×
×

Search in Mata Mata Musik

Kemeriahan Ubud Village Jazz Festival 2019

Posted on: 08/19/19 at 1:33 pm

16-17 Agustus lalu, Ubud Village Jazz Festival 2019 (UVJF) sukses digelar di taman Agung Rai Museum of Art (ARMA). Mengusung tagline CERTAINLY! INDONESIA, acara ini bertepatan dengan perayaan 74 tahun kemerdekaan Indonesia.

Membawa sejumlah pertunjukan menarik ke Ubud sekaligus merayakan berbagai gaya dan sub-genre yang tercakup dalam musik jazz dan seni improvisasi, pagelaran tahun 2019 ini berhasil menarik pecinta musik lokal maupun mancanegara.

Menurut Staf Khusus Menteri Pariwisata I Gusti Ngurah Putra, pengunjung yang hadir didominasi oleh ekspatriat dan wisatawan internasional sebanyak 60 persen, sementara sisanya adalah turis lokal dan penduduk Bali.

Melibatkan lebih dari delapan negara, UVJF menghadirkan beragam penampil dari berbagai gaya dan generasi, mulai dari legenda jazz hingga artis-artis yang baru memasuki ranah ini. 

Dengan musisi dari Indonesia, Rusia, Belanda, Amerika Serikat sampai Korea Selatan, UVJF telah berkembang menjadi salah satu acara budaya dan komunitas terbesar di Pulau Dewata, dengan reputasi cemerlang di kancah jazz dunia.

Ubud Village Jazz Festival 2019 menampilkan jenis-jenis musik jazz terbaik—dari tradisional hingga kontemporer dan fusion, funk, smooth jazz, jazz Latin serta rhythm & blues—untuk memanjakan setiap pencinta jazz. 

Dari barisan penampil, nama-nama seperti Sri Hanuraga Trio ft. Dira Sugandi; duo Yance Manusama & Otti Jamalus, pemain saksofon Anggie Harahap, band asal Jakarta dengan 18 personil HajarBleh Big Band dan penyanyi asli Surabaya Nancy Ponto menghiasi daftar musisi jazz dari Indonesia, di samping dua pianis muda Jacob Jayasena dan Nadine.

Eurasian ft. Dian PratiwiYuri Mahatma dengan “Straight and Stretch”, Yvon Thieabault—drummer asal Kanada yang sudah lama menetap di Bali—dan Kopi Jazz Kediri juga kembali mengisi lineup UVJF dan membawakan penampilan yang mengesankan.

Sementara itu, untuk musisi jazz internasional ada Aaron Goldberg Trio (dengan Matt Penman dan Leon Parker) dari AS, Pete Jung Quartet dari Korea Selatan, Michaela Rabitsch & R. Pawlik Quartet yang didukung oleh Kedutaan Besar Austria, Harry Mitchell TrioArcing Wires, dan Caleb Fortuin dengan Bali Mates (Future Leaders Jazz Award Winner) dari Australia.

Baca juga: Jakarta Blues International Festival 2019 Guncang Ibu Kota Bulan Depan!

“Tradisi jazz di Bali sangat ikonik dan sudah dikenal di seluruh dunia. Sekarang ini sudah menjadi ranah yang hidup dan terus berkembang, dan festival kami terus membantu memelihar dan mendukungnya,” jelas Anom Darsana. “Dengan musisi-musisi luar biasa dari seluruh dunia, kita membawa musik jazz ke level yang lebih tinggi di Ubud.”

Tidak lupa, acara ini tidak akan terwujud tanpa dukungan besar dari keluarga Kerajaan Ubud, tim volunteer Ubud, Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Kementerian Pariwisata Pariwisata Republik Indonesia, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup Republik Indonesia dan Bandara Bali.

Selain itu, Ubud Village Jazz Festival juga menerima dukungan dan bantuan luar biasa dari berbagai badan internasional seperti Kedutaan Besar Austria, Kedutaan Besar Kerajaan Belanda, Institut Français d’Indonésie dan Goethe-Institute, yang memungkinkan UVJF 2019 menghadirkan perayaan jazz yang tak terlupakan.

Lihat beberapa aksi dari pagelaran ke-7 Ubud Village Jazz Festival berikut ini.

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Ardhito Pramono

    Ardhito Pramono Rilis 7 Lagu Anak-Anak Dari Semar & Pasukan Monyet

    Ardhito Pramono nampaknya menyadari bahwa penikmat musiknya juga ada dari kalangan anak-anak. Namun melihat semakin langkanya lagu untuk anak, Ardhito terg

    on May 10, 2021
    Chick Corea

    Chick Corea, Pionir Dan Ikon Jazz Fusion Dunia Meninggal Di Usia 79 Ta...

    Chick Corea. (Foto: Concord Records). Chick Corea, yang dikenal sebagai pionir dan ikon genre jazz fusion dunia, telah meninggal di usia 79 tahun. Menurut p

    on Feb 12, 2021
    Hangga Aly

    Dengan Single 'Seribu Candi', Hangga Aly Tunjukkan Cara Jadi Bucin Yan...

    Hangga Aly. (Foto: dok. Hangga Aly). Musisi asal Surabaya, Hangga Aly, merilis debut single debut yang berjudul 'Seribu Candi' pada 27 Desember 2020 lalu. S

    on Feb 1, 2021
    Red Cherry

    Band Pop Samarinda Red Cherry Tuangkan Kisah 2020 Versinya Via Lagu 'E...

    Bagaimana tahun 2020 versi lo? Tahun 2020 menjadi tahun yang paling bersejarah. Nggak bisa dipungkiri sebagian orang atau mungkin semua orang, tahun 2020 m

    on Dec 15, 2020