones dalam tampilan gambar pertama dari Pistol (Foto: Miya Mizuno/FX).

Sex Pistols, Sudah “Aki-Aki” Masih Suka Ribut Saja

Sejak mini seri ini diumumkan, menyebabkan ketegangan di antara mantan rekan satu band ini. Upaya menempuh jalur hukum sepertinya bukan hal yang mengejutkan, dari awal arahnya memang demikian. Pada bulan April lalu, Lydon sempat mengancam akan menuntut Boyle, menyebut keputusan untuk tidak mempekerjakan dirinya sebagai konsultan dinilai “tidak sopan”. Upaya Lydon untuk mendapatkan cek royaltinya enggak berhasil. Makanya doi sekarang mencoba menghentikan produksi film tersebut dengan menolak memberikan izin penggunaan lagu-lagu bandnya.

Seperti yang dilaporkan The Associated Press, Jones dan Cook mengandalkan kesepakatan tahun 1998 di mana Sex Pistols setuju bahwa keputusan di masa depan akan dibuat atas “dasar aturan mayoritas”. Pengacara mereka mengklaim bahwa bassis Glen Matlock dan pewaris penggantinya, Sid Vicious, semuanya mendukung lisensi musik. Doi juga merujuk pada hubungan “rapuh dan retak” antara Lydon dan, yah, semua orang.

Di posisinya, Lydon menegaskan bahwa melisensikan musik enggak bisa dilakukan tanpa persetujuannya. Pengacaranya juga mengeluh bahwa buku memoar Jones melukiskan Lydon “dengan situasi yang bermusuhan dan tidak menarik”. Doi lebih jauh menggambarkannya sebagai “bocah kecil yang menyebalkan dengan struktur tulang hebat yang selalu meminta lebih”. Kini, giliran Jones dan Cook yang menuntut balik Lydon.

Baca juga: Dari Memoar Steve Jones, Film Mini Seri Tentang Sex Pistols Akan Tayang Di FX

Sampai sekarang Pistol masih mandek produksinya. Mudah-mudahan ada rekonsiliasi antara kedua belah pihak di internal Sex Pistols. Sehingga Pistol bisa diharapkan tayang tahun depan di platform FX.

Penulis, Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Mark Hoppus (Blink-182)

    Idap Kanker, Mark Hoppus Lakukan Tes Penentuan Hidup & Matinya

    Kiri: Mark Hoppus pasca kemoterapi / kanan: saat pra kanker. (dok. Blink-182). Mark Hoppus, bassis/vokalis Blink-182 belum lama ini mengumumkan berita baru

    on Jul 12, 2021
    NOFX

    NOFX Rilis MV Animasi 'The Big Drag' Yang Gokil & Absurd Tapi Keren

    NOFX 2021 (Foto: Jonathan Weiner). NOFX baru saja meluncurkan MV (Music Video) animasi yang non-konvensional untuk lagu 'The Big Drag' dari album terbaru me

    on Jul 9, 2021
    Avenged Sevenfold

    Avenged Sevenfold Ungkap Alasan Sebenarnya Album Baru Dirilis 2022

    A7X circa 2017. (Foto: dok. A7X). Avenged Sevenfold (A7X) mengembuskan angin segar kepada semua Deathbat Nation di mana pun berada. Pasalnya, sang vokalis,

    on Jul 8, 2021
    Section H8 hardcore band

    Section H8 Dijuluki Hardcore Terbaik 2021, Rilis Single Fitur Tim Arms...

    Section H8 (Foto: Ruben Preciado). Section H8. Baru dengar ya? Ngaku saja, iya. Kalau sudah, berarti lo memang HC Kid. Bulan Juni lalu, band hardcore kelahi

    on Jul 5, 2021