×
×

Search in Mata Mata Musik

Jokowi Teken PP Baru: Putar Lagu Di Tempat Umum Wajib Bayar Royalti

Posted on: 04/7/21 at 9:00 am

Jokowi Teken PP 56/2021: Putar Lagu Di Tempat Umum Wajib Bayar Royalti

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meneken Peraturan Pemerintah tentang pengelolaan royalti hak cipta lagu dan musik. Dengan PP bernomor 56/2021 bisa memberikan perlindungan dan kepastian hukum terhadap pencipta, pemegang hak cipta, dan pemilik hak terkait terhadap hak ekonomi, lagu, musik setiap orang yang melakukan penggunaan secara komersil.

Baca juga: Surat Terbuka Untuk Presiden Jokowi Tentang Lumpuhnya Industri Hiburan

Dengan adanya aturan ini, diharapkan ada mekanisme pengelolaan royalti yang transparan, berkualitas, dan tepat sasaran serta melalui sarana teknologi informasi.

Salah satu poin dalam aturan ini adalah mengenai kewajiban pembayaran royalti oleh semua orang yang menggunakan lagu atau musik secara komersil dalam bentuk layanan publik kepada pencipta, pemegang hak cipta, atau pemilik hak. Hal ini dijelaskan dalam pasal 3 ayat 1 yang berbunyi:

“Setiap orang dapat melakukan Penggunaan Secara Komersial lagu dan/atau musik dalam bentuk layanan publik yang bersifat komersial dengan membayar Royalti kepada Pencipta, Pemegang Hak Cipta, dan/atau pemilik Hak Terkait melalui LMKN”.

Sementara, pada ayat 2 pasal 3 dijelaskan bahwa bentuk layanan publik yang bersifat komersial tersebut berupa:
a. Seminar dan konferensi komersial;
b. Restoran, kafe, pub, bar, bistro, kelab malam, dan diskotek;
c. Konser musik;
d. Pesawat udara, bus, kereta api, dan kapal laut;
e. Pameran dan bazar
f. Bioskop;
g. Nada tunggu telepon;
h. Bank dan kantor;
i. Pertokoan;
j. Pusat rekreasi;
k. Lembaga penyiaran televisi;
l. Lembaga penyiaran radio;
m. Hotel, kamar hotel, dan fasilitas hotel;
n. Usaha karaoke.

Pengelolaan Royalti

Nantinya, pengelolaan royalti dilakukan oleh LMKN (Lembaga Manajemen Kolektif Nasional) berdasarkan data yang terintegrasi pada pusat data lagu dan musik.

Diketahui, PP ini ditetapkan Jokowi di Jakarta pada Selasa, 30 Maret lalu. Sementara, diundangkan oleh Menkumham Yasonna Laoly sehari setelahnya yaitu Rabu, 31 Maret.

Baca juga: Rhoma Irama Gugat Rp 1 M Atas 30 Lagunya Yang Ilegal Di YouTube

Pengumuman ini tentunya menjadi angin segar bagi para artis, musisi atau pencipta lagu yang memiliki hak cipta lagu-lagunya. Terutama setelah terkena imbas pandemi yang melarang digelarnya konser musik.

Penulis & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Industri Hiburan

    Surat Terbuka Untuk Presiden Jokowi Tentang Lumpuhnya Industri Hiburan

    JogjaROCKarta Festival, salah satu ikon industri hiburan kota Yogyakarta. (Foto: dok. Rajawali Indonesia). Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat. Setahun

    on Mar 3, 2021
    Neil Young

    Neil Young Menjual Separuh Hak Cipta Dari 1.180 Lagu Asli Yang Ditulis...

    Neil Young. (Foto: Debi Del Grande). Neil Young adalah artis terkemuka terbaru yang menandatangani surat perjanjian hak penerbitan musik, yang memperkuat tr

    on Jan 7, 2021
    Metallica 20 Lagu Terbaik.

    20 Lagu Terbaik Metallica Sepanjang Masa

    Dari album Kill ’Em All hingga Hardwired… To Self-Destruct, kami mengkurasi yang terbaik dari yang terbaik dari Metallica... Metallica circa 1986 era al

    on May 11, 2020
    DAVID COVERDALE

    Whitesnake Mengundang Presiden Jokowi Ke Konsernya Di JogjaROCKarta

    David Coverdale, rocker sepanjang zaman (Foto: Ultimate Classic Rock) Pada hari Jum'at (7 Januari) pagi kemarin, akun media sosial JogjaROCKarta Festival me

    on Feb 8, 2020