×
×

Search in Mata Mata Musik

Josh Todd (Buckcherry) Ngarep Jadi Vokalis Minor Threat Jika Reuni

Posted on: 07/23/21 at 1:00 pm

Josh Todd (Buckcherry) Ngarep Jadi Vokalis Minor Threat Jika Reuni
Josh Todd (Foto: Jeremy Saffer), Minor Threat Salad Days EP cover (Foto: via Dischord Records).

Josh Todd, vokalis Buckcherry belum lama ini mengungkapkan harapannya menjadi vokalis Minor Threat. Kalau band pionir hardcore ini reuni dan sang vokalis sekaligus pendiri Ian MacKaye tidak siap untuk menjalaninya, Josh siap menggantikannya. Hal itu doi sampaikan dalam wawancaranya dengan White Line Fever TV. Todd juga menyesalkan kurangnya rockstar abad ke-21, menyebut genre ini seperti “tidak berwajah” sejak awal tahun 2000-an.

Baca juga: Josh Todd (Buckcherry) Jadi Petugas Flebotomis Selama Pandemi

Penggemar Berat Minor Threat

Yup, lo enggak salah baca kok. Pelantun lagu ‘Crazy Bitch’ ini bisa dibilang sebagai penggemar berat band hardcore punk straight-edge paling berpengaruh sepanjang masa itu. Faktanya, Todd menyarankan keinginannya itu kepada anggota Minor Threat asli Brian Baker (sekarang gitaris Bad Religion) setelah bertemu dengannya sekali.

“(Gue mengatakan kepadanya) ‘Hei, man, jika lo ingin melakukan tur Minor Threat dan Ian enggak mau menjalaninya, gue akan mencukur rambut gue dan kita akan melakukannya!’” ungkap Todd saat mengingatnya mengatakan ke majalah Classic Rock. “Mendengar itu, Brian Baker hanya tertawa”.

Meskipun peluangnya tampak tipis, sepertinya Todd dapat dengan mudah mengambil mikrofon dan menghafal semua lirik lagunya, karena album Minor Threat tahun 1983 Out of Step cukup mewarnai masa remajanya.

“Gue berusia 15 tahun dan gue merasa seperti orang buangan,” kata Todd. “Saat itu gue menghadapi banyak disfungsi dalam kehidupan pribadi gue, banyak kesulitan di rumah. Gue enggak bisa mempercayai orang-orang dalam hidup gue. Ada banyak kemarahan di dalam diri gue. Jadi gue menghabiskan seluruh waktu gue di toko rekaman musik. Dan gue memiliki koleksi punk rock independen yang gila dan Minor Threat Out of Step adalah salah satunya”.

“Gue merasa seperti hal itu menggambarkan apa yang terjadi dengan gue saat itu,” lanjutnya. “Dan gue benar-benar terhubung dengan keugal-ugalan dan agresi lagu-lagu seperti lagu itu. Itu membuat gue merasa seperti gue adalah bagian dari suatu suku ketika gue mendengarkan Out of Step. Lo juga bisa mendengar Out of Step dalam musik yang kami (Buckcherry) mainkan”.

Josh Todd Merasa Rock Sekarang Tidak Seperti Dulu

Namun nampaknya Todd kurang nostalgia selama 20 tahun terakhir dengan musik rock. Dalam wawancara terpisah, penyanyi itu mengatakan genre tersebut telah “dilupakan” dan “tidak berwajah” sejak pergantian milenium. Jangan sampai kita lupa, era ini juga termasuk bandnya sendiri.

“Sejauh menyangkut rock, menurut gue sejak tahun 2000-an, itu sudah dilupakan,” kata Todd kepada jurnalis Australia Steve Mascord. “Bukannya band-band itu enggak bagus dan mereka enggak mengeluarkan lagu. Pasti ada karier yang dimulai setelah tahun 2000-an dalam musik rock, tetapi itu hanya semacam, seperti, tanpa wajah. Enggak ada rockstar, enggak ada ‘guitar god’, enggak ada penyanyi rock”.

Doi menambahkan, “Jika lo melihat di tahun 1990-an, lihat semua pentolan rock yang hebat. Lo memiliki Chris Cornell dan Layne Staley dan Eddie Vedder dan Zack de la Rocha dan Jonathan Davis dan seterusnya. Kemudian tahun 2000-an dan seterusnya? Gue bahkan enggak bisa ngasih tahu lo siapa penyanyi itu. Ini sangat aneh”.

Penyebab Rock Merosot Menurut Josh

Lebih jauh lagi pembahasannya, doi menargetkan model industri musik modern sebagai sumber masalah. “Menurut gue itu karena menjadi gerakan Active Rock ini, di mana semuanya disetel dan dipotong ke grid dan… semua orang memainkan sampel secara langsung, dan penyanyi. Mereka semua bernyanyi sama. Jadi lo mendengarkan radio Active Rock dan terdengar seperti band yang sama selama 45 menit. Enggak ada dinamika antar band. Enggak ada, ‘Oh, itu band ini dan itu band ini’, dan mereka semua memiliki sedikit rasa mereka sendiri. Hanya enggak seperti itu lagi. Dan menurut gue itu sebabnya enggak ada yang berbicara tentang musik rock di mainstream”.

Album terakhir Buckcherry, Hellbound, dan mereka saat ini sedang menjalani tur besar-besaran di Amerika Utara. Minor Threat tidak aktif sejak 1983. Wow. Memang sulit melupakan cinta pertama. Sulit move on.

Baca juga: Minor Threat Tidak Akan Pernah Konser Lagi Menurut Brian Baker

Kalau mau dengar wawancara Josh Todd dengan White Line Fever TV selengkapnya bisa tonton di bawah ini.

Penulis, Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Josh Todd

    Josh Todd (Buckcherry) Jadi Petugas Flebotomis Selama Pandemi

    Josh Todd, vokalis Buckcherry (Foto: via Louder Sound). Josh Todd, vokalis Buckcherry telah memanfaatkan waktunya selama pandemi Covid-19 untuk hal yang mul

    on Jul 6, 2021
    Fucked Up

    Fucked Up Rilis Lagu Berdurasi 22 Menit Fitur Vokalis The National

    Damian Abraham (Fucked Up). (Foto: Raymond Ahner). Gerombolan hardcore punk Fucked Up telah merilis 'Year of the Horse - Act Three'. Lagu ketiga dari EP men

    on Apr 4, 2021
    Suicidal Tendencies Vs D.R.I.

    Turnamen Babak 2 – Side B: Suicidal Tendencies Vs D.R.I. Yuk Vote!

    Suicidal Tendencies Vs D.R.I., sounds killer, huh? Vote dengan tulis di kolom komentar di bawah! Caranya gampang, login terlebih dahulu ke akun Facebook a

    on Mar 22, 2021
    Cro-Mags

    John Joseph Klarifikasi T-shirt Cro-Mags Yang Tidak Akurat Di Wonder W...

    Sekelompok punk rocker di film Wonder Woman 1984. Belakangan ini para penggemar musik hardcore punk merasa gusar setelah menonton salah satu film box office

    on Dec 30, 2020