×
×

Search in Mata Mata Musik

KAMI Musik Datang ke Bandung, Disambut Ridwan Kamil

Posted on: 11/28/19 at 8:22 pm

Setelah sukses dihelat di Ambon, tahun ini Kami Musik bakal dilaksanakan di Kota Kembang. Gedong Budaya Sabilulungan, Kabupaten Bandung dipilih menjadi lokasi perhelatan Konferensi Musik Indonesia yang kedua.

“Sabilulungan dalam bahasa Indonesia berarti gotong royong, jadi ini tempat yang tepat untuk mempertemukan orang-orang yang bisa bahu-membahu berkontribusi meningkatkan kualitas industri musik Indonesia,” ujar Glenn Fredly, penggagas Kami Musik Indonesia (KAMI) pada 23 November 2019.

“Semoga konferensi ini bisa menghasilkan momentum yang membuat industri musik semakin adil dan berkelanjutan. Jika tata kelola industri musik menjadi lebih baik, diharapkan musik juga bisa lebih efektif membantu sektor lainnya, seperti film, pariwisata, hingga merajut perdamaian,” urainya.

Baca juga: KAMI Akan Kembali Gelar Konferensi Musik Indonesia di Bandung

Kali ini konferensi dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Bupati Bandung Dadang M. Nasser, Wali Kota Ambon Syarif Hadler, Direktur Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi (Kemenparekaf/Baparekraf) Robinson Sinaga, Glenn Fredly, dan Michael A. Sumarijanto, Direktur Dyandra Promosindo. Dalam pertemuan tersebut ada tiga sesi diskusi yang mempertemukan aktor-aktor penting dalam industri musik.

Kemudian agenda selanjutnya adalah diskusi Panen Royalti dan Sosialisasi Undang-Undang (UU) Ekonomi Kreatif (Ekraf). Agenda ini mendiskusikan tantangan dan solusi dalam royalti bagi musisi itu sendiri, serta Undang-Undang terkait problem royalti. Didapuk sebagai narasumber, Sabartua Tampubolon, Direktur Kemenparekraf/Baparekraf. Lalu, Aulia Isral dari Lembaga Managemen Kolektif Nasional (LMKN) serta musisi dan politisi Sri Koeswoyo sertu Malewa dari Intitut Musik Jalanan.

Dalam sesi ketiga, konferensi ini membahas soal pembangunan kota musik. Terdapat empat pembicara, yakni Ari Juliano Gema, Deputi Kemenparekat/Baparekraf Ronny Lopis dan Ambon Music Office. Kemudian Arief Budiman pendiri Rumah Sanur dan anggota Indonesia Creative Cities Network, serta Djaelani Jay dari Jendela Ide, dan Komite Musik Dewan Kesenian Kota Bandung.

Tak hanya berisi diskusi musik yang bergizi, sederet musisi beken juga tampil menghibur para penonton. Sebut saja, Kafin Sultan, Karinding Attack, Institut Musik Jalanan, D’Cinnamons, JMT, Orkes Hamba Allah, Serdadu Bambu, dan Tuan Tiga Belas yang bergantian mengisi acara.

Acara ini terbuka untuk publik dan gratis, dihadiri oleh ratusan orang, baik musisi, pemerintah, swasta, maupun masyarakat umum. Materi presentasi pembicaraan ini bisa di akses melalui www.kamimusik.id.

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Andmesh Kamaleng

Video Musik Artis Indonesia Terpopuler Selama 2019

Hanya Rindu (Andmesh Kamaleng) https://www.youtube.com/watch?v=CJC5PY5erzI Banyak yang menyebut jebolan ajang pencarian bakat hanya populer semusim. Ia

on Jan 3, 2020
glenn fredly

Glenn Fredly Ajak Sederet Musisi Rayakan Ultah Bob Tutupoly

Penyanyi kawakan Indonesia Bob Tutupoly merayakan ulang tahunnya yang ke-80 pada 13 November kemarin. Sebagai bentuk apresiasi atas karya dan pengaruh Bob dala

on Nov 26, 2019
Konferensi Musik Indonesia

KAMI Akan Kembali Gelar Konferensi Musik Indonesia di Bandung

Kami Musik Indonesia (KAMI), gerakan pegiat musik untuk memajukan ekosistem musik Indonesia, akan menggelar Konferensi Musik Indonesia keduanya setelah sukses

on Nov 22, 2019
ICEFEST Music Concert 2019

ICEFEST Music Concert 2019 Ramaikan Akhir Tahun dengan Musisi 4 Genera...

Penghujung tahun sudah hampir di depan mata. ICEFEST MUSIC CONCERT 2019 siap menghadirkan hiburan musik yang tak terlupakan bagi keluarga Indonesia untuk menut

on Nov 13, 2019