×
×

Search in Mata Mata Musik

Kanye West Resmi Umumkan Dirinya Sebagai Kandidat Presiden AS di 2020

Posted on: 07/6/20 at 7:00 am

Kanye West Resmi Umumkan Dirinya Sebagai Kandidat Presiden AS di 2020
Kanye West for President? (Foto: via CoS).

Kanye West telah lama menyatakan minatnya untuk mencalonkan diri sebagai presiden Amerika Serikat (AS), meskipun sebelumnya dia mengatakan akan menunggu sampai Donald Trump keluar dari jabatannya. Namun, sekarang, musisi triliuner yang kontroversial nan jenius ini tampaknya telah mengumumkan niatnya untuk mencalonkan diri sebagai presiden AS pada tahun 2020.

“Kita sekarang harus mewujudkan janji Amerika dengan memercayai Tuhan, menyatukan visi kita dan membangun masa depan kita,” tulis Kanye West di Twitter pada Hari Kemerdekaan AS. “Aku mencalonkan diri sebagai presiden Amerika Serikat! #2020Vision”.

Baca Juga: 10 Riff Gitar Terbaik Sepanjang Masa Versi Slash (Guns N’ Roses)

Mengingat bahwa pemilu AS sudah kurang dari empat bulan lagi, dan dengan batas waktu pengajuan untuk sejumlah negara bagian telah berlalu, jalan musikus hip hop Kanye West menuju Gedung Putih tidak akan mudah.

Dia baru-baru ini setuju untuk menjadi direktur kreatif perusahaan pakaian Gap, dengan rencana untuk meluncurkan produk kemitraan pertamanya pada awal tahun 2021. Bagaimana dia bermaksud untuk memimpin negara sambil memenuhi komitmennya kepada Gap tampaknya seperti ide yang menakutkan. Tetapi dengan kekayaan bersih senilai lebih dari US$ 1 miliar (Rp 14,5 triliun), pengaruh media sosial dari keluarga Kardashian, dan kemampuan untuk mendominasi berita utama seperti beberapa tokoh publik lainnya apalagi yang bernama Donald Trump, Kanye West pasti memiliki sarana dan alat untuk mencalonkan diri sebagai presiden. Apakah dia akan sanggup mengikuti atau tidak dengan proposisi itu tetap menjadi pertanyaan siapa pun.

Satu hal yang pasti: Dia sudah memiliki dukungan dari sang CEO Tesla dan Space X, Elon Musk.

Dan juga, jika Kanye West benar-benar serius mencalonkan diri sebagai presiden pada tahun 2020, dia kemungkinan besar harus melakukannya sebagai kandidat write-in alias kandidat yang namanya tidak ada dalam kotak pemilihan suara dan harus ditulis sendiri.

Karena Kanye West tidak akan menjadi calon dari Partai Demokrat atau Republik, dia kemungkinan akan mencalonkan dirinya sebagai kandidat independen atau pihak ketiga. Dan sebagai kandidat independen atau pihak ketiga, Kanye West tidak akan dijamin mendapat tempat dalam pemungutan suara setiap negara bagian AS: Setiap negara bagian memiliki aturan sendiri untuk mendapatkan suara, termasuk membutuhkan sejumlah tanda tangan. Memperoleh tanda tangan semacam itu di tengah pandemi ini akan menjadi proporsi yang cukup sulit, tetapi dia juga harus melakukannya dalam jangka waktu yang sangat singkat.

Setiap negara bagian memiliki batas waktu pengajuan untuk mencalonkan diri sebagai presiden, dan beberapa dari tenggat waktu itu telah berlalu. Kanye West sudah terlambat untuk mendapatkan suara di Indiana, New Mexico, New York, North Carolina, dan Texas, menurut Ballotpedia. Sementara itu, tenggat waktu untuk negara bagian Florida, Michigan, Oklahoma, dan South Carolina batasnya hanya dua minggu lagi.

Jika nama Kanye West tidak terdaftar pada pemungutan suara negara bagian, pemilih harus secara khusus menuliskan namanya untuk memilihnya.

Kemudian ada masalah kewajiban kontraktual Kanye West. Terutama, di bawah ketentuan kesepakatan yang baru-baru ini dibuat sang rapper dengan Gap untuk menjadi mitra kreatif perusahaan, Gap berharap keterlibatan Kanye West akan dapat menghasilkan US$ 1 miliar dalam penjualan tahunan mereka dalam lima tahun ke depan.

Sementara Kanye West bisa menyetujui suatu kesepakatan demi menjadi presiden, untuk bisa menjadi direktur kreatif Gap merupakan impian seumur hidupnya dan sulit untuk melihatnya membahayakan kesempatan itu, bahkan demi jabatan di Gedung Putih.

Dengan semua rintangan itu, keinginan Kanye West untuk menjadi presiden AS dari awal memang sudah menghadapi sejumlah kendala, dan kita bahkan belum menyebutkan seberapa banyak jumlah uang dan infrastruktur yang diperlukan untuk melakukan kampanye semacam itu. Dia tidak memiliki staf, tidak memiliki platform kebijakan yang jelas. Donald Trump mungkin telah menetapkan standar baru bagi individu-individu yang tidak memenuhi syarat dan tidak layak untuk menjadi presiden, tetapi bahkan dia memiliki setidaknya beberapa kemiripan dengan suatu aparat kampanye sebelum meluncurkan proposalnya sebagai presiden.

Mengingat sifat impulsif Kanye West yang kerap mendadak caper alias cari perhatian, logika akan menyarankan bahwa dia belum mempertimbangkan kebanyakan dari poin-poin tersebut sebelum menulis tweet Hari Kemerdekaannya yang heboh. Setelah dia menyadari betapa menakutkannya proposisi semacam itu, kemungkinan dia akan langsung meninggalkan ide tersebut. Netizen-netizen yang sinis juga dapat berargumen bahwa dia hanya berusaha untuk meningkatkan publisitas setelah baru-baru ini merilis single baru bersama Travis Scott serta lagu kolaborasinya bersama Ty Dolla $ign, FKA Twigs, Skrillex dan serpentwithfeet.

Tetapi jika Kanye West memang tulus betul mengenai keinginannya untuk menjadi presiden AS, dia memang memiliki beberapa hal yang menguntungkannya. Dia dan istrinya sama-sama kaya raya dengan reputasi nama yang universal dan pengaruh media sosial yang menyerupai Trump. Sebagai seorang Kristen berkulit hitam yang baru saja “dilahirkan kembali”, Kanye West akan menarik perhatian sebagian peta demografi yang unik.

Yang pasti kita akan belajar lebih banyak tentang niat asli Kanye West dalam beberapa hari mendatang, tetapi prospek masa kepresidenannya saja sudah cukup untuk membuat Partai Republik dan Demokrat garuk-garuk kepala pada Hari Kemerdekaan AS sambil mengajukan pertanyaan: Bagaimana jika itu benar-benar terjadi?

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Kanye West

    Kanye West Rilis Album Baru "Donda" Terinspirasi Dari Sang Ibunda

    Kanye West (Foto: Instagram/kanyewest). Kanye West mengkonfirmasi perilisan album barunya yang berjudul Donda, dalam iklan Beats by Dre yang ditayangkan saa

    on Jul 22, 2021
    50 Cent

    50 Cent Kabari Status Terbaru Perilisan Album "Street King Immortal"

    50 Cent (Foto: Dave Simpson/WireImage). 50 Cent memang sempat absen dari kancah musik sejak mengumumkan kebangkrutannya pada tahun 2015. Sebelumnya, pada ta

    on Jul 20, 2021
    Post Malone

    Post Malone Rilis Lagu Baru Yang Terinspirasi Dari Motley Crue

    Motley Crue (Foto: dok. Motley Crue) / Post Malone (Foto: Kevin Winter/Getty Images). Post Malone, telah dipastikan pada Jum'at ini, 9 Juli akan merilis lag

    on Jul 7, 2021
    MC Abdul

    MC Abdul, Rapper Cilik Palestina Debut Single ‘Shouting At The Wall'

    MC Abdul, rapper cilik kelahiran Gaza, Palestina berusia 12 tahun, telah merilis single debutnya, 'Shout at the Wall'. Lagu doi telah tersedia di platform

    on Jul 1, 2021