×
×

Search in Mata Mata Musik

Katy Perry Terbelit Kasus Hak Cipta Senilai $2,78 Juta

Posted on: 08/5/19 at 8:15 am

Lagu “Dark Horse” milik Perry dari album Prism di 2013 dinilai menyalin elemen dari lagu “Joyful Noise” dari rapper Flame.

Katy Perry, Dr. Luke (rekan penulis dan produser), kolaborator mereka dan Capitol Records diwajibkan membayar rapper Flame $2,78 juta untuk elemen yang dipinjam dalam lagu mereka “Dark Horse,” sesuai keputusan juri pada Kamis sore kemarin.

Juri dalam kasus hak cipta ini menilai, Perry harus membayar Flame (alias Marcus Gray) $550.000 setelah menentukan bahwa lagu hit Perry di tahun 2013 tersebut ‘meminjam’ dari lagu Flame di 2008, “Joyful Noise.” Capitol akan bertanggung jawab atas pembayaran sebagian besar dari $2,78 juta itu.

Pengacara Perry dan Luke tidak segera menanggapi permintaan Variety untuk berkomentar.

Sementara itu, pengacara Gray dan rekan penulisnya telah meminta sebesar hampir $20 juta dalam fase ganti rugi di persidangan, yang dimulai hari Selasa (30/7) kemarin, setelah digelarnya fase pertama di mana juri memutuskan lagu Gray memang telah disalin. Pengacara pembela berpendapat $360.000 adalah angka yang lebih masuk akal.

“Para terdakwa ini sudah meraup jutaan dolar dari pelanggaran hak cipta penggugat,” kata pengacara Gray, Michael A. Kahn, di pengadilan. Pengacara terdakwa, Aaron M. Wais, membalas, “Mereka tidak mencari keadilan. Mereka berusaha mendapatkan uang sebanyak mungkin.”

Penggungat menilai, “Dark Horse” memegang peranan besar atas $31 juta yang masuk ke saku Capitol, dengan tidak hanya menghitung keuntungan dari single itu sendiri tetapi juga penjualan album dan DVD live yang menampilkan lagu itu. Capitol membantah perhitungan tersebut dan menyatakan bahwa setelah biaya produksi dan promosi, keuntungan label dari lagu itu hanya sebesar $650.000.

Pada dasarnya, pengacara Gray ingin berargumen bahwa “Dark Horse” bertanggung jawab atas hampir seluruh kesuksesan album Prism dan cabang-cabangnya, sementara Capitol ingin berargumen bahwa, sebagai salah satu dari 13 lagu di album (atau 16 lagu di edisi deluxe), pendapatan album harus dibagi dengan jumlah lagu. Jelas, juri memutuskan untuk mengambil jalan tengah.

Seperti yang diwartakan Variety pada hari Rabu (31/7), Perry bisa lepas dari ganti rugi menurut kontrak produsernya dengan Dr. Luke (alias Lucasz Gottwald). Kontrak tersebut biasanya memberi ganti rugi kepada artis dari kerugian finansial jika terjadi tuntutan hukum yang disebabkan oleh kontribusi independen mereka ke lagu tersebut. Perry mengatakan demikian dalam kesaksiannya bulan lalu, dan mengaku bahwa Luke dan Cirkut (alias Henry Walter) membawakannya instrumental lagu itu, yang mengisyaratkan keduanya bisa saja memasukkan elemen “Joyful Noise” di “Dark Horse” tanpa sepengetahuannya.

“Kalau produser membawa irama atau musik mereka sendiri yang kemudian ditambahkan lirik atau melodi oleh artisnya, biasanya produser itulah yang memberikan ganti rugi kepada artis untuk setiap pelanggaran jaminan, dan jaminan itu adalah bahwa semua musiknya orisinal,” kata pengacara musik Ed McPherson, yang berspesialisasi dalam hak cipta dan pernah menangani kasus-kasus untuk Lady Gaga, Frank Ocean, Limp Bizkit, Fergie, Linkin Park dan lainnya.

Hingga saat ini belum jelas apakah Perry atau Luke membayar ganti rugi kepada Capitol, meskipun label ini biasanya terlindungi dalam situasi seperti itu, dan biasanya oleh artisnya. “Secara teori, kerugiannya hanya terbatas pada apa yang dia peroleh,” jelas McPherson. “Meksi demikian, dia mungkin harus membayar ganti rugi untuk apa yang diperoleh label rekaman dan penerbit juga, melalui kewajiban ganti ruginya sendiri. Juri akan memberikan persentase dari apa yang dihasilkan setiap individu dan entitas. Setelah mereka memberikan putusan, ganti rugi akan mengambil alih, dan semua terdakwa harus mencari tahu bagaimana mereka akan membagi pembayaran kerugian.”

Namun, proses itu mungkin memakan waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun, karena naik banding kemungkinan terjadi. Sebuah mosi dari pengacara Perry, yang meminta Hakim Distrik AS Christina Snyder untuk memutuskan bahwa tidak ada juri yang masuk akal yang dapat menemukan pelanggaran hak cipta berdasarkan bukti yang disajikan dalam persidangan, masih menunggu hasil. Jika Snyder memihak Perry, ganti rugi yang dipermasalahkan bisa diperdebatkan.

Keterangan Foto Utama: Katy Perry kemungkinan harus membayar ganti rugi sebesar $2,78 juta atas pelanggaran hak cipta lagu “Dark Horse” miliknya. (Foto: ABC)

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Katy Perry

    Karena Mirip, Katy Perry Fitur Zooey Deschanel Di MV 'Not The End Of T...

    Zooey Deschanel jadi Katy Perry. Satu dekade lalu, Katy Perry merilis lagu hit besarnya, 'California Gurls' yang membantu menumbuhkan citranya sebagai ikon

    on Dec 21, 2020
    Fiona Apple

    Fiona Apple Berpikir Akan Boikot Grammy Awards 2021 Karena Menominasi ...

    Fiona Apple. (Foto: via CoS). Meski berada dalam masa pandemi, Fiona Apple menjadi salah satu artis yang menonjol berkat merilis album barunya, Fetch the Bo

    on Dec 19, 2020
    Metallica

    Metal Up Yer Ass! Metallica 'S&M2' Kalahkan Katy Perry 'Smile' Menurut...

    Katy Perry Smile Versus Metallica S&M2. Pada 28 Agustus lalu, Metallica merilis album live kolaborasi kedua mereka dengan San Francisco Symphony berjudu

    on Sep 8, 2020
    Katy Perry

    Katy Perry Resmi Rilis ‘Smile’, Album Barunya Yang Back To Basic: ...

    Katy Perry mengenakan kostum dari Yasmin Julie Bergmann dan Moschino untuk sesi pemotretan cover album Smile. Album baru Katy Perry, Smile akhirnya diluncur

    on Aug 29, 2020